Abdul Jabbar, Terpilih Sebagai SERAmbassador dan Google Student Ambassador
19 Sep 2025 • Humas UPI
Bandung, UPI
Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia, Abdul Jabbar terpilih sebagai SERAmbassador dan Google Student Ambassador (18/9/2025).
Abdul Jabbar terpilih sebagai Duta inovasi dan teknologi dari Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia dengan berfokus pada alat-alat Google AI.
Abdul Jabbar terpilih setelah dilakukan tahapan seleksi dan persyaratan. Ia dinyatakan layak menyandang prestasi tersebut karena memiliki rasa ingin tahu yang tinggi tentang AI, suka teknologi, dan sudah biasa menggunakan Gemini. Memiliki semangat belajar dan aktif menggunakan AI dalam berbagai hal. Kemudian memiliki akun media sosial (LinkedIn, Instagram, atau TikTok) yang tidak di-private dan bersedia berbagi konten tentang Gemini dan Google AI.
Selain itu, abdul Jabar pun memiliki personal branding yang kuat untuk mengadakan pelatihan untuk para mahasiswa, banyak ide orisinal dan cara berpikir yang unik. Kemudian berani mencoba hal baru dan mencari solusi kreatif, senang bergaul, aktif berorganisasi dan menjadi bagian dari komunitas kampus serta memiliki pengalaman atau tertarik untuk belajar bidang AI/Machine Learning. (DN)
UPI Mantapkan Komitmen sebagai Badan Publik Informatif Tahun 2025
19 Sep 2025 • Humas UPI
Bandung, UPI
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus meneguhkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi negeri badan hukum (PTN-BH) yang konsisten dalam menjaga keterbukaan informasi publik. Melalui kegiatan coaching clinic bersama Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), UPI menargetkan dapat mempertahankan predikat sebagai Badan Publik Informatif pada tahun 2025 di Auditorium Gedung PPG Lantai 6 UPI, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Bandung. Kamis (18/9/2025).
Sesi utama Coaching Clinic menghadirkan narasumber dari Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia, Siti Ajijah, S.H., M.H., yang memberikan materi mengenai strategi pelaksanaan monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik tahun 2025. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan penguatan peran PPID sebagai garda terdepan dalam pelayanan informasi publik di perguruan tinggi.
Sejak tahun 2020, UPI menunjukkan kemajuan signifikan dalam hal transparansi informasi publik. Jika sebelumnya hanya berada pada kategori cukup informatif bahkan kurang informatif, UPI berhasil naik peringkat hingga mencapai kategori informatif, predikat tertinggi yang diberikan dalam pemeringkatan keterbukaan informasi publik. Predikat ini menuntut standar nilai tinggi, bukan hanya 85,0 tetapi minimal 90,0, sehingga hanya sedikit badan publik yang mampu meraihnya.
“Harapannya UPI tetap menjadi badan publik informatif di tahun 2025 ini. Apalagi dengan adanya rotasi baru di internal, penting bagi setiap unit dan biro tetap menyuplai data ke PPID agar pelayanan informasi publik dapat berjalan optimal,” ujar Siti Ajijah dalam sesi coaching clinic.
Kegiatan ini menegaskan bahwa tugas PPID tidak bisa berjalan sendiri. Seluruh biro, divisi, dan unit kerja di lingkungan UPI memiliki tanggung jawab yang sama dalam mendukung keterbukaan informasi. Data yang dikelola setiap unit harus disampaikan secara transparan kepada Humas UPI sehingga dapat diakses publik sesuai prinsip akuntabilitas.
Sejak mengikuti monitoring dan evaluasi (Monev) keterbukaan informasi publik, UPI telah mencatat progres luar biasa. Tahun 2020 menjadi titik awal pencapaian penting ketika UPI pertama kali masuk kategori informatif. Sejak saat itu, UPI berupaya mempertahankan capaian tersebut dengan memperbaiki sistem pengelolaan data, memperkuat koordinasi antar unit, dan meningkatkan kesadaran sivitas akademika mengenai pentingnya keterbukaan informasi.
“Yang kami nilai bukan hanya PPID, tetapi seluruh komponen yang ada di UPI. Semua stakeholder merupakan penyumbang nilai bagi pemeringkatan. Oleh karena itu, kolaborasi lintas unit menjadi kunci,” tegas Siti Ajijah, S.H.
Lebih jauh, kegiatan coaching clinic ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan UPI menghadapi evaluasi keterbukaan informasi publik tahun 2025. Dengan standar penilaian yang semakin tinggi, UPI berkomitmen menjaga budaya transparansi sebagai bagian dari tata kelola universitas yang baik (good university governance).
Komitmen tersebut juga sejalan dengan visi UPI sebagai perguruan tinggi bertaraf internasional yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi contoh dalam hal keterbukaan informasi publik. Transparansi informasi diyakini akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap UPI sebagai lembaga pendidikan tinggi yang profesional dan akuntabel.
Melalui kegiatan ini, UPI berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola informasi publik sesuai amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Selain memperkuat kapasitas internal PPID, kegiatan ini juga menjadi upaya UPI untuk memastikan layanan informasi yang transparan, akuntabel, dan responsif bagi masyarakat. (Text/Editor: Riza Ibrahim)
Kabar Gembira bagi UPI, Prof. Dr. Mamat Supriatna, M.Pd. menjadi Guru Besar Bidang Ilmu Bimbingan dan Konseling Karier
19 Sep 2025 • Humas UPI
Dalam suasana Jumat pagi yang penuh khidmat dan kebanggaan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Guru Besar (Professor) kepada Prof. Dr. Mamat Supriatna, M.Pd. Penyerahan SK ini menjadi momen bersejarah yang menandai pencapaian akademik tertinggi dalam karier beliau sebagai pendidik dan peneliti di bidang ilmu Bimbingan dan Konseling Karier.
Penyerahan SK Pengangkatan dalam Jabatan Fungsional Profesor atau Guru Besar disampaikan secara langsung oleh Rektor UPI. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan universitas diantaranya Rektor UPI Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Keuangan, Prof. Dr. Rudi Susilana, M.Pd., Ketua Dewan Guru Besar Prof. Dr. H. Dadang Sunendar, M.Hum, Dekan SPS; Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M.Pd beserta tim dari Biro SDM UPI yang diwakili oleh Ibu Neni Zulviliansih, S.Pd., M.M dan Bapak Setiawan S.T.
Rektor UPI bersama Ketua Dewan Guru Besar menyampaikan harapan bahwa turunnya SK bagi Prof. Dr. Mamat Supriatna, M.Pd. sebagai guru besar ke-240 ini akan menjadi kekuatan baru dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, tidak hanya di lingkungan Sekolah Pascasarjana UPI, tetapi juga dalam menginspirasi dan menerangi perjalanan akademik para mahasiswa melalui karya-karya ilmiah yang berdampak. Lahirnya guru-guru besar baru di UPI merepresentasikan pengejawantahan nyata Universitas dalam memperkuat peran akademisi dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang inovatif dan berdampak luas, sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas.
Prodi Penmas FIP UPI dan Regiono Group Jajaki Kerjasama Program Magang Berdampak dan Bekerja di Jepang Bagi Alumni
19 Sep 2025 • Humas UPI
Fukushima City, Hiroshima, Jepang (Rabu, 10 September 2025) – Universitas Pendidikan Indonesia melalui Prodi Pendidikan Masyarakat (Penmas) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) melakukan kunjungan ke Regiono Group, Fukushima City, Hiroshima, Jepang, pada 10 September 2025. Kunjungan ini dipimpin oleh Dr. Dadang Yunus Lutfiansyah, M.Pd selaku Sekretaris Prodi Penmas jenjang S1, S2 dan S3 dan Sodikin, SS, M.Ed, Ph.D selaku Koordinator Join Research Colaboration Prodi Penmas. Sebelumnya, tim Prodi Penmas FIP UPI juga melakukan kunjungan ke Tohoku University Sendai pada 6-9 September 2025 untuk monitoring dan feedback student exchange program doctoral yang telah terlaksana.
Kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat khususnya lansia, serta meningkatkan kesempatan kerja bagi lulusan Prodi Penmas FIP UPI di Jepang. Prodi Penmas FIP UPI berperan aktif dalam mengembangkan program layanan magang, pendidikan & pengajaran, penelitian, dan pengabdian bagi masyarakat. Kerjasama antara Prodi Penmas FIP UPI dan Regiono Group juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.
Program kerjasama antara Prodi Penmas FIP UPI dan Regiono Group dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Program ini juga dapat membantu meningkatkan kesempatan kerja bagi lulusan Prodi Penmas FIP UPI di Jepang.
Kerjasama antara Prodi Penmas FIP UPI dan Regiono Group juga sejalan dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), seperti Tujuan 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik), Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas), dan Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pencapaian SDGs di Indonesia dan Jepang.
Berdasarkan kunjungan ini, Prodi Penmas FIP UPI dan Regiono Group dapat mengembangkan program kerjasama yang lebih luas, seperti pengembangan kurikulum, pelatihan bagi tenaga pendidik, dan penelitian bersama. Kerjasama ini juga dapat diperluas ke bidang lain, seperti pengembangan teknologi dan inovasi.
Rangkaian Acara
Pada hari pertama, tim Prodi Penmas FIP UPI melakukan sharing dan diskusi dengan Direktur Regiono Group, Nakashima Yasuharu, Ph.D, yang pada bulan September tahun 2024 lalu melakukan kunjungan ke Prodi Penmas FIP UPI. Acara berlangsung dengan hangat dan penuh kekeluargaan mengenai rencana penjajagan kerjasama antara UPI dengan Regiono Group. Perusahaan yang dipimpin oleh Nakashima Yasuharu, Ph.D memiliki 50 cabang komunitas layanan lansia di Jepang dan sangat berpotensi untuk menjadi mitra UPI dalam mengembangkan program layanan pendidikan dan pelatihan bagi orang dewasa akhir (Lanjut Usia/Lansia).
Dalam diskusi, tim Prodi Penmas FIP UPI juga menggali data mengenai SOP rekrutmen, kualifikasi, dan keterampilan yang dibutuhkan Regiono Group dari pemagang atau calon pekerja yang akan bekerja di Jepang. Selain itu, tim juga bertemu dengan pekerja migran Indonesia yang magang dan bekerja di Jepang, yakni Saudari Apti, Lina, dan Anya. Prodi Penmas berkesempatan untuk mewawancarai ketiganya untuk mendapatkan informasi langsung tentang pengalaman mereka selama magang atau bekerja di Jepang dari awal pelatihan Bahasa Jepang sampai berangkat ke negeri Sakura.
Pada hari kedua, tim Prodi Penmas FIP UPI juga melakukan observasi ke komunitas layanan lansia yang ada di bawah pengelolaan Regiono Group. Kami sempat berdiskusi, sharing dan melihat langsung fasilitas gedung, ruang pertemuan, kamar tidur, kamar mandi, dan sarana prasarana lainnya. Selain itu, tim juga mengobservasi tempat tinggal bagi pemagang atau pekerja migran Indonesia di mana tiap orang memiliki 1 kamar. Kunjungan ini diakhiri dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara Prodi Penmas FIP UPI dan Regiono Group.
Kunjungan ini menandai komitmen kedua belah pihak untuk bekerja sama dalam mengembangkan program layanan magang, pendidikan & pengajaran, penelitian dan pengabdian bagi masyarakat. Kerjasama antara Prodi Penmas FIP UPI dan Regiono Group diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi Masyarakat dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat khususnya lansia, serta meningkatkan kesempatan kerja bagi lulusan Prodi Penmas FIP UPI di Jepang.
BAKAT X KSR PMI UPI Sukses Digelar, Wujudkan Eco-Health Warriors di Desa Panyadap
18 Sep 2025 • Humas UPI
Bandung, 20 Agustus 2025 – KSR PMI Unit Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) telah merampungkan rangkaian pengabdian masyarakat melalui Bakti KSR Untuk Masyarakat (BAKAT) X di Desa Panyadap, Kabupaten Bandung. Kegiatan yang mengusung tema “Eco-Health Warriors: Bersama Mengolah Sampah, Wujudkan Lingkungan Sehat Berdaya” ini berhasil menyelenggarakan berbagai program untuk mewujudkan hidup bersih dan sehat bagi warga.
Selama lima hari (13-18 Agustus 2025), pengurus KSR PMI UPI yang terdiri dari anggota muda, biasa, dan luar biasa, terjun langsung ke masyarakat. Edukasi dimulai dari usia dini melalui Penyuluhan Kebersihan dan Pertolongan Pertama di SDIT At-Taufik. Para siswa antusias mengikuti praktik langsung pemilahan sampah, cuci tangan yang benar, serta dasar-dasar pertolongan pertama.
Tidak berhenti di sana, penyuluhan juga menyasar orang tua melalui Kegiatan Pengelolaan Sampah yang diadakan bagi warga RW 11, 12, dan 13. Untuk mendukung kesehatan warga, diselenggarakan Pengecekan Kesehatan Gratis bekerja sama dengan Puskesmas Padamukti, yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan konsultasi dengan dokter.
Semangat sehat juga diwujudkan melalui Senam Bersama yang meriah. KSR PMI UPI tidak hanya hadir sebagai pengabdi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat dengan turut serta dalam Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) bersama Karang Taruna dan Pengajian Bersama di RW 11 sebagai ajang silaturahmi dan mempererat hubungan.
Keberhasilan BAKAT X tidak lepas dari kolaborasi erat antara KSR PMI Unit UPI, Karang Taruna RW 11, dan kelompok KKN 13 Universitas Halim Sanusi Bandung. Sinergi ini menjadikan setiap acara berlangsung meriah dan tepat sasaran.
Dalam sambutannya pada penutupan kegiatan, Teddy Julia Taufik, S.Kep., Kepala Desa Panyadap, menyampaikan apresiasi, “Mudah-mudahan pertemuan singkat ini dapat secara perlahan tetapi pasti memberikan solusi untuk perbaikan dalam segala hal ke depannya bagi masyarakat.”
Melalui kegiatan ini, KSR PMI Unit UPI berharap kontribusinya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dapat berlanjut secara berkesinambungan. Harapan besarnya, gerakan kemanusiaan ini mampu menginspirasi lebih banyak pihak. Karena dengan bergerak serempak, dampak yang dihasilkan untuk masyarakat akan jauh lebih besar.
Tentang KSR PMI Unit UPI Korps Sukarela Palang Merah Indonesia Unit Universitas Pendidikan Indonesia (KSR PMI Unit UPI) adalah unit kegiatan mahasiswa yang bergerak di bidang kemanusiaan dan kepalangmerahan. Berkomitmen untuk menciptakan generasi muda yang peduli dan terampil, KSR PMI Unit UPI aktif dalam berbagai program seperti pertolongan pertama, donor darah, mitigasi bencana, dan kegiatan sosial lainnya.