English
Indonesia

Pembinaan Penyelenggaraan Kearsipan kepada Unit Kerja Nonakademik UPI

10 Sep 2023 • Humas UPI

Bandung, UPI – Pembinaan penyelenggaraan kearsipan ini sebagai tindak lanjut hasil pengawasan kearsipan internal di lingkungan unit nonakademik UPI tahun 2022 dan sebagai bentuk pembinaan penyelenggaraan arsip di lingkungan unit nonakademik sebelum dilaksanakannya Audit Kearsipan Internal tahun 2023. Sasaran kegiatan kepada unit kerja  nonakademik (kecuali Direktorat Renor, Direktorat Kemahasiswaan, dan Biro Sarpras).

Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 6 September 2023 dengan tujuan untuk sosialisasi perihal kegiatan penyelenggaraan dan pengelolaan kearsipan kepada beberapa unit kerja serta adanya perencanaan perubahan dari arsip konvensional menjadi arsip digital.  Arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan lembaga lainnya dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Materi yang diberikan:

a)    Penyelenggaraan Kearsipan oleh Asep Mulyana, S.AP., M.pd.

Ketentuan peraturan perundangan (Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Menteri, dan Peraturan Rektor yang mengatur penyelenggaraan kearsipan di Perguruan Tinggi, khususnya di UPI).

b)   Penciptaan Arsip oleh Saepuddin, S.IP.

Proses pembuatan dan penerimaan naskah yang menjadi bukti pelaksanaan kegiatan/pekerjaan sesuai ketentuan peraturan perundangan dan kaidah arsip .

c) Penyimpanan dan Penataan Arsip oleh Tini Kartini, S.Pd.

Proses penyimpanan dan penataan arsip aktif dan inaktif sehingga dapat dengan mudah ditemukan kembali sebagai bahan informasi/bukti dalam pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan peraturan perundangan dan kaidah arsip.

d)    Penyusutan Arsip oleh Agun Gunawan, S. T. dan Dra. Ela Rosalina

Proses penyusutan arsip yang terdiri dari pemindahan dan pemusnahan arsip sesuai ketentuan peraturan perundangan dan kaidah arsip.


(Gina Rahma/Safira Arum/Foto: M. Ziyad)

Prodi Pendidikan Bahasa Jepang FPBS UPI Giatkan Pendampingan Wirausaha Merajut bagi Mahasiswa

08 Sep 2023 • Humas UPI

BANDUNG – Sebagai kelanjutan dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tahun 2022 bertema Kewirausahaan, Prodi Pendidikan Bahasa Jepang FPBS UPI tahun 2023 fokus pada pendampingan wirausaha di bidang kerajinan tangan, khususnya merajut.

Dalam survei PkM 2022 yang bertajuk “Roadmap Mahasiswa Berwirausaha di Prodi Pendidikan Bahasa Jepang”, ditemukan bahwa 33% mahasiswa cenderung memilih industri kreatif, khususnya kerajinan tangan, sebagai bidang wirausaha mereka (sumber: Juangsih, Dewanty, & Aneros, 2022). Hasil ini menegaskan kebutuhan pendampingan bagi mahasiswa yang berminat dalam kerajinan tangan, khususnya merajut.

Merajut, selain sebagai bentuk ekspresi kreativitas, ternyata menjanjikan sebagai sumber penghasilan tambahan bagi mahasiswa. Produk kerajinan tangan seperti rajutan, seringkali dihargai cukup tinggi di pasaran karena keunikan dan kualitasnya.

Untuk memberikan arahan dan meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam merajut, Prodi Pendidikan Bahasa Jepang FPBS UPI mengorganisir sesi pendampingan yang diadakan sebanyak tiga kali. Setiap sesi memiliki tema berbeda yang ditujukan untuk memperdalam teknik dan kemampuan merajut mahasiswa.

Dewi Chadijah, seorang profesional dalam dunia merajut dan pemilik usaha rajutan yang sukses, hadir sebagai mentor dalam program pendampingan ini. Beliau membagikan berbagai tips dan trik, serta memandu mahasiswa dalam pelatihan teknik merajut, mulai dari vest, sweater, cardigan, hingga table cloth.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang FPBS UPI tidak hanya mampu merajut sebagai hobi, tetapi juga dapat mengembangkan potensinya menjadi sumber pendapatan melalui wirausaha kerajinan tangan merajut.

Mahasiswa KKN UPI Luncurkan Tiga Program Inovatif untuk Karang Taruna Desa Gudangkahuripan

08 Sep 2023 • Humas UPI

Bandung Barat, Jawa Barat – Sebagai upaya memberdayakan Karang Taruna, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menghadirkan tiga program kerja inovatif di Desa Gudangkahuripan. Melalui tema “Membangun Eksistensi Desa Berbasis SDGs”, program-program tersebut dirancang agar dapat berkelanjutan dan memajukan Desa Gudangkahuripan khususnya bagi pemuda Karang Taruna.

  1. Program Rumah Pangsit (Pengajaran Sareng IT) Di tengah era digital, program ini bertujuan meningkatkan literasi digital bagi anak-anak Desa Gudangkahuripan. Dengan dua paket pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan dasar, anak-anak diajarkan pengenalan perangkat IT dan aplikasi dasar seperti Paint dan Microsoft Word. Dukungan masyarakat terhadap program ini cukup tinggi, seperti yang diungkapkan Dudi, Ketua RW 15, bahwa program ini tepat sasaran dan bermanfaat.
  2. Program HAJAR (Hayu Diajar) Program ini dirancang untuk membantu siswa mengakses sumber belajar digital dan meningkatkan motivasi serta kreativitas belajar. Melalui pendekatan kreatif, siswa merasa lebih termotivasi untuk hadir di sekolah dan lebih percaya diri.
  3. Program Hayu Urang Segar Menyadari pentingnya olahraga bagi kesehatan, program ini menyediakan tiga jenis senam yang disesuaikan dengan kelompok usia. Keseruan program ini mendapatkan apresiasi positif dari warga, dan diharapkan dapat menjadi hiburan sekaligus sarana untuk menjaga kesehatan.

Menanggapi program-program tersebut, Kepala Desa Gudangkahuripan menyambut baik dan berharap program ini dapat diteruskan oleh Karang Taruna sebagai program rutin. Mahasiswa KKN UPI pun merekomendasikan ketiga program ini untuk diterapkan dalam durasi tiga bulan sebagai program sosialisasi sebelum menjadi bagian dari program rutin Karang Taruna.

Gratis dan segera daftar, Webinar Kursus Kebangsaan Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial FPIPS UPI

07 Sep 2023 • Humas UPI

Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan Webinar Kursus Kebangsaan dengan mengambil tema Kursus Kebangsaan Pemilih Pemula Berbasis Ideologi Pancasila Menghadapi Pemilu 2024 Kota Bandung.

Kegiatan diselenggarakan pada Rabu, 13 September 2023, Pukul 16.00 WIB sambami dengan selesai melalui Zoom Meeting.  Kegiatan gratis serta para peserta akan mendapatkan E-sertifikat. 

Narasumber Webinar Kursus Kebangsaan yaitu Muhamad Iqbal, S.Pd., M.Si yang merupakan dosen Program Studi Pendidikan IPS. 

Informasi lengkap bisa komunikasi melalui narahubung Tri Tianti dengan kontak Whatsapp 08888277370. Para peserta bisa melakukan pendaftaran dengan mengisi link http://bit.ly/PENDAFTARAN_KURSUS_KEBANGSAAN

PKM Pengembangan Aplikasi Penilaian Kinerja Berbasis Presensi Guru Pada Sekolah Swasta di Kabupaten Bandung

07 Sep 2023 • Humas UPI

Banjaran, 2023 – Pada tanggal 15 Juli 2023, telah berlangsungnya Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Pengembangan Aplikasi Penilaian Kinerja Berbasis Presensi Guru Pada Sekolah Swasta di Kabupaten Bandung”. Kegiatan ini dihadiri oleh para guru SMK Handayani sebanyak 36 orang peserta, serta diisi oleh pemateri berkompeten, yaitu Dr. Chairul Furqon S.Sos, MM, Ibu Tia Yuliawati, S.Pd, MM dan Dr. Heny Hendrayati, S.IP., M.M. dari Program Studi Manajemen Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pendidikan Indonesia.

Acara PKM ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi penilaian kinerja berbasis presensi guru di sekolah-sekolah yang ada di Yayasan Pendidikan Handayani 1979. Dengan menghadirkan para ahli di bidangnya, diharapkan dapat meningkatkan motivasi kerja dan kinerja guru, maka upaya pengendalian dan pengawasan kerja terutama dalam lembaga pendidikan perlu dilaksanakan secara terus menerus dan konsisten. 

Dalam sesi pematerian dibahas mengenai pentingnya Penilaian Kinerja Guru untuk menjamin terjadinya proses pembelajaran yang berkualitas di semua jenjang pendidikan. Pelaksanaan penilaian kinerja guru dimaksudkan bukan untuk menyulitkan guru, tetapi sebaliknya penilaian kerja guru dilaksanakan untuk mewujudkan guru yang profesional, karena harkat dan martabat suatu profesi ditentukan oleh kualitas layanan profesi yang bermutu. Menemukan secara tepat  tentang kegiatan  guru di dalam  kelas,  dan membantu mereka untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya,  akan  memberikan kontribusi  secara  langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran  yang dilakukan, sekaligus membantu pengembangan karir guru sebagai  tenaga  profesional.

Dalam rangka meningkatkan motivasi kerja dan kinerja guru, maka upaya pengendalian dan pengawasan kerja terutama dalam lembaga pendidikan perlu dilaksanakan secara terus menerus dan konsisten. Salah satu faktor yang dapat dijadikan sebagai alat pengawasan dan pengendalian adalah melihat tingkat kehadiran guru yang secara periodik di evaluasi yaitu dengan sistem pelaporan presensi dimana fungsinya yaitu merekam kehadiran seorang guru secara cepat, tepat, dan akurat.

PKM ini berlangsung dengan interaktif dan sarat antusiasme. Kegiatan ini diakhiri dengan peluncuran aplikasi Presensi Yayasan Pendidikan Handayani 1979. Kegiatan PKM ini merupakan langkah nyata dalam mengoptimalkan pengawasan dan pengendalian kehadiran guru secara cepat, tepat dan akurat. Melalui peluncuran aplikasi ini sehingga dapat meningkatkan motivasi kerja dan kinerja guru sehingga terciptanya guru yang professional, serta meningkatnya mutu pendidikan di setiap sekolah (Kontributor Humas UPI)

Pencarian