English
Indonesia

Hebat, 48 Finalis Putera Puteri Bumi Siliwangi Pelajari Teknik Komunikasi

24 Sep 2023 • Humas UPI

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Putera Puteri Bumi Siliwangi (PPBS) Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan kegiatan Karantina Putera-Puteri Bumi Siliwangi Tahun 2023. Kegiatan diselenggarakan pada hari minggu, 24 September 2023 di Gedung PPG UPI lantai 6.

Kegiatan diikuti mahasiswa UPI sebanyak 48 Finalis dan Panitia Pemilihan PPBS UPI Tahun 2023. Tujuan karantina yaitu memperkuat kepribadian diri yang baik, meningkatkan kemampuan, wawasan, teknik dalam berkomunikasi. Selain itu kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka membekali para Duta Kampus agar memiliki wawasan seputar kampus dan lingkunganya. Menurut Clarita Adity, kegiatan PPBS dapat memberikan manfaat kepada para finalis untuk membranding UPI menjadi lebih maju dań terekspos di media serta memberi pengalaman bagi seluruh finalis

Pelaksanaan kegiatan perdana karantina ini terdiri dari kegiatan penyampaian materi penulisan berita, Self Love, Advocacy Class, Modeling Class, dan Opening.   Clarita Adity berharap dengan diadakannya kegiatan ini dapat menginspirasi dan mlengharumkan nama baik UPI di titra masyarakat. Melalui kegiatan karantina diselenggarakan dengan harapan membantu finalis PPBS UPI agar bisa memahami dan belajar menjadi seorang duta kampus (Kontributor Humas UPI/UKM PPBS)

Implementasi Kepariwisataan: Magang di Sudin Parekraf Jakarta Pusat dan jadi Wakil I None Jakarta Pusat 2023

21 Sep 2023 • Humas UPI
Dokumentasi pribadi : Nur Haniifah

Nur Haniifah merupakan mahasiswa program studi Manajemen Pemasaran Pariwisata, angkatan tahun 2020. Sebelum menjadi mahasiswa UPI, Hani merupakan siswa MAN Insan Cendekia Padang Pariaman. Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia dibina oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Hani diterima di UPI melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

“Kebetulan mendapat kuota SNMPTN. Dapat saran dari guru untuk memilih program studi dan kampus yang peluang lolosnya besar,” ungkap Hani saat ditanya melalui layanan konferensi video, pada Jumat (15/09/2023).

Hani memilih program studi Manajemen Pemasaran Pariwisata karena tertarik dengan jenjang karir pada sektor pemasaran pariwisata.

“Program studi bidang pariwisata di UPI punya ciri khas masing-masing yang menjadi perbedaan dengan program studi bidang pariwisata di kampus lain. Tertarik pilih MPP UPI karena langsung menjurus ke sektor pemasaran pariwisata. Jenjang karir lebih jelas ke sektor pemasaran pariwisata,” ungkapnya.

Hani aktif mengikuti organisasi di luar kampus yang berhubungan dengan sektor pariwisata. Hani menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pariwisata Indonesia.

“Himpunan Mahasiswa Pariwisata Indonesia merupakan wadah bagi seluruh generasi muda mahasiswa pariwisata di Indonesia yang bertujuan sebagai forum berkolega dan berkomunikasi yang memiliki satu misi untuk mengembangkan kepariwisataan Indonesia yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Sebagai mahasiswa MPP UPI, Hani mempunyai kewajiban melaksanakan program pengalaman lapangan (PPL) atau magang. Hani melaksanakan magang di Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Jakarta Pusat.

“Mahasiswa semester 6 wajib melaksanakan magang. Mahasiswa MPP UPI diperbolehkan magang di sektor food and beverage (F&B), perhotelan, lembaga pemerintah, dan agensi perjalanan,” ungkapnya.

“Pilih tempat magang di lembaga pemerintah, tepatnya di Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Jakarta Pusat karena ingin mencari pengalaman baru berdasarkan beberapa latar belakang keorganisasian yang dimiliki sebelumnya,” tambahnya.

Hani magang di divisi industri pariwisata dan mempunyai kegiatan mengunjungi tempat yang berhubungan dengan industri pariwisata.

“Dapat pengalaman baru dengan terjun langsung ke beberapa hotel & restoran di Jakarta Pusat. Kegiatan divisi industri pariwisata, yakni melakukan pengawasan terhadap hotel, restoran, agensi perjalanan, dan lain-lain. Soal perizinan dan pendapatan. Lebih lengkap juga melakukan pendataan dan memikirkan solusi dari permasalahan yang ditemukan di lapangan,” ungkapnya.

Pada saat magang, Hani ditawarkan untuk mengikuti ajang Abang None Jakarta 2023, khususnya wilayah Kota Administrasi Jakarta Pusat.

“Pemilihan Abang None Jakarta merupakan kegiatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai sarana pengembangan potensi, bakat, kreativitas, serta kecerdasan generasi muda,” ungkapnya.

“Awalnya rekan-rekan sudin parekraf jakpus meminta daftar Abang None Jakarta Pusat,” tambahnya.

Dokumentasi Pribadi : Ajang Pemilihan None Jakarta Pusat 2023

Hani tidak sekadar iseng mendaftar Abang None Jakarta Pusat, ia secara serius memaksimalkan potensi diri, sehingga berhasil meraih prestasi menjadi Wakil I None Jakarta Pusat 2023.

“Waktu audisi, sebisa mungkin memaksimalkan potensi diri dan percaya diri. Tidak ingin melewatkan kesempatan bagus ini. Alhamdulillah usaha keras berbuah manis dengan meraih gelar Wakil I None Jakarta Pusat 2023,” ungkapnya.

Perjalanan Hani tidak berhenti di tingkat Kota Administrasi Jakarta Pusat, Hani lanjut menjadi finalis Abang None tingkat Provinsi DKI Jakarta.

“Kalau ABNON tingkat Provinsi DKI Jakarta, berhasil tembus tahap 8 besar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hani mengungkapkan beberapa syarat mendaftar Abang None Jakarta.

“Syarat mendaftar Abang None Jakarta, yaitu Warga Negara Indonesia (WNI), punya Kartu Tanda Penduduk (KTP), minimal tinggi badan Abang (pria) 170 cm dan None (wanita) 165 cm. Syarat lengkapnya bisa dilihat di website abnon-disparekraf.jakarta.go.id,” ungkapnya.

Sebagai representasi generasi muda, Hani mempunyai pesan kepada orang-orang yang sedang berjuang meraih mimpi.

“Hidup soal berjalan dan setiap perjalanan punya pengalaman dan cerita masing-masing. Jadi, jangan terlalu keras sama diri sendiri untuk menggapai cita-cita karena semuanya sudah diatur oleh Tuhan,” ungkapnya. (Arga Wijaya, kontributor Humas UPI, Ed.HN)

Opening Studio: Creative Dance Learning dalam rangka Dies Natalis FPSD UPI ke-9

20 Sep 2023 • Humas UPI

Poster Kegiatan Open Studio

Senin, 18 September 2023, program studi Pendidikan Seni Tari menyelenggarakan kegiatan Open Studio Program Studi: Creative Dance Learning dalam rangka Dies Natalis FPSD UPI ke-9 tahun. Bentuk kegiatan ini adalah workshop pembelajaran tari Sumatera yang memperkenalkan serta mengajarkan kepada siswa SMA mengenai Tari Indang dan Tari Rampai Aceh. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., selaku Dekan Fakultas Pendidikan Seni dan Desain. Dalam sambutannya Dekan FPSD menyampaikan apresiasi yang setinggi-tinggi terutama kepada para siswa yang didampingi oleh guru pendamping, yang telah berkenan menjadi peserta pada kegiatan ini. Lebih lanjut Dekan menyampaikan juga pentingnya kegiatan dilaksanakan, sebagai salah satu upaya untuk mempromosikan kepada masyarakat keberadaan program studi khususnya pendidikan seni tari, sebagai lembaga pendidikan yang mempersiapkan guru-guru profesional di bidang seni budaya. Sambutan dilanjutkan oleh Dr. Agus Budiman, M.Pd., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Seni Tari FPSD UPI. Dalam sambutannya Kaprodi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak sehingga terlaksanakannya kegiatan ini. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai kegiatan terakhir dilaksanakan di lab dance prodi pendidikan seni tari, dikarenakan pada bulan Desember 2023 akan menempati gedung khusus fakultas yang tentunya lebih representatif. Kegiatan ini dipandu oleh Dr. Yuliawan Kasmahidayat, M.Si., sebagai ketua panitia kegiatan, salah satu dosen di program studi Pendidikan Seni Tari yang juga sebagai Kepala Pusat Kajian EKKIP LPPM UPI. Dalam arahannya Yuliawan menjelaskan sekilas mengenai latar belakang ruang lingkup kedua tari yang dijadikan materi workshop pada pelaksanaan Dies FPSD yang ke-9 tahun 2023 ini. Sekaitan dengan jabatan yang juga diemban oleh Yuliawan, menyampaikan bahwasannya hasil dari proses kegiatan workshop ini, diharapkan  peserta juga memahami bagaimana keberagaman bentuk seni tari yang ada di Nusantara ini dapat dijadikan sebagai aset dalam pengembangan industri pariwisata. Secara langsung maupun tidak, pengembangan industri pariwisata akan terkait dengan bisang ekonomi kreatif, dan juga kewirausahaan yang harus juga dikuasai oleh seorang seniman. 

Foto bersama seluruh peserta, panitia, dan pemateri

Peserta kegiatan ini terdiri dari 50 siswa yang merupakan perwakilan 5 sekolah di Bandung yakni SMA Labschool UPI Kampus Cibiru, SMKN 1 Cisarua, SMAN 3 Cimahi, SMAN 15 Bandung, SMA PGII. Keseluruhan peserta dibagi menjadi 2 tim untuk memperoleh materi mengenai Tari Indang dan Tari Rampai Aceh. Materi mengenai Tari Indang sendiri disampaikan oleh Sai’an Badaruddin, M.Pd yang bertempat di ruangan Labdance Lantai 4. Dalam materi ini, siswa dibagi menjadi 4 kelompok lalu masing masing kelompok diminta untuk membuat pantun karena setiap tarian Sumatera identik dengan pantun pembuka sebelum memulai tarian. Setelah itu, semua kelompok digabung untuk mempraktekkan pantun, vokal dan gerakan untuk menjadi satu kesatuan. Sedangkan materi mengenai Tari Rampai Aceh disampaikan oleh Ace Iwan Suryawan, S.Pd., M.Hum., menggunakan musik iringan internal (vokal secara langsung), bertempat di ruangan Labdance Lantai 3.

Pematerian Tari Indang dan Rampai Aceh

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Program Studi Pendidikan Seni Tari terhadap seni dan budaya salah satunya tarian Sumatera yang telah diajarkan. Selain itu juga sebagai ajang promosi program studi kepada siswa SMA/SMK yang nantinya akan menjadi calon mahasiswa baru. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi kegiatan yang berkelanjutan dan dapat diselenggarakan sebagai program tahunan dari Dies Natalis FPSD UPI.

(Heru Mahmud/Kontributor Humas UPI)

Wakil Rektor Bidang Riset, Usaha dan Kerjasama, Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.Pd., MA Membuka 1st International Conference on Engineering Education, Applied Science and Advanced Technology 2023

19 Sep 2023 • Humas UPI

Kantor Jurnal dan Publikasi Universitas Pendidikan Indonesia menjadi co-Organizer konferensi internasional bekerja sama dengan Semarak Ilmu Research & Consultant. Konferensi internasional ini bertempat  di Grand Hotel Mercure  Setiabudi pada tangggal 19 September 2023 dan memberikan output yang sangat menarik bagi partisipan, yaitu publikasi pada jurnal terindeks Scopus. 

Pada kesempatan ini, Prof. Dr. Bunyamin Maftuh , MA sebagai Wakil Rektor Bidang Riset, Usaha Dan Kerjasama Universitas Pendidikan Indonesia  membuka secara resmi kegiatan konferensi dan sekaligus mempererat kerjasama diantara kedua institusi. 

Dalam pidato pembukaannya, Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.Pd., MA juga mendorong dan memotivasi partisipan terutama partisipan dari Universitas Pendidikan Indonesia untuk turut aktif dalam kegiatan konferensi ini sampai tercapai publikasi pada jurnal terindeks Scopus. Selain itu, Wakil Rektor Bidang Riset, Usaha Dan Kerjasama UPI juga berharap agar kerjasama ini terus terjalin dengan baik, karena melalui kerjasma publikasi ini akan membantu meningkatkan pencapaian publikasi UPI. 

Bertindak sebagai salah satu keynote speaker, Prof. Dr. Eng. Asep Bayu Dani Nandiyanto, M. Eng memberikan workshop tentang penulisan  artikel pada jurnal terindeks scopus dan memberikan kesempatan latihan pada partisipan pada International Conference On Engineering Education, Applied Science And Advanced Technology (Kontributor Humas UPI/Kantor Jurnal dan Publikasi UP)

Inkubator Bisnis UPI Telah Sukses Menyelenggarakan 5 Batch Pelatihan Start-up Ekonomi Kreatif

18 Sep 2023 • Humas UPI

Bandung, UPI – Inkubator Bisnis UPI kembali menyelenggarakan Pelatihan Start-up Ekonomi Kreatif pada tanggal 15—16 September 2023 di gedung Center of Excellence (CoE) dengan kategori “Ekonomi Kreatif Berbasis Komoditas”. Inkubator Bisnis UPI di bawah koordinasi Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan Universitas (DIPUU) telah melaksanakan 5 batch pelatihan dengan kategori yang berbeda, yaitu ekonomi kreatif berbasis kuliner-1, ekonomi kreatif berbasis jasa, ekonomi kreatif berbasis fashion & design, ekonomi berbasis kuliner-2, dan batch yang terakhir ekonomi kreatif berbasis komoditas. Tentu pada setiap batch akan mendukung peserta menjadi entrepreneur muda.

Pada pelatihan ekonomi kreatif berbasis komoditas, pematerian berfokus terkait dasar komoditas & ide bisnis, design thinking, problem solution, product market yang dipaparkan oleh Ismail Yusuf., S.T., MBA, CIPE dan pematerian kedua terkait BMC untuk komoditas, branding, packaging, promotion & marketing yang dipaparkan oleh Gilang Nur Rahman, S.Psi., M.Sc . Hadir pula para praktisi usaha yang bergerak dalam bidang jasa yaitu Bambang Bayu Febbyanto, S.E., selaku CEO The Local Enablers Comprov dan Wandy Rustandi, S.Ars., selaku CEO & Founder PT. Kawan Dirga Utama.  Setelah menerima pematerian, para peserta presentasi ide usaha mereka. Selanjutnya, ada penilaian dan feedback dari praktisi.

Direktur Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan Universitas (DIPUU), Prof. Dr. Yadi Ruyadi, M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kesempatan bagi para mahasiswa UPI dan sangat memberikan pengaruh menjadi mental wirausaha, beliau berharap para peserta dapat serius mengikuti rangkaian pelatihan Start-up Ekonomi Kreatif. Para peserta diberi motivasi untuk mempunyai kreativitas berwirausaha dalam berbagai bidang, bukan hanya berdasarkan program studinya masing-masing saja.

Lebih lanjut, Prof. Dr. Yadi Ruyadi, M.Si., menceritakan dari pengalaman jatuh bangun berwirausaha diperlukan pula wawasan yang harus dipelajari, intelektualitas yang harus digunakan, dan perlunya pendekatan ilmiah. Pada kegiatan seperti pelatihan Start-up Ekonomi Kreatif ini kemampuan tersebut akan terlatih dan adanya tukar menukar informasi terkait permasalahan berwirausaha dengan para praktisi.  Selain melatih kemampuan para peserta berwirausaha, Inkubator Bisnis UPI di bawah koordinasi DIPUU akan memfasilitasi peserta yang terpilih untuk mendapatkan insentif dan kolaborasi dengan para mitra atau investor. 

(Safira Arum Nisa)

Pencarian