Jerman, UPI

Prof. Dr. Ir. Dedi Rohendi, M.T., IPM., dosen Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), memperkuat jejaring akademik global melalui partisipasinya dalam Program Penguatan Kerja Sama Promotor (PKP) skema PMDSU di Jerman. Kegiatan tersebut berlangsung selama sepekan, terhitung sejak 3 hingga 11 Desember 2025.

Program PKP merupakan bagian dari skema Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) yang dikelola oleh Sekolah Pascasarjana UPI. Inisiatif ini dirancang khusus untuk meningkatkan kualitas pembimbingan doktoral melalui penguatan jejaring internasional, diskusi riset mendalam, serta sinkronisasi publikasi ilmiah bereputasi global.

Dalam program ini, Prof. Dedi bertindak sebagai promotor bagi Muhammad Oka Ramadhan, mahasiswa doktoral Program Studi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Sekolah Pascasarjana UPI. Kehadiran Prof. Dedi di Jerman bertujuan memastikan arah riset dan publikasi mahasiswa bimbingannya selaras dengan standar internasional.

Selama di Jerman, Prof. Dedi menghadiri Online Educa Berlin (OEB), sebuah forum internasional bergengsi bagi akademisi dan praktisi teknologi pendidikan. Forum ini menjadi ruang strategis untuk memetakan tren global dalam inovasi pembelajaran digital dan pengembangan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan teknologi dan kejuruan di Indonesia.

Selain menghadiri forum internasional, Prof. Dedi Rohendi juga melakukan pertemuan akademik dengan Prof. Dr. Thomas Köhler, Managing Director TUD FaCE (Institute for Further and Continuing Education) di Technische Universität Dresden (TU Dresden).

Pertemuan tersebut difokuskan pada Penguatan jejaring akademik lintas negara. Peluang kolaborasi riset berkelanjutan antara UPI dan TU Dresden. Dan Sinkronisasi pembimbingan bersama untuk mahasiswa doktoral (co-supervision).

Keterlibatan aktif dosen FPTI UPI dalam skema PKP PMDSU ini menjadi bukti nyata komitmen universitas dalam mendukung internasionalisasi. Meskipun berada di bawah koordinasi Sekolah Pascasarjana, sinergi lintas fakultas ini memperkuat ekosistem riset universitas secara keseluruhan.

“Melalui program ini, diharapkan kualitas pembimbingan doktoral di UPI semakin meningkat. Perluasan jejaring riset global ini akan berdampak langsung pada pengembangan pendidikan tinggi dan pendidikan vokasi yang lebih adaptif di Indonesia,” tulis keterangan resmi FPTI UPI.

Keberhasilan misi akademik di Jerman ini diharapkan mampu meningkatkan posisi UPI dalam peringkat universitas dunia serta mencetak lulusan doktoral yang memiliki daya saing internasional. (DN)