English
Indonesia

SEBELUM TERLANJUR PIKIR-PIKIRLAH DULU

12 May 2024 • Humas UPI

Pagi ini, Sabtu 11 Mei 2024 ketika saya buka Hp ada postingan berita tempo yang dibagikan oleh Pak Asep Saeful Rohman (salah seorang dosen prodi Perpustakaan dan Sains Informasi, Fikom Unpad) di grup alumni JIIP Unpad. Isinya pemberitaan tentang Hamdan ATT, musisi legendaris dangdut yang diberitakan sakit dan mendapat bantuan biaya pengobatan. Lagu yang terkenal ciptaan musisi dangdut legendaris Hamdan ATT berjudul “Termiskin di Dunia”, ah…saya tergelitik untuk mengeksplor lebih jauh seperti apa lirik lagu ini. Dalam benak dan pikiran saya meletup letup benih prasangka “jangan-jangan lirik lagu berjudul orang termiskin di dunia yang dia tulis meresonansi dalam kehidupannya”. Sambil membuka google saya ketikan saja “lirik lagu dangdut orang termiskin di dunia. Lalu muncul, ternyata liriknya seperti ini:

Bukan ku menolakmu untuk mencintaiku. Tetapi lihat dulu siapakah diriku
Karna engkau dan aku sungguh jauh berbeda
Kau orang kaya aku orang tak punya
Sebelum terlanjur untuk mencintaiku
Sebelum engkau menyesal kemudian.

Jangankan gedung gubukpun aku tak punya
Jangankan permata uangpun aku tiada
Aku merasa orang termiskin di dunia
Yang penuh derita bermandikan air mata
Itulah diriku ku katakan padamu
Agar engkau tau siapa aku
Bukan ku menolakmu untuk mencintaiku
Tetapi lihat dulu siapakah diriku
Karna engkau dan aku sungguh jauh berbeda
Kau orang kaya aku orang tak punya
Sebelum terlanjur untuk mencintaiku
Sebelum engkau menyesal kemudian.

Perhatikan baik-baik lirik di atas. Ada penggalan afirmasi negatif yang cukup berbahaya bagi yang menulis, menyanyikan dan mendengarkannya :
Aku merasa orang termiskin di dunia
Yang penuh derita bermandikan air mata

Lirik lagu dalam musik disusun seperti kata-kata yang digunakan pencipta untuk mengekspresikan sebuah pesan. Lirik lagu menjadi rangkaian kata yang memiliki nada. Para penyanyi dan pencipta lagu menggambarkan pengalaman-pengalamannya melalui kata-kata dan bahasanya
guna menciptakan daya tarik di setiap liriknya. Lirik adalah bagian terpenting dalam lagu karena berguna untuk menyampaikan
pesan atau makna. Lirik lagu memiliki pesan berupa tulisan kata-kata dan kalimat yang
dapat digunakan untuk menciptakan suasana dan gambaran imajinasi kepada para
pendengar, sehingga menciptakan makna-makna yang beragam.

Dalam lagu ciptaan Hamdan ATT ini kita menjumpai makna mutung, kecewa, kecil hati, dan patah hati. Alias galau tingkat tinggi. Makna pengucilan diri “merasa orang termiskin di dunia” lengkap majas hiperbola “bermandikan air mata”.

Bayangkan kata-kata afirmasi negatif ini diulang-ulang dan dihayati mendalam dalam kehidupan sang pencipta lagu legendaris ini. Boleh jadi ada saat dimana area kritis di bagian otaknya yang terbuka pada saat gelombang otak masuk alfa, dan memasukkan kata-kata afirmasi negatif tersebut ke alam bawah sadarnya, sehingga terjadi resonansi atau getaran yang kuat menarik frekuensi yang sama dengan apa yang ia rasakan, pikirkan dan yakini dalam teks lirik itu.

Sebenarnya cukup banyak bukti empiris yang menyajikan hipotesis serupa, dari beberapa musisi yang karyanya meresonansi di dalam kehidupan penyanyi atau penciptanya. Misal lirik lagu “buka dulu topengmu”, “tegar”, “jatuh bangun”, dan masih banyak lagi. Mungkin anda bisa bantu sebutkan contoh lainnya?

Itu baru dari sisi lirik syair lagunya. Belum lagi jika kita tinjau musiknya. Musik merupakan salah satu pesan komunikasi dan sarana yang mengungkapkan perasaan dan pikiran dari pembuat lagu melalui karya seni musik berupa lagu. Beberapa unsur pokok dalam musik yaitu: harmoni, melodi, birama, dinamik, tangga nada, tempo, timbre dan notasi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, musik merupakan ilmu sebagai seni yang menyusun nada suara dalam urutan, kombinasi dan terkait temporal untuk menghasilkan komposisi suara yang memiliki kesatuan. Nada
suara yang disusun dengan sedemikian rupa sehingga mengandung irama lagu dan
keharmonisan. Musik memiliki fungsi sebagai sarana hiburan, komunikasi dan pengungkapan emosional. Banyak dari seniman yang mengungkapkan perasaan emosionalnya melalui musik.

Dalam konteks biblioterapi sebagai metode pemulihan dan penyembuhan jiwa menggunakan medium terapi pustaka, book material maupun non book material, saya pun menggunakan medium selain buku, saya gunakan juga lirik lagu, musik, syair, dan bahkan murotal Quran sebagai saluran refleksi klien ketika praktik biblioterapi.

Soal musik saya tidak akan menyinggung tentang hukum musik yang saat ini sedang viral dibincangkan. Bukan kapasistas saya. Namun, mari kita lihat betapa musik punya dampak bagi tubuh manusia yang tersusun sebagian besar oleh cairan. Hampir 60% berat badan orang dewasa terdiri dari cairan. Saya jadi ingat pesan tentang “memori air” dalam buku terlaris New York Times dari ilmuwan Jepang yang terkenal secara internasional, dr. Masaru Emoto. Emoto menunjukkan bagaimana pengaruh pikiran, perkataan, dan perasaan kita terhadap molekul air dapat berdampak positif terhadap bumi dan kesehatan pribadi kita. Kristal-kristal air tersebut membentuk bentuk geometris yang indah ketika kata-kata cinta dan syukur diucapkan di dekat air. Namun ketika kata-kata jahat diucapkan di dekat sampel air lain yang diambil dari sumber yang sama, kristal-kristal tersebut pecah, dan berubah menjadi bentuk yang hancur.

Adakah ketika tubuh kita ini sering berinteraksi dengan musik dan lirik lagu yang galau pun mendapatkan respon yang negatif? Mengingat 60% cairan tubuh manusia menangkap getaran yang frekuensinya negatif sehingga mengubah struktur kesadaran emosi manusia. Akibatnya berdampak pada kesehatan fisik manusia. Kesehatan fisik berasal dari kesehatan mental (psikis).

Belajar dari perjalanan hidup para musisi dan penyanyi tersebut, maka mulai sekarang pastikan hanya kata-kata atau lirik lagu yang memiliki pesan-pesan motivasi saja yang dinikmati tubuh ini, demi kesehatan mental dan kesejahteraan hidup dan kehidupan. Sebelum terlanjur, pikir-pikirlah dulu…! Wallohualambishawab

Salam biblioterapi,
Bunda Susan
@Susan_motherpreneur. Dosen Biblioterapi di Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi, FIP UPI Bandung. Founder Komunitas Biblioterapi Indonesia @bibliotherapy.id. Penulis buku seri Biblioterapi, praktisi biblioterapi. (Bandung, 11 Mei 2024)

Selenggarakan PkM Internasional, Prodi Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam FPEB UPI Bahas Keuangan Syariah Bagi Amil Muda

12 May 2024 • Humas UPI

Program Studi Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia bekerja sama dengan LAZ Nasional Rumah Amal Salman berhasil menyelenggarakan Seminar Keuangan Syariah dalam rangka Pengabdian Kepada Masyarakat Internasional yang dikhususkan kepada Amil Se Bandung Raya pada hari Jumat, 03 Mei 2024. Seminar ini yang bertempat di GSG (Gedung Serba Guna) Masjid Salman ITB yang menghadirkan oleh Associate Prof. Dr. Muhammad Hakimi Bin Mohd Shafiai (Islamic Economics Cluster (EKONIS) Center of Sustainable and Inclusive Development (SID) Faculty of Economics and Management Universiti Kebangsaan Malaysia) dan Associate Prof. Dr. Muhamad Abduh (School of Business and Economics Universiti Brunei Darussalam).

Seminar Keuangan Syariah ini dihadirkan beberapa pihak penting seperti Ketua Prodi Ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah, Direktur Rumah Amal Salman, Dosen IEKI UPI, Amil Muda Rumah Amal Salman dan Amil Se Bandung Raya. Kegiatan ini dimulai pada 08.30 yang dipandu oleh Firda Syafriyanti, S.Pd (Kepala BSO Beasiswa Rumah Amal Salman) kemudian dilanjutkan oleh pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Miftahudin, S.I.Kom (Head of Strategic Partnership and Networks Rumah Amal Salman) dan dilanjutkan sambutan-sambutan.

Pada kegiatan tersebut, Dr. Aas Nurasiyah M.Pd selaku Ketua Prodi IEKI menyampaikan bahwa kegiatan ini ikhtiar Program Studi untuk mengenalkan Keuangan Syariah Sosial. Seminar tersebut merupakan rangkaian dari program Adjunct Professor yang didanai hibah World Class University (WCU) UPI 2024.   Pada kesempatan yang sama, Syahrial S.T., M.S.P selaku Direktur Rumah Amal Salman menyampaikan bahwa kegiatan ini memperkuat jaringan kolaboratif antar lembaga zakat dan institusi pendidikan untuk memperdalam pemahaman tentang pentingnya menerapkan ekonomi syariah untuk kesejahteraan masyarakat luas.

Selanjutnya, seminar dipandu Mumuh Muhammad S.E., M. A selaku Dosen Prodi IEKI. Pemateri pertama disampaikan oleh Associate Prof. Dr. Muhammad Hakimi yang membahas tentang pertimbangan teoritis dan praktis keuangan sosial syariah inklusif melalui skema waqf dan qardul hasan. Menurutnya sistem keuangan sosial Islam baik dengan instrumen wakaf atau zakat diharapkan tidak menggunakan cara yang tradisional, melainkan sudah selayaknya menggunakan sistem modern. Pemateri kedua disampaikan oleh Associate Prof. Dr. Muhamad Abduh yang memaparkan tentang perkembangan Lembaga ZISWAF di berbagai negara seperti Brunei dan Malaysia. Associate Prof. Dr. Muhamad Abduh menekankan contoh yang baik bahwa di negara tersebut bahwa Masyarakat diharapkan membayar ziswaf ke Lembaga dikarenakan agar tersalurkan dengan secara merata dan dikelola secara profesional oleh Lembaga Amil Zakat.

Seminar keuangan syariah berjalan dan meriah. Rumah Amal Salman sebagai Tuan Rumah memberikan piagam kepada para pemateri sebagai kenang-kenang pemateri dan penyelenggara yang secara simbolis diserahkan oleh Bapak Syachrial, S.T., M.S.P. (Direktur Rumah Amal Salman)  dan Bapak Romi Hardiansyah, S.T. (Wakil Direktur Rumah Amal Salman & Pengurus Pusat Forum Zakat Bidang Inovasi). Selanjutnya ditutup dengan doa dan foto bersama kepada seluruh peserta seminar. Semoga para Amil Muda se-Bandung Raya bisa mendapatkan ilmu pengetahuan, pengalaman bahkan insight baru dari para ahli professional dalam mengelola Ziswaf. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjaga silaturahmi dan sinergi positif bagi para amil, lembaga dan institusi pendidikan khususnya UPI untuk literasi ekonomi syariah khususnya pada pengembangan ZISWAF di Indonesia (Program Studi Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam/Kontributor Humas UPI)

International Community Service: Islamic Financial Planning dan Investasi Syari’ah pada Anak-anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

10 May 2024 • Humas UPI

Kuala Lumpur – Dosen Universitas Pendidikan Indonesia  berkolaborasi dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur dan Sanggar Belajar At Tanzil, Malaysia   melaksanakan Kegiatan International Community Service dengan tema “Islamic Financial Planning dan Investasi Syari’ah pada anak-anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia”, pada tanggal 2 s.d. 4  Mei 2024.  Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang diversifikasi investasi yang dapat membantu anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia dalam mengelola keuangan secara Islami.

Kegiatan  ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan anak-anak Sanggar Belajar.  Dalam kegiatan ini, para peserta diberikan wawasan  mengenai pentingnya perencaanaan keuangan sejak dini.   Materi edukasi disampaikan oleh Mimin Widaningsih, Dosen Program Studi Akuntansi,  Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia melalui metode yang menyenangkan seperti permainan, video animasi, dan praktik langsung menyusun rencana keuangan sederhana.

Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan tentang pentingnya mengalokasikan dana untuk zakat, infaq, sedekah dan wakaf (ZISWAF) dalam perencanaan keuangan.  Menurut Elis Mediawati, penanggung jawab pelaksanaan kegiatan, perencanaan keuangan berbasis ZISWAF ini dapat menjadi alternatif untuk penguatan ekonomi dan diharapkan melalui kegiatan ini dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam pendidikan keuangan syariah bagi generasi muda, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara finansial tetapi juga memiliki kepekaan terhadap nilai-nilai etis dan spiritual dalam ekonomi Islam.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan wujud komitmen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan SIKL dalam menjalankan peran Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian dan kerja sama internasional.  Ke depannya, kedua institusi berencana untuk memperluas jangkauan edukasi literasi keuangan syariah bagi masyarakat Indonesia di Malaysia. (EM)

Kabar dari Perancis (34) : Perang Dunia di Dunia Maya Via Internet (2) : Serangan di Perancis

03 May 2024 • Humas UPI

Oleh : Nenden Nurhayati Issartel (Koresponden, Perancis)

Tri Indri Hardini (Dosen, Universitas Pendidikan Indonesia)

Seperti juga negara-negara lainnya, baru-baru ini di Perancis, platform France Travail (Badan Pekerja Nasional Perancis)  mengumumkan bahwa mereka telah menjadi sasaran serangan dunia maya dengan “risiko pengungkapan” data pribadi yang “berpotensi” berdampak pada 43 juta orang.

Dalam siaran persnya, France Travail memperkirakan bahwa database yang diambil secara tidak sah berisi data identitas pribadi orang-orang yang saat ini terdaftar, orang-orang yang sebelumnya terdaftar selama 20 tahun terakhir, serta orang-orang yang tidak terdaftar dalam daftar pencari kerja tetapi yang memiliki potensi untuk merekrut calon tenaga kerja di francetravail.fr.

“Oleh karena itu, data pribadi 43 juta orang berpotensi dibajak,” tambah France Travail. Karena keadaan itu, mantan Pôle Emploi  (Badan Pencaharian Pekerjaan)  ini merekomendasikan agar masyarakat sangat waspada terhadap risiko phishing berupa email atau panggilan palsu sebagai upaya pencurian identitas dan mengingatkan agar jangan sekali-kali menyampaikan kata sandi/ code rahasia/ password atau rincian bank mereka melalui telepon atau email karena France Travail seperti organisasi publik lainnya tidak pernah meminta semua informasi tsb.”

Kantor Perdana Menteri Perancis di Matignon mengungkapkan pada bahwa beberapa layanan negara menjadi sasaran serangan dunia maya secara berturut-turut dengan “intensitas yang belum pernah terjadi sebelumnya”. Grup Dunia maya kriminal yang bernama: ”Anonymous Sudan” mengakui bertanggung jawab atas kejahatan mereka. Selain Perancis, negara target yang diserang oleh mereka juga negara Sudan dan Swedia sebagai korban mereka.

Sumber yang sama menyebutkan bahwa dampaknya pada tahap ini “telah dikurangi” dan akses terhadap situs-situs negara “dipulihkan”.

Di pihak lain, yang terkait dengan penyerangan Pole Emploi atau France Travail atau Badan Pencari Kerja Perancis, Kantor Kejaksaan Paris mengonfirmasi penangkapan tiga tersangka  menyusul peretasan besar-besaran France Travail, yang berpotensi memengaruhi data pribadi 43 juta orang. Tersangka ini berusia antara 22 dan 24 tahun.

Di antara tuduhan terhadap tiga orang yang ditangkap ini, keadilan mencegah akses dan penipuan ini dicap selanjutnya sebagai penipuan dalam sistem pemrosesan data otomatis, ekstraksi data, penipuan dan pencucian uang yang dilakukan oleh geng terorganisir.   Beberapa dari mereka telah dikenal sebagai pelaku penipuan daring, khususnya melalui phishing.

Elemen investigasi pertama, yang dipercayakan kepada brigade pemberantasan Serangan dunia maya (BL2C) di markas besar kepolisian Paris, menetapkan bahwa penyelundupan data telah terjadi selama hampir sebulan.

Data yang dicuri termasuk nama lengkap, tanggal lahir, nomor Jaminan Sosial, Identitas France Travail, email dan alamat tempat tinggal serta nomor telepon. Investigasi belum menentukan apakah informasi tersebut dijual atau didistribusikan melalui platform kejahatan dunia maya. Jika hal ini terjadi, jutaan korban akan menghadapi peningkatan risiko upaya penipuan.

Serangan dunia maya seperti ini semakin sering terjadi di Perancis, terutama menjelang Olimpiade. Sejak awal tahun ini, Family Allowance Fund (CAF/ La Caisse d’Allocations Familiales), serta perusahaan asuransi kesehatan pelengkap, Viamedis dan Almerys, telah menjadi sasarannya, sehingga menyebabkan kebocoran data yang berdampak pada beberapa juta orang.

Pada tanggal 27 Februari 2024, ANSSI (Agence nationale de la sécurité des systèmes d’information / Agen National Keamanan Sistem Informasi) menerbitkan laporan yang menggambarkan tren ancaman dunia maya kriminal di Perancis pada tahun 2023. Laporan ini menyoroti metode yang digunakan oleh penyerang serta profil korbannya. Ancaman utama terhadap sistem informasi Perancis berasal dari penyerang yang terkait dengan Tiongkok, Rusia, serta ekosistem dunia maya kriminal.

Ancaman spionase strategis dan industri juga ternyata masih berada pada tingkat yang sangat tinggi; Hal ini merupakan ancaman yang paling banyak melibatkan tim ANSSI selama tahun 2023. Sektor kegiatan yang paling banyak menjadi sasaran serangan jenis ini adalah entitas (badan-badan) yang bekerja di bidang strategis (pertahanan, energi), perusahaan telekomunikasi atau bahkan Perusahaan Layanan Digital (ENS) .

ANSSI  juga mencatat peningkatan jumlah serangan yang menargetkan ponsel profesional dan pribadi untuk memata-matai individu  yang dijadikan sasaran.

Di sisi lain, kebocoran kode sumber ransomware yang bersifat open source dan terbukanya alat yang dapat diakses oleh pelaku yang kurang canggih telah menyebabkan peningkatan jumlah serangan ransomware pada tahun 2023. Beberapa kelompok penjahat dunia maya (BianLian, Cl0p) juga berfokus pada penyusupan data (penyamaran) dan bukan pada pencurian password untuk meminta uang tebusan dari perusahaan yang disusupi.

Dari semua kejadian yang tidak menyenangkan ini bisa disimpulkan bahwa penjahat dunia maya dan peretas mengambil keuntungan dari ketidakstabilan yang ada untuk menguasai lahan: baik dengan menyatakan penolakan mereka, mendukung tujuan yang mereka pedulikan, atau mengeksploitasi situasi untuk mendapatkan keuntungan finansial.

Pada tahun 2023, ANSSI mencatat peningkatan jumlah serangan yang bertujuan untuk mempromosikan wacana politik, menghalangi akses secara daring, atau merusak citra suatu organisasi. Di Perancis, tindakan destabilisasi ini terutama terwujud dalam bentuk serangan penolakan layanan terdistribusi (DDoS) yang dilakukan oleh kelompok hacktivist pro-Rusia yang sangat reaktif terhadap kejadian terkini, namun dampaknya masih terbatas. ANSSI juga mengetahui adanya kompromi yang dilakukan oleh sebagian ISIS di sebuah media Perancis yang mengakibatkan pengungkapan informasi yang penyusupan sebagai pembalasan atas publikasi sebelumnya. Di tengah ketegangan internasional, penyerang juga dapat didorong untuk memasuki dan mempertahankan jaringan penting, termasuk sektor energi, transportasi, dan logistik.

Berikut ini adalah saran dari ANSSI untuk mengurangi risiko serangan ransomware.

  • Cadangkan data
  • Selalu perbarui perangkat lunak (logicilels/(software) dan sistem
  • Gunakan dan selalu perbarui perangkat lunak (logiciels/software) antivirus
  • Batasi sistem informasi
  • Batasi hak pengguna dan izin aplikasi
  • Kuasai akses internet
  • Terapkan pengawasan log (dalam bahasa Perancis adalah journalisation yaitu proses menyimpan dalam “file log” aktivitas pengguna, anomali, dan kejadian terkait keamanan. Hal ini merupakan unsur yang penting untuk memastikan keamanan pemrosesan, sebuah kewajiban yang ditetapkan dalam Pasal 5 GDPR/ RGPD (General Data Protection Regulation / Règlement Général sur la Protection des Données)
  • Tingkatkan kesadaran di kalangan karyawan
  • Evaluasi peluang untuk mengambil asuransi dunia maya
  • Terapkan strategi untuk  merespons ketika ditimpa serangan dunia maya

ANSSI juga menyediakan panduan yang menyajikan langkah-langkah yang harus diambil untuk merespons serangan ransomware dengan benar. Tindakan teknis pertama yang diusulkan, bila diterapkan dengan cepat, akan memungkinkan untuk mengurangi kerugian yang terkait dengan serangan semacam itu.

Saran ANSSI tentang bagaimana bereaksi dengan baik jika terjadi serangan, yaitu sebagai berikut.

  • Terapkan refleks yang baik
  • Kendalikan pengelolaan krisis dunia maya
  • Temukan bantuan teknis (l’assistance technique)
  • Berkomunikasi pada tingkat yang tepat
  • Jangan membayar uang tebusan
  • Ajukan keluhan
  • Pulihkan sistem dari sumber yang sehat. 

Menurut Menteri Dalam Negeri Perancis M.Gérald Darmanin yang dipaparkannya di hadapan Senat, Untuk menangani kejahatan dunia maya (cyberdélinquance) , Polisi Nasional mengerahkan lebih dari 9.500 agen yang terlatih dalam investigasi internet, lebih dari 5.400 agen terlatih dalam investigasi digital dan lebih dari 14.000 dilatih dalam investigasi telepon. Negara ini juga telah menerapkan “rencana siber 2022/2027” untuk lebih memperkuat  kegiatan dalam pencegahan dan investigasi (penyelidikan), termasuk pengerahan lebih dari 300 agen tambahan dalam memerangi segala bentuk kejahatan dunia maya.

Pelanggaran privasi, perasaan tidak adil dan tidak aman, ketakutan terulang kembali menjadi korban pembobolan bukanlah hal yang sepele. Hal ini bahkan bisa menjadi trauma nyata yang meninggalkan dampak setelahnya. Di Perancis terdapat sebuah asosiasi yang menolong korban  seperti ASSOVICA  (Association de soutien aux victimes de cyberattaques) yang memberikan bantuan dan dukungan kepada para korban serangan dunia maya yang menargetkan organisasi. Misinya adalah sebagai berikut.

  • Mendampingi korban kejahatan dunia maya bertindak melawan aktivitas mereka dengan mengizinkan berbagi pengalaman secara anonim.
  • Menggalang pendekatan manusiawi terhadap keamanan dunia maya melalui pengenalan trauma individu dan organisasi.
  • Mendukung para profesional dalam periode kritis aktivitas dan karier mereka untuk meningkatkan rasa tenang dan motivasi dalam profesinya.
  • Bersekutu mitra dan pemangku kepentingan untuk menyumbangkan perlindungan dan persiapan yang lebih baik terhadap tindakan dunia maya yang berbahaya.

Sumber:

https://owasp.org/www-community/attacks/Man-in-the-browser_attack

https://sosafe-awareness.com/fr/ressources/rapports/tendances-en-dunia mayacriminalite/?

https://dunia maya.gouv.fr/

https://www.lemonde.fr/pixels/article/2024/03/19/dunia mayaattaque-contre-france-travail-trois-personnes-interpellees_6222906_4408996.html

https://www.crowdstrike.com/global-threat-report/

Mahasiswa S3 UPI Latih Mahasiswa Pendidikan Matematika Unimal Menulis Artikel Ilmiah

30 Apr 2024 • Humas UPI

Pada tanggal 29 April 2024, empat mahasiswa S3 Pendidikan Matematika dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Malikussaleh. Kegiatan yang berjudul “Pelatihan Teknik Penulisan Artikel Ilmiah dan Penggunaan Reference Manager Software” juga dihadiri secara daring oleh dua dosen pendamping yang merupakan guru besar pendidikan matematika dari UPI. Kegiatan yang bertempat di Lab Komputer FKIP ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penulisan artikel ilmiah dan penguasaan penggunaan perangkat lunak pengelola referensi pada mahasiswa pendidikan matematika.

Dalam laporannya, Ketua Pelaksana, Herizal, menyatakan bahwa partisipan dalam kegiatan ini adalah 37 mahasiswa semester VI yang akan segera menyusun tugas akhir dan menulis artikel ilmiah sebagai bagian dari penyelesaian studinya. Ketua Prodi Pendidikan Matematika UPI sekaligus Dosen Pendamping, Prof. Al Jupri, M.Ed., Ph.D, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, di mana mahasiswa S3 tidak hanya mengikuti perkuliahan dan melakukan penelitian, tetapi juga memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat melalui kegiatan pengabdian. Sementara itu, Prof. Suhendra, M.Ed., Ph.D, sebagai anggota tim dosen pendamping, menekankan bahwa mahasiswa tidak hanya perlu memiliki gagasan, tetapi juga perlu mengungkapkan gagasan-gagasan tersebut dalam sebuah tulisan seperti artikel ilmiah. Oleh karena itu, kegiatan ini dilakukan untuk memfasilitasi proses tersebut.

Kegiatan pengabdian juga dihadiri oleh Koordinator Prodi Pendidikan Matematika, FKIP Unimal, Aklimawati, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan dan berharap hubungan antara kedua prodi ini dapat terus berlanjut melalui kegiatan kolaborasi lainnya, seperti penelitian dosen dan mahasiswa.

Pelatihan terdiri dari dua sesi. Pada sesi pertama, peserta diajak untuk memahami teknik-teknik dasar dalam penulisan artikel ilmiah dengan pemateri Herizal dan Iryana Muhammad. Sedangkan pada sesi kedua, mahasiswa diperkenalkan dengan penggunaan Reference Manager Software, khususnya Zotero, yang dapat memudahkan pengelolaan dan penulisan referensi dalam karya ilmiah. Materi disampaikan oleh Roni Priyanda dan didampingi oleh Marhami. Menyadari pentingnya keterampilan penulisan ilmiah dalam mengembangkan karir akademik dan profesional, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas penulisan dan publikasi karya ilmiah mahasiswa pendidikan matematika di Universitas Malikussaleh.

Dokumentasi Kegiatan

Pencarian