English
Indonesia

MWA, SA, dan IKA UPI Ajak Wisudawan Wujudkan Visi Pelopor dan Unggul dalam Aksi Nyata di  Wisuda Gelombang III Tahun 2025

14 Oct 2025 • Humas UPI

Bandung, 14 Oktober 2025 — Tiga elemen penting Universitas Pendidikan Indonesia, yakni Majelis Wali Amanat (MWA), Senat Akademik (SA), dan Ikatan Alumni UPI (IKA UPI), menyampaikan pesan senada dalam Wisuda Gelombang III Tahun 2025 yang digelar di Gedung Gymnasium UPI Bandung, Selasa (14/10).

Ketiganya menekankan pentingnya integritas, inovasi, dan kontribusi sosial sebagai bekal utama lulusan UPI dalam menghadapi dunia yang terus berubah.

Prof. Dr. Riandi: “Keunggulan Tanpa Integritas Hanya Ilusi”

Mewakili Ketua Majelis Wali Amanat, Komjen Pol (Purn) Drs. Nanan Soekarna, M.Kom, Sekretaris MWA Prof. Dr. Riandi, M.Si., menyampaikan sambutan yang penuh pesan moral dan spiritual. Beliau menegaskan bahwa keunggulan UPI sebagai universitas pelopor harus selalu dilandasi integritas dan nilai kemanusiaan.

“UPI dikenal sebagai Universitas Pelopor dan Unggul. Namun keunggulan tanpa integritas hanya akan menjadi ilusi. Bangunlah hidup Anda di atas nilai-nilai UPI: Values for Value, Full Commitment No Conspiracy, dan Integrity Defender,” ujarnya.

Prof. Riandi juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara berbagai bentuk kecerdasan manusia seperti AI (Artificial Intelligence), II (Intellectual Intelligence), EI (Emotional Intelligence), SI (Spiritual Intelligence), dan PI (Physical Intelligence).

“Gunakan semua kecerdasan itu bukan hanya untuk karier, tetapi juga untuk ibadah dan kebermanfaatan bagi sesama,” pesannya.

Beliau menutup sambutan dengan ajakan agar para wisudawan aktif di Ikatan Alumni UPI dan menjadi agen perubahan yang membawa semangat “Pelopor dan Unggul” ke tengah masyarakat.

Prof. Dr. Yadi Ruyadi: “Lulusan UPI Harus Menjadi Knowledge Workers”

Ketua Senat Akademik Prof. Dr. Yadi Ruyadi, M.Si. menyampaikan bahwa Wisuda Gelombang III tahun ini memiliki makna istimewa, bertepatan dengan penyusunan Rencana Strategis UPI 2025–2030 dengan visi “Leading and Outstanding University in Asia”. Dalam sambutannya, Prof. Yadi menegaskan bahwa UPI tidak hanya melahirkan sarjana yang siap kerja, tetapi juga inovator dan pencipta lapangan kerja.

“Lulusan UPI harus siap berinovasi dan menjadi knowledge workers yang tidak hanya menguasai keterampilan, tetapi juga memiliki kompas moral dan kepedulian sosial,” ujarnya.

Ia menyoroti pentingnya literasi data, teknologi, dan kemanusiaan di era disrupsi digital, serta menekankan perlunya etika profesi dan nilai kebangsaan.

“Berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan menjunjung tinggi etika profesi — itulah tanda sarjana sejati dari kampus Bumi Siliwangi.”

Prof. Yadi juga mengajak para alumni untuk menjadi jembatan strategis antara universitas, dunia kerja, dan masyarakat, menjaga nama baik almamater, serta menjadi pembelajar sepanjang hayat.

Dr. Amich Alhumami: “Bangga Menjadi Bagian dari Warisan Pendiri Bangsa”

Sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni UPI, Drs. H. Amich Alhumami, Ph.D., yang juga menjabat Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Bappenas, menegaskan bahwa menjadi lulusan UPI berarti mewarisi nilai-nilai luhur para pendiri bangsa.

“UPI pernah dipimpin oleh Prof. Muhammad Yamin, salah satu founding fathers Indonesia yang ikut merumuskan Pembukaan UUD 1945. Maka, kita semua adalah pewaris cita-cita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” tuturnya.

Dr. Amich menekankan bahwa sarjana sejati harus memiliki transformative competencies (kemampuan beradaptasi dengan perubahan) dan transformable skills (keterampilan yang fleksibel lintas profesi). Ia juga mengingatkan tantangan Generasi Z, yang sering lemah dalam soft skills seperti empati, kolaborasi, dan kepemimpinan.

“Kelemahan dalam soft skills harus diubah menjadi kekuatan. Empati, kerja sama, dan kepemimpinan adalah kunci sukses masa depan,” pesannya.

Mengutip Yuval Noah Harari, ia menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak seharusnya menimbulkan ketakutan, karena perubahan selalu melahirkan peluang baru.

“Jangan takut pada disrupsi. Sejarah menunjukkan, setiap pekerjaan yang hilang akan digantikan oleh pekerjaan baru dan kualitas hidup yang lebih baik,” tegasnya.


Ketiga tokoh tersebut seirama dalam pesan yang mereka sampaikan:

  • MWA menekankan nilai dan integritas,
  • Senat Akademik menegaskan keilmuan dan inovasi,
  • Alumni menyoroti aksi nyata dan kontribusi sosial.

Sinergi antara nilai-nilai tersebut menjadi fondasi bagi UPI dalam menyiapkan lulusan yang berilmu, berkarakter, dan berdampak.

“Jadikan ilmu sebagai amanah, kerja sebagai ibadah, dan kehidupan sebagai ladang kebaikan,” ujar Prof. Riandi menutup sambutan mewakili MWA. (CS/DN)

Lima Wisudawan Raih IPK Tertinggi di Wisuda Gelombang III UPI Tahun 2025

14 Oct 2025 • Humas UPI

Bandung, 14 Oktober 2025 — Lima wisudawan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berhasil menorehkan prestasi akademik tertinggi dengan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik pada Wisuda Gelombang III Tahun 2025, yang digelar di Gedung Gymnasium UPI Bandung (14/10). Mereka merupakan lulusan dari berbagai fakultas dan jenjang, mulai dari program Diploma hingga Pascasarjana.

Berikut daftar wisudawan peraih IPK tertinggi pada Wisuda Gelombang III Tahun 2025:

NoNamaProgram StudiJenjangFakultasIPK
1Harnisyah Semira AzizSurvei Pemetaan dan Informasi GeografisD4FPIPS3.86
2Ucu Muhammad NurDesain Komunikasi VisualS1FPSD4.00
3Firman WigunaProgram Profesi InsinyurProfesiFPTI4.00
4Qolbi Mujahidillah Adzimat SukmayadiPendidikan SosiologiS2FPIPS4.00
5Nisaudzakiah UtamiPendidikan Teknologi dan KejuruanS3SPS4.00

Prestasi luar biasa ini mencerminkan kualitas akademik yang unggul serta semangat belajar yang tinggi di berbagai bidang keilmuan.

Selain lima wisudawan tersebut, salah satu mahasiswa internasional asal Ghana, Obed Kwabina Opoku Nkansah, juga mendapat perhatian khusus. Ia berhasil lulus dengan yudisium sangat memuaskan dan menyelesaikan studi dalam waktu enam semester saja. Keberhasilan yang menjadi bukti nyata komitmen UPI dalam mencetak lulusan internasional yang berdaya saing tinggi dan berkontribusi dalam kerja sama pendidikan global.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A.,  memberikan apresiasi kepada seluruh wisudawan, khususnya para peraih IPK sempurna.

“Prestasi ini bukan semata hasil kecerdasan, tetapi buah dari ketekunan, integritas, dan doa yang tak pernah putus. Kalian telah menunjukkan bahwa keunggulan akademik harus berjalan seiring dengan akhlak dan dedikasi,” ungkapnya.

Rektor juga menambahkan, capaian tersebut menjadi teladan bagi mahasiswa lain agar terus menumbuhkan semangat belajar, berinovasi, dan berkontribusi bagi masyarakat.

Pada Wisuda Gelombang III Tahun 2025 ini, UPI melepas 6.958 lulusan dari program Diploma, Profesi, Sarjana, Magister, dan Doktor. Prosesi dilaksanakan selama tiga hari (14, 15, dan 16 Oktober 2025) dengan pembagian fakultas dan kampus daerah. (CS/DN)

UPI Gelar Wisuda Gelombang III Tahun 2025: 2.330 Lulusan Ikuti Prosesi Hari Pertama

14 Oct 2025 • Humas UPI

Bandung, 14 Oktober 2025 — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Wisuda Gelombang III Tahun 2025 di Gedung Gymnasium UPI Bandung (14/10). Upacara hari pertama diikuti oleh 2.330 wisudawan, terdiri atas lulusan dari FPMIPA, FPIPS, FPOK, Sekolah Pascasarjana (SPS), dan Kampus UPI di Cibiru. Pelaksanaan wisuda akan berlangsung selama tiga hari, yakni pada tanggal 14, 15, dan 16 Oktober 2025, dengan total 6.958 lulusan dari seluruh fakultas dan kampus daerah UPI.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., menyampaikan bahwa tahun ini menjadi momentum penting bagi UPI dalam upaya transformasi digital. Untuk pertama kalinya, ijazah, transkrip akademik, dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) seluruh wisudawan akan ditandatangani secara elektronik. Kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi layanan akademik, memperkuat keabsahan dokumen, serta mempercepat proses administrasi akademik berbasis teknologi informasi.

“Kebijakan ini adalah bagian dari komitmen UPI dalam mendukung transformasi digital perguruan tinggi, meningkatkan kecepatan layanan akademik, dan memperkuat sistem keabsahan dokumen berbasis teknologi informasi,” ujar Prof. Didi dalam sambutannya.

Wisuda kali ini juga diwarnai kehadiran 84 mahasiswa internasional yang berasal dari Uzbekistan, Filipina, Ghana, China, Timor Leste, Turkmenistan, Tanzania, Yunnan, Shandong, dan Sudan. Beberapa di antaranya merupakan peserta program double degree hasil kerja sama antara UPI dan Tashkent State University of Economics (TSUE), Uzbekistan. Sebanyak tiga mahasiswa Uzbekistan mengikuti prosesi wisuda di Bandung, sebelum kemudian juga diwisuda di negaranya pada 25 Oktober 2025 mendatang.

Rektor UPI turut memberikan apresiasi kepada para wisudawan berprestasi yang meraih nilai akademik tertinggi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00 di berbagai jenjang, mulai dari Sarjana hingga Doktor.

Salah satu wisudawan internasional asal Ghana, Obed Kwabina Opoku Nkansah, juga meraih predikat yudisium sangat memuaskan dengan masa studi hanya enam semester. Selain itu, tiga wisudawan terbaik tingkat sarjana disebutkan akan segera bergabung sebagai karyawan di Bank Rakyat Indonesia (BRI), menunjukkan kiprah nyata lulusan UPI di dunia kerja.

Dalam pesan penutupnya, Prof. Didi berpesan kepada para lulusan untuk terus menebarkan manfaat ilmu, menjunjung nilai integritas, dan menjaga karakter religius serta kemanusiaan di tengah tantangan global.

“Kesuksesan sejati bukan soal jabatan, tetapi sejauh mana ilmu dan keberadaan kalian bermanfaat bagi sesama,” ungkapnya.

Prof. Didi juga menegaskan pentingnya nilai-nilai silih asah, silih asih, silih asuh sebagai landasan karakter lulusan UPI yang religius, edukatif, dan ilmiah.

Melalui Wisuda Gelombang III Tahun 2025 ini, UPI kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi pelopor dalam pembangunan sumber daya manusia unggul, berkarakter, dan berdaya saing global, sejalan dengan visi “Leading and Outstanding University”. (CS/DN)

Prodi Manajemen Jenjang Sarjana, Magister dan Doktor Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA

13 Oct 2025 • Humas UPI

Bandung, UPI

Program Studi Manajemen Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia pada Jenjang Sarjana (S1), Magister (S2) dan Doktor (S3) Raih Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA). Sebelumnya Program Studi Manajemen Jenjang Sarjana (S1) telah menyelesaikan dokumen administrasi DKPS, evaluasi diri serta asesmen lapangan yang diselenggarakan LAMEMBA pada 5 Agustus 2025 oleh Prof. Dr. Agus Suroso, MS serta Dr. Hendra Wijaya, MM., CPMA.

Selain pada jenjang Sarjana, akreditasi pun dilanjutkan pada jenjang Magister dan Doktoral. Menyelesaikan dokumen administrasi DKPS, evaluasi diri  serta asesmen lapangan yang diselenggarakan LAMEMBA untuk Program Studi Manajemen Jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) pada tanggal 11 Agustus 2025 sampai dengan 14 Agustus 2025 oleh Prof. Wiwiek Rabiatul Adawiyah, MSc, Ph.D, M.Sc, Ph.D dari Universitas Jenderal Soedirman serta Prof. Dr. Ni Wayan Sri Suprapti, S.E., M.Si dari Universitas Udayana.

Dekan FPEB UPI Prof. Dr. Ratih Hurriyati, M.P menyampaikan kebanggaanya atas capaian  akreditasi unggul yang telah diraih program studi. Semoga capaian akreditasi ini menjadi wahana bagi peningkatan tatalola kelembagaan dan tata pamong, menjadi aspek pemacu dalam peningkatan kualitas akademik, peningkatan reputasi kelembagaan serta memberikan dampak yang luas bagi masyarakat.

Capaian akreditasi unggul ini merupakan wujud pembelajaran yang terus menerus dalam peningkatan tata kelola kelembagaan dalam implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Goal 4 Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan pembangunan berkelanjutan.

Berbagai karya inovasi penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat program studi dan fakultas yang telah dilakukan menunjukan peranya dalam implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Goal 1 Tanpa Kemiskinan melalui berbagai sumbangan pemikiran dalam upaya pengentasan segala bentuk kemiskinan di mana pun. 

Kemudian telah mendukung SDGs Goal 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan menggalakkan kebijakan pembangunan yang mendukung kegiatan produktif, penciptaan lapangan kerja layak, kewirausahaan, kreativitas dan inovasi, dan mendorong formalisasi dan pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah, termasuk melalui akses terhadap jasa keuangan.

Tata kelola akademik yang sudah dilakukan prodi dan fakultas melalui kemitraan nasional telah mendukung Goal 16 terkait dengan perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh dengan memperjuangkan masyarakat yang damai dan inklusi dan menyediakan akses terhadap keadilan bagi semua serta memperluas dan meningkatkan partisipasi negara berkembang di dalam lembaga tata kelola global. 

Sedangkan kemitraan internasional yang telah dibangun telah mendukung implementasi SDGs Goal 17 terkait kemitraan untuk mencapai tujuan melalui penguatan perangkat implementasi dan merevitalisasi kemitraan global untuk pembangunan yang berkelanjutan. (FPEB UPI)

Kuliah Umum Prodi Manajemen Bahas Consumer Behavior and Corporate Strategy

13 Oct 2025 • Humas UPI

Bandung, UPI

Program Studi Manajemen Jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan kuliah umum dengan mengangkat tema Consumer Behavior and Corporate Strategy. Sabtu, (11/10).

Kuliah umum dihadiri para dosen, guru besar dan mahasiswa dengan menghadirkan narasumber Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, MSc selaku Head of Graduate Program of Management and Business IPB University. Kegiatan di damping Dr. H. Mokh. Adib Sultan, ST., MT selaku moderator.

Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, MSc menjelaskan bahwa Perilaku konsumen adalah semua kegiatan, tindakan, serta proses psikologis yang mendorong tindakan tersebut pada saat sebelum membeli, ketika membeli, menggunakan, menghabiskan produk dan jasa setelah melakukan hal-hal diatas atau kegiatan mengevaluasi.

Secara mendalam Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M. Sc membahas  Teori Perilaku Konsumen yang Relevan, International Consumer Behavior and International Corporate Starategy, National Consumer Behavior and National Corporate Starategy, Teori Nudge (Nudge Theory). Kemudian membahas Prinsip-Prinsip Utama dalam Nudge Theory, Nudge Theory di Era Digital, Kritik dan Pertimbangan Etis, serta  Implikasi Teoretis bagi Perilaku Konsumen.

Kegiatan ini merupakan inisiatif terhadap implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Goal 4 Pendidikan Berkualitas dengan terget semua peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan pembangunan berkelanjutan, termasuk antara lain, melalui pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan juga mendukung SDGs goal 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan menggalakkan kebijakan pembangunan yang mendukung kegiatan produktif, penciptaan lapangan kerja layak, kewirausahaan, kreativitas dan inovasi, dan mendorong formalisasi dan pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah, termasuk melalui akses terhadap jasa keuangan. Kegiatan ini dirancang untuk membekali dengan kompetensi praktis yang dibutuhkan dunia kerja global, sekaligus memperkuat kesiapan mereka memasuki pasar tenaga kerja yang kompetitif. (FPEB UPI)

Pencarian