UPI Memperkuat Kerja Sama dalam Bidang Riset dengan Korea National University of Education
24 Aug 2023 • Humas UPI
Bandung, UPI – Korea National University of Education (KNUE) mengunjungi Universitas Pendidikan Indonesia pada hari Rabu, 23 Agustus 2023 dalam rangka penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait program UNESCO-UNITWIN. UNESCO-UNITWIN merupakan jaringan antar universitas yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi dan institusi penelitian melalui forum diskusi.
Kunjungan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Kwangho Lee, Prof. Dr. Youngsun Kwak, dan Prof. Dr. Nam-Hwa Kang, selaku researcher UNESCO-UNITWIN Korea National University of Education. Delegasi dari KNUE disambut langsung oleh rektor UPI, Prof. Dr. H. M. Solehuddin,M. Pd., M.A.
Diskusi dalam pertemuan ini terkait kontribusi Universitas Pendidikan Indonesia dan juga Korea National University of Education dalam bidang research khususnya ranah Pendidikan, serta menyinggung mengenai bagaimana kedua universitas dapat melakukan pengembangan kualitas guru melalui program Teacher Development Workshop baik yang diselenggarakan secara daring maupun luring. Diskusi ditutup dengan harapan untuk UPI dan Korea National University of Education bisa bekerja sama dan meningkatkan kolaborasi secara berkelanjutan.
Korea National University of Education merupakan universitas yang berfokus dalam pelatihan guru serta penelitian pendidikan. KNUE merupakan universitas Korea Selatan terbaik dan lembaga nasional paling bergengsi dalam bidang pendidikan. Korea National University of Education adalah satu-satunya universitas di Korea Selatan yang secara kolektif mempersiapkan guru dan juga melakukan penelitian pendidikan yang komprehensif. Tentu ini menjadi peluang baik bagi UPI yang memiliki perhatian yang sama dalam bidang pendidikan.
“We came here to have MoU Korea National University of Education and UPI. We will have more a good collaboration in the future. So, we have MoU that will excpects a good collaboration together. I feel really welcome so thank you so much for all the preparation. I really appreciate it,” tegas Prof. Dr. Kwangho Lee seusai pertemuan.
Rektor UPI juga menyampaikan harapan untuk ke depannya, “Alhamdulillah, dalam waktu dekat ini UPI sudah ada beberapa kerja sama di bidang research salah satunya dengan Korea National University of Education. Mudah-mudahan dengan adanya penandatanganan MoU kali ini kerja sama bisa diperluas lagi bukan hanya di bidang research tapi juga kerja sama di bidang yang lainnya.”
Mahasiswa KKN UPI Inisiasi Workshop Pembelajaran IPAS dan Proyek berbasis Muatan Lokal bagi Guru-Guru SD Cibodas, Lembang
24 Aug 2023 • Humas UPI
Cibodas, Jawa Barat – Sebagai respons terhadap capaian pembelajaran mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) tingkat SD/MI yang ditetapkan oleh Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemenristekdikti) pada tahun 2020, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar workshop di SD Negeri 2 Cibodas, Lembang, Kabupaten Bandung Barat pada hari Selasa, 24 Agustus 2023.
Workshop ini diadakan guna membantu guru-guru SD di wilayah Cibodas, yang sebelumnya mengalami kendala dalam penyediaan media pembelajaran IPAS. Dr. Selly Feranie, S.Pd., M.Si., salah seorang pembicara dalam workshop, menekankan pentingnya keterampilan guru dalam melaksanakan kurikulum yang berfokus pada interest, skill, dan kewirausahaan.
Dibagi dalam dua sesi, kegiatan ini meliputi pembelajaran IPAS dengan demonstrasi alat peraga, serta pembuatan sabun natural menggunakan bahan-bahan sederhana. Pada sesi demonstrasi alat peraga, guru-guru diajarkan berbagai eksperimen sederhana yang melibatkan botol bekas, konduktor panas, konduktor listrik, dan lain-lain. Sementara itu, pada sesi pembuatan sabun, mereka diajarkan untuk membuat sabun dengan bahan-bahan yang bisa ditemukan di kehidupan sehari-hari.
Nadiya, salah seorang pengajar dalam workshop pembuatan sabun, menyatakan bahwa guru-guru dapat menggunakan bahan alami di sekitar lingkungan sekolah. Hal ini akan menambah keunikan produk sabun dan mengaitkannya dengan kearifan lokal.
Kepala sekolah SDN 2 Cibodas dan SD lainnya di wilayah Cibodas mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk pemanfaatan potensi daerah. “Cara pembuatannya mudah. Tidak terbayang, sabun yang terlihat sulit ternyata bisa dibuat sendiri dan setelah dipraktikkan menjadi lebih paham. Dengan alat dan bahan yang ada di sekitar kita, bisa disampaikan kepada anak-anak sebagai percobaan dan motivasi,” ujar Ida Hasanah, salah seorang peserta.
Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan alat peraga dari pihak mahasiswa KKN kepada pihak sekolah SDN 2 Cibodas dan sesi foto bersama. Diharapkan, workshop ini akan memacu guru-guru di wilayah Cibodas untuk lebih kreatif dalam menyampaikan materi pelajaran, serta mengembangkan keterampilan yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari dan kearifan lokal.
Prodi PGSD UPI Kampus Purwakarta Perkuat Kerja Sama Internasional: Penjajakan Kolaborasi Bidang Pendidikan dengan KBRI Singapura
22 Aug 2023 • Humas UPI
Upaya penguatan kerja sama luar negeri terus dilakukan oleh UPI Kampus Purwakarta, belum lama ini Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Kaprodi PGSD) UPI Kampus Purwakarta, Dr. Neneng Sri Wulan, M.Pd. bersama Tim Dosen Pengabdian Masyarakat berkunjung ke KBRI Singapura, melaksanakan disuksi dengan Atase Bidang Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Singapura, hal tersebut dilakukan guna memperkuat kerja sama kedua belah pihak. Jumat, 4/8/2023.
Dr. Neneng Sri Wulan selaku Kaprodi PGSD UPI Kampus Purwakarta menyampaikan maksud dan tujuannya yakni ingin menjalin kerjasama internasional dengan KBRI Singapura dalam bidang pendidikan .
“Bentuk kolaborasi yang diusulkan yakni mengirimkan mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) di Sekolah Indonesia Singapura (SIS), hal ini juga telah kami laksanakan di SIJB dengan mengirimkan tiga mahasiswa kami untuk mengajar disana,”ujarnya.
Dr. Neneng juga berharap untuk tahun depan mahasiswa PGSD UPI Kampus Purwakarta bisa melaksanakan Praktik Mengajar di Sekolah Indonesia Singapura.
“Alhamdulillah untuk tahun ini kami telah bekerjasama dengan KJRI Johor Bahru, semoga tahun depan bisa bertambah untuk dapat mengirimkan mahasiswa kami praktik mengajar ke Singapura sehingga dampak positifnya dapat dirasakan oleh lingkungan, masyarakat dan juga bangsa Indonesia”, pungkasnya.
Menanggapi hal tersebut Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Singapura I Gusti Agung Ketut Satrya Wibawa, menyampaikan terimakasih dan penerimaannya, bahwa untuk melaksanakan praktik mengajar di SIS perlu koordinasi lebih lanjut dengan Kepala Sekolah.
“Pada prinsipnya kami menerima dan sangat senang apabila mahasiswa Indonesia melaksanakan praktik mengajar di SIS namun perlu berkoordinasi dengan pihak sekolah terlebih dahulu”, ujarnya.
I Gusti Agung Ketut Satrya Wibawa menambahkan bahwa di Sekolah Indonesia Singapura selain tenaga pengajar juga diperlukan tenaga konseling.
“Barang kali bapak ibu dosen ada yang dari jurusan Psikologi, selain di bidang pendidikan kami juga membutuhkan tenaga konseling,” ujarnya.
Prodi PGSD UPI Purwakarta Laksanakan Pengabdian Masyarakat Penerapan Kurikulum Merdeka Di SIJB
22 Aug 2023 • Humas UPI
Purwakarta, Program Studi (Prodi) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) guna meningkatkan kapasitas guru dalam penerapan kurikulum merdeka di sekolah dasar berbasis proyek. Pelaksanaan kegiatan tersebut berlokasi di Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB). Kamis, 3/8/2023.
Ketua Prodi PGSD UPI Kampus Purwakarta, Dr. Neneng Sri Wulan, M.Pd. menuturkan bahwa Pembelajaran berbasis proyek merupakan salah satu model yang dapat digunakan untuk menyampaikan materi pembelajaran.
“Pembelajaran berbasis proyek merupakan salah satu cara mencapai profil pelajar pancasila yang tertuang dalam kurikulum merdeka”., ujarnya
Dr. Neneng mengatakan target dari pengabdian kemitraan masyarakat tersebut adalah guru sekolah dasar di SIJB dapat merancang pembelajaran berbasis proyek bentuk penerapan dari kurikulum merdeka.
“Harapannya tidak hanya sampai pada perancangan tetapi juga sampai pada penerapan di kelas,” ucapnya.
Disisi lain Tiara Yogiarni, salah satu dosen KBK IPS menyampaikan bahwa pembelajaran proyek mampu membantu siswa untuk memecahkan masalah yang ada di lingkungan sekitar.
“Pemecahan masalah yang sistematis akan menemukan solusi dalam bentuk produk pembelajaran contohnya kami mengajak siswa kelas 3 untuk membuat pop up book dengan tema Keberagaman di Indonesia.
Senada yang diungkapkan Tiara, Jennyta Caturiasari, M.Pd. juga menyampaikan kegiatan ini diharapkan mampu membantu guru untuk menerapkan pembelajaran berbasis proyek guna mendukung penerapan kurikulum merdeka.
“Pertemuan ini tidak hanya sampai dalam pemberian contoh pertemuan di kelas tetapi guru juga dapat berkonsultasi, mengikuti sosialisasi kurikulum merdeka dan bentuk penerapannya di kelas,” ujarnya.
Alwi salah satu guru di SIJB mengatakan kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi guru dan dapat menambah wawasan berkaitan dengan penerapan kurikulum merdeka. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk guru-guru di sini, kalau bisa ada kegiatan lanjutan dan pendampingan bagi guru-guru di SIJB, tidak harus luring namun bisa melalui zoom,” pungkas Alwi.
Kontributor Humas di PGSD UPI Purwakarta/Tiara Yogiarni
Luncurkan Desain Branding Desa Wisata Hanjeli, Prodi Desain Komunikasi Visual Sukses Gelar Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Kebutuhan dan Potensi Masyarakat
22 Aug 2023 • Humas UPI
Para mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual Fakultas Pendidikan Seni dan Desain Universitas Pendidikan Indonesia telah berhasil melakukan serangkaian kegiatan intrakurikuler Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Program Studi dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sebagai implementasi program kerjasama (PKS) dengan Desa Waluran Kecamatan Waluran Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini diawali dengan tingginya permintaan masyarakat desa wisata baru yang diberinama Desa Wisata Hanjeli, yang membutuhkan pengembangan identitas visual sebagai media promosi. Oleh karena itu kegiatan ini difokuskan pada perancangan identitas visual yang sangat relevan dengan peta kompetensi Desain Komunikasi Visual.
Perancangan identitas visual desa wisata Hanjeli ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan strategi branding desa wisata sebagai kebutuhan mendasar dalam pengembangan media promosi visual. Luaran perancangan ini berupa desain identitas visual sebagai media komunikasi visual yang efekif dalam mempromosikan Desa Wisata Hanjeli di Desa Waluran Wandiri Kecamatan Waluran Kabupaten Sukabumi.
Pelaksanaan kegiatan PKM diawali dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) pada 8-10 Oktober 2023 antara Kepala Desa dengan Ketua Prodi DKV FPSD UPI, Arief Johari, M.Ds, yang dilanjutkan dengan survey awal ke lokasi desa Waluran kecamatan Waluran kabupaten Sukabumi. Perjanjian Kerjasama ini di antaranya berisi tentang pelaksanaan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pembelajaran berbasis proyek, penelitian, dan pengabdian kepada Masyarakat secara terintegrasi melalui proses desain branding Desa Wisata Hanjeli.
Pelaksanaan studi lapangan mahasiswa dilakukan pada semester genap tahun 2023, tepatnya dimulai pada bulan Maret sampai dengan Juli 2023, dengan melibatkan 64 mahasiswa dan 8 orang dosen pembimbing. Ketua Tim PKM DKV, Dr. Nanang Ganda Prawira, M.Sn memimpin pelaksanaan kegiatan sejak tahap persiapan hingga penyerahan output desain.
Hasil pengolahan data lapangan, ternyata desa Wisata Hanjeli adalah salah satu Eduwisata yang bergerak dalam pangan lokal yang hampir punah. Tujuan awal dari desa ini adalah untuk mengkonservasi pangan lokal, lalu membuat olahan dari hanjeli. Tanaman ini merupakan biji-bijian tropika dari suku padia-padian atau Poaceae. Dengan pendekatan eduywisata agae, dimana akan ada nilai tambah untuk peningkatan ekonomi masyarakat, wisatawan diajak untuk mengenal pangan lokal dari mulai cara bertanam, panen hanjeli menggunakan alat tradisional, menumbuk hanjeli menggunakan lisung, menampi hanjeli menggunakan nampah, belajar membuat dodol dan rengginang hanjeli, hingga membuat pernak pernik dari biji hanjeli.
Desa Wisata Hanjeli memiliki potensi besar untuk menjadi tujuan wisata yang menarik berkat keindahan alam dan keunikan budaya lokalnya. Di era globalisasi dan persaingan di bidang pariwisata yang semakin ketat, penting bagi Desa Wisata Hanjeli untuk memiliki identitas visual yang kuat dan menarik untuk membedakan dirinya dari destinasi wisata lainnya.
Identitas visual adalah kegiatan membangun sebuah brand, yang di dalamnya termasuk logo dan beragam kebutuhan desain visual untuk media promosi dan komunikasi. Identitas visual desa wisata ini tampaknya dirancang bukan oleh orang yang berprofesi sebagai desainer, dan belum memenunjukkan citra visual yang kuat. Oleh karena itu desain branding secara keseluruhan merupakan landasan teoretik untuk memenuhi kebutuhan komunikasi visual agar menarik wisatawan, meningkatkan kesan positif dan meningkatkan daya tarik desa wisata. Identitas visual yang konsisten dan berkesan dapat membantu menciptakan hubungan emosional dengan pengunjung, sehingga mereka akan lebih cenderung memilih Desa Wisata Hanjeli sebagai tujuan wisata mereka.
Tim Mahasiswa Desain Komunikasi Visual memberikan solusi melalui pengembangan identitas visual sebagai upaya peningkatan branding saat ini dibutuhkan oleh Desa Wisata Hanjeli. Penelitian ini bertujuan untuk merancang identitas visual yang mencerminkan keunikan dan daya tarik Desa Wisata Hanjeli di Kabupaten Sukabumi. Pendekatan yang digunakan meliputi analisis karakteristik desa, budaya lokal dan kekayaan alam. Selain itu, penelitian ini juga akan melibatkan masyarakat lokal dan pemangku kepentingan dalam proses perancangan, sehingga identitas visual yang dihasilkan dapat mewakili aspirasi dan kebutuhan mereka.
Hasil dari perancangan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi pengembangan Desa Wisata Hanjeli agar dapat menjadi destinasi wisata yang berdaya saing dan berkualitas. Identitas visual yang kuat akan membantu menciptakan citra positif, memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kunjungan wisatawan, dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal.
Ketika acara penyerahan Design Guideline, Bapak Asep Hidayat atau dikenal dengan nama “Abah Asep” adalah Founder Desa Wisata Hanjeli Kabupaten Sukabumi, sangat berterima kasih kepada Tim Mahasiswa dan Dosen Prodi Desain Komunikasi Visual FPSD UPI yang telah mengamalkan ilmu desain yang diaplikasikan melalui beragam media komunikasi visual. Abah Asep bergembira karena pada tahun 2023 ini telah meraih penghargaan Kalpataru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kategori perintis lingkungan.
Dr. Nanang Ganda Prawira, M.Sn, dosen senior prodi DKV dan Arief Johari, M.Ds, ketua prodi, menyatakan hal yang sama, bahwa kegiatan PKM bagi DKV memiliki kebermanfaatan bagi mahasiswa, khususnya dalam menemukan masalah yang kongkrit di Masyarakat untuk diidentifikasi dan kemudian dipecahkan melalui solusi desain. Menurutnya, ilmu desain yang bersifat teoretik dan praktik, harus juga diberikan melalui pendekatan Project Based Learning di kehidupan masayarakat, agar pembelajaran benar-benar berbasis masalah yang kontekstual dan realistik. Kebermanfaan lainnya bagi masyarakat dan pemerintah daerah, yang secara langsung telah menyadari betapa pentingnya desain visual brandingdalam strategi meningkatkan brand awereness images bagi dunia pariwisata, UMKM, dan kebutuhan promosi lainnya (Kontributor Humas UPI)