Tim PkM Program Studi Pendidikan Masyarakat FIP UPI Selenggarakan Pelatihan Permainan Tradisional Berbasis Pendidikan Karakter Bagi Tutor Pendidikan Kesetaraan PKBM
29 Jul 2023 • Humas UPI
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Pendidikan Masyarakat, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan pelatihan permainan tradisional berbasis pendidikan karakter bagi tutor Pendidikan kesetaraan PKBM di Bandung (29/7/2023).
Pelatihan ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 29 Juli 2023 berlokasi di tempat rekreasi Amazing Art World yang berlokasi di Jalan Setiabudi, Kota Bandung. Adapun narasumber pada kegiatan pelatihan ini yaitu Hasanudin, M.Pd yang merupakan instruktur pelatihan dan Bagja M. Ikhsan yang merupakan instruktur budaya dan permainan tradisional.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Pendidikan Masyarakat, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia ini dipimpin Dr. Nike Kamarubiani, M.Pd sebagai Ketua, serta Dr. Cucu Sukmana, M.Pd, Dr. Jajat S. Ardiwinata, M.Pd, dan Dr. Iip Saripah, M.Pd sebagai anggota.
Pelatihan ini bertujuan agar para tutor pendidikan kesetaraan PKBM lebih kompeten dan mandiri dalam melakukan permainan tradisional berbasis karakter. Pendidikan karakter membutuhkan tutor yang berkepribadian baik sehingga mampu memberi teladan dan membentuk profil Pancasila bagi peserta didik. Dalam perkataan dan tindakannya anak dapat mencontoh dan memberi penguatan kepada anak untuk berperilaku baik dan benar. Peserta didik PKBM sangat membutuhkan tutor yang memiliki relasi hangat dan bersahabat serta mampu memberi teladan perilaku dalam pengajaran dan cara hidup seorang tutor. Intinya adalah melalui pengajaran dan perilaku hidup tutor, peserta didik dapat belajar berkarakter secara baik dan benar.
Materi yang dibawakan pada kegiatan pelatihan ini diperkaya dengan materi tentang pemantapan komptensi pribadi. Melalui materi ini, para peserta mengetahui sifat-sifat apa yang harus dimiliki oleh seorang tutor, pengantar pribadi dan proyek melalui materi ini peserta dilatih untuk mengenali dan memilih proyek dan permainan dalam pembelajaran mereka sendiri, perumusan rencana pembelajaran melalui materi ini peserta harus mampu memilih proyek pembelajaran yang diyakini akan berhasil, mampu melakukan penelitian dan mengembangkannya dalam sebuah rencana pembelajaran yang mencakup aspek model pembelajaran, pendekatan, strategi, metode dan teknik, serta taktik dalam pembelajaran dan presentasi rencana permainan tradisional berbasis karakter.
Melihat antusisme dari para peserta, tim PkM program studi Pendidikan Masyarakat UPI berharap para peserta pelatihan yang merupakan tutor pendidikan kesetaraan PKBM di Kota Bandung memiliki bekal dan mampu mengembangkan kemampuannya dalam mengimplementasikan pendidikan karakter terhadap peserta didik dalam proses pembelajaran (Kontributor Humas UPI/Prodi Pendidikan Masyarakat)
Capai Target Standar Emas Kurva Kompetitif Ditjen Diktiristek, Capaian Indikator Kinerja Utama UPI dan Pendanaan LPDP untuk UPI Meningkat Signifikan 100%
27 Jul 2023 • Humas UPI
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi telah menetapkan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Implementasi kebijakan tersebut dituangkan dalam Permendikbud 03 tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3/M/2021 tentang Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi Negeri (IKU-PTN).
Berdasarkan capaian IKU PTN, Ditjen Diktiristek melakukan penghitungan poin dan skor terhadap masing-masing PTN. Sistem penghitungan poin pencapaian target IKU dilakukan untuk menghargai pencapaian target standar emas dan peningkatan kinerja dari tahun sebelumnya. Target pencapaian standar emas ini merupakan target untuk setiap IKU yang ditetapkan sebagai tolak ukur keunggulan perguruan tinggi. Ditjen Diktiristek menetapkan pencapaian kinerja PTN diukur menggunakan kurva dengan system liga yaitu Liga PTN Badan hukum, Liga PTN BLU, dan Liga PTN Satker. Masing-masing liga dinilai menggunakan kurva kompetitif. Pada capaian IKU level botton dengan nilai 20%, serta capaian IKU level middle dengan Nilai 70%.
Berdasarkan data sistem informasi pencapaian IKU Kemdikbudristek, Universitas Pendidikan Indonesia meraih peningkatan capaian IKU secara signifikan pada Tahun 2022. Pada tahun sebelumnya Universitas Pendidikan Indonesia berada pada level botton dengan capaian nilai 20%. Sedangkan pada Tahun 2022 mengalami peningkatan signifikan dan berada pada level middle dengan nilai capaian nilai 70%. Pada data sistem informasi IKU Kemdikbudristek tersebut tercatat capaian IKU UPI mencapai 70,3% dan berhasil memenuhi target standar emas dan atau memiliki keunggulan berdasarkan kurva kompetitif Ditjen Diktiristek.
Sebagai tindaklanjut impelementasi pencapaian IKU, Ditjen Diktiristek menyiapkan insentif IKU bagi Perguruan Tinggi Negeri yang memenuhi standar emas dan menjadi PTN terbaik sesuai dengan klasifikasinya serta memberikan tambahan bantuan pendanaan PTN Badan Hukum (BPPTNBH) untuk setiap kelas. Saat ini tercatat pendanaan LPDP untuk Universitas Pendidikan Indonesia mengalami peningkatan 100%. Peningkatan pendanaan tersebut berdasarkan peningkatan capaian IKU Universitas Pendidikan Indonesia yang sangat signifikan.
Menurut Prof. Dr. Amir Machmud, M.Si selaku koordinator IKU 4 menjelaskan bahwa jika kita bandingkan pencapaian IKU antara Tahun 2021 dengan Tahun 2022 ini, capaian IKU UPI mengalami peningkatan secara signifikan 100%. Sebelumya UPI masuk kepada kelompok bottom, sekarang berubah meningkat masuk kedalam kelompok middle dengan skor 70.3%. Artinya bahwa dari capaian 8 IKU yang ada, terdapat capina 6 IKU sudah melewati gold standar atau standar emas serta sisanya 2 IKU juga mengalami peningkatan signifikan.
Lebih lanjut menjelaskan bahwa sebagai evaluasi atas capaian kinerja IKU UPI ini, kita berupaya mempertahankan capaian 6 IKU dan meningkatkan capaian 2 IKU lainya. Kita berusaha terus menerus mengembangkan berbagai strategi agar dapat meningkatkan capaian untuk IKU 1 Lulusan Mendapat Pekerjaan yang Layak serta IKU 2 Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus. Berbagai tantangan yang dihadapi Universitas Pendidikan Indonesia dalam pencapaian IKU tersebut pada sisi administrasi dan pengakuan capaian IKU terutama mahasiswa berkegiatan diluar kampus yang harus memenuhi panduan dan ketentuan sistem Ditjen Diktiristek.
Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. M. Solehuddin., M.Pd., MA menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Ketua, Sekretaris dan Anggota Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, Dewan Guru Besar, Para Wakil Rektor, Sekretaris Universitas, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas, Direktur dan Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana, Direktur dan Wakil Direktur UPI Kampus Daerah, Pimpinan Lembaga Direktorat, Badan, Kantor, UPT, Satuan Kerja, Ketua Program Studi, Dosen, Tenaga Kependidikan, Tim Operator MBKM dan PDDIKTI, Tim BPP, Tim Pengembang Jurnal, PIU AKSI ADB serta para mahasiswa dilingkungan Universitas Pendidikan Indonesia atas kerja kerasnya telah membantu meningkatkan capaian IKU Universitas Pendidikan Indonesia ini.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A menyampaikan terima kasih serta apresiasi yang tinggi atas kerja keras dan dukungan penuh para tim task force pencapaian IKU UPI yaitu Dr. Yusi Riksa Yustiana, M.Pd selaku Koordinator IKU 1 Lulusan Mendapat Pekerjaan yang Layak. Dr. rer. nat. Asep Supriatna, M.Si selaku koordinator IKU 2 Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus. Dr. Liris Raspatiningrum, M.Pd selaku koordinator IKU 3 Dosen Berkegiatan di Luar Kampus. Prof. Dr. Amir Machmud, M.Si selaku koordinator IKU 4 Praktisi Mengajar di Dalam Kampus.
Selanjutnya terima kasih juga disampaikan kepada Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum selaku koordinator IKU 5 Hasil Kerja Dosen Digunakan Oleh Masyarakat Atau Mendapat Rekognisi Internasional. Prof. Dr. Uyu Wahyudin, M.Pd dan Prof. Ahmad Bukhori Muslim, M.Ed., Ph.D selaku Koordinator IKU 6 Program Studi Bekerjasama dengan Mitra Kelas Dunia, Dr. Ahmad Yani, M.Si selaku koordinator IKU 7 Kelas yang Kolaboratif dan Partisipatif serta Prof. Dr. Ratnaningsih Eko Sardjono, M.Si selaku koordinator IKU 8 Program Studi Berstandar Internasional.
Merujuk Pedoman IKU yang dipublikasikan Ditjen Diktiristek, tujuan ditetapkannya Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi Negeri oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi agar tercapainya kemajuan yang pesat rencana strategis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta dalam rangka mengakselerasi transformasi pendidikan tinggi sehingga menjadi katalisator transformasi ekonomi yang memenangkan pertarungan global di era digital serta menjadikan Indonesia Indonesia Jaya (Yana Setiawan)
Tim Mahasiswa Prodi Teknik Komputer UPI Cibiru Raih Juara 1 Nasional dalam Kompetisi Internet of Things 2023
27 Jul 2023 • Humas UPI
Tim Mahasiswa Prodi Teknik Komputer UPI Cibiru Raih Juara 1 Nasional dalam Kompetisi Internet of Things 2023
Surabaya, 27 Juli 2023 – Tim Mahasiswa Program Studi Teknik Komputer dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Cibiru menorehkan prestasi gemilang setelah berhasil meraih Juara 1 Nasional dalam ajang kompetisi Internet of Things (IoT) 2023. Lomba yang digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Telkom Surabaya berlangsung secara langsung di kampus Institut Teknologi Telkom Surabaya pada tanggal 26 s.d. 27 Juli 2023.
Kegiatan IoT Competition 2023 ini merupakan salah satu inisiatif dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Telkom Surabaya (ITTS). Internet Of Things Competition mengajak mahasiswa dan siswa tingkat SMA/ SMK/ Sederajat untuk berpikir kritis dan kreatif dalam bidang teknologi dan konektivitas digital bersama LPPM ITTS. Lomba ini bertujuan untuk mendorong generasi muda Indonesia untuk berinovasi dan menghadirkan solusi teknologi yang berkontribusi pada perkembangan masyarakat dan lingkungan. Peserta diharapkan dapat mengusung proyek-proyek yang kreatif dan berpotensi memberikan dampak positif bagi masyarakat dan industri di masa depan.
Tema yang diangkat pada kompetisi ini adalah “Technology for Future Opportunities” dengan subtema yang mencakup berbagai sektor, antara lain: (1) Smart Maritim, (2) Smart Transportation (3) Smart Logistic, (4) Smart Plantation, dan (5) Smart City.
Pada kegiatan itu, Tim Mahasiswa Prodi Teknik Komputer UPI Cibiru berhasil mencatatkan namanya sebagai Juara I dengan proyek inovatif mereka. Dengan prestasi ini, tim UPI Cibiru telah membuktikan keunggulan dan kemampuan mereka dalam bersaing di tingkat nasional. Dalam kompetisi yang ketat, tim UPI Cibiru berhasil menarik perhatian dewan juri, serta membuktikan bahwa inovasi teknologi yang dibangun oleh mereka berpeluang menciptakan konstibusi positif dan memberikan solusi bagi tantangan masa kini dan masa depan.
Prof. Dr. H. Asep Herry Hernawan, M.Pd., Direktur Kampus UPI Cibiru, menyampaikan ungkapan kebahagiaan atas keberhasilan tim mahasiswa tersebut, “Alhamdulillah Tim Mahasiswa Prodi Teknik Komputer UPI Cibiru menjadi Juara 1 Nasional, ini menjadi kado terindah di akhir masa jabatan.” Beliau juga menambahkan, “Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi tim mahasiswa dan pembimbing meraka. Semoga prestasi ini dapat memotivasi para mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama baik universitas.”
Prestasi gemilang ini semakin mengukuhkan reputasi UPI Cibiru yang memiliki prodi Teknik Komputer yang unggul dan mampu berkompetisi di tingkat nasional. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat melalui teknologi.
Selamat dan sukses selalu untuk Tim Mahasiswa Prodi Teknik Komputer UPI Cibiru! Semoga kemenangan ini membawa berkah dan kebanggaan bagi almamater dan seluruh civitas akademika UPI. (Jatmika/Foto: Dokumentasi Tim UPI Cibiru)
UPI Terima Berita Acara Visitasi dari Asesor Kolaborasi Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PTKES) untuk Pendirian Program Studi Dokter Pada Fakultas Kedokteran
27 Jul 2023 • Humas UPI
Wakil Rektor Bidang Inovasi, Kebudayaan dan Sistem InformasiUniversitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. H. Agus Rahayu, M.P didampingi dr. Hamidie Ronald D Ray, M.Pd., Ph.D menerima berita acara visitasi serta menutup secara resmi rangkaianvisitasi pendirian Program Studi Dokter pada Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (26/7/2023). Kegiatan visitasi diselenggarakan selama dua hari kerja yaitu pada Hari Selasa, 25 Juli 2023 serta Hari Rabu, 26 Juli 2023 di Gedung Auditorium Fakultas Kedokteran UPI lantai 1, 2 dan 3 serta visitasi lapangan di sejumlah Rumah Sakit, Poliklinik serta Puskesmas yang telah memiliki komitmen menjadi mitra Program Studi Dokter pada Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia.
Prof. Dr. H. Agus Rahayu, M.P menjelaskan bahwa pimpinan Universitas Pendidikan Indonesia senantiasa komitmen dalam mendukung pendirian Program Studi Dokter yang sudah dilakukan sejak lama. Komitmen tersebut ditunjukan dengan sejumlah kebijakan universitas pada berbagai bidang seperti dukungan anggaran, sumber daya manusia, fasilitas, sarana dan prasarana dan bidang lainya dalam rangka menindaklanjuti berbagai rekomendasi dalam setiap tahapan proses pendirian dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PTKES), Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI), serta Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia (ARSPI). Lebih lanjut mengungkapkan bahwa dengan berdirinya Program Studi Dokter pada Fakultas Kedokteran ini, kami meyakini memiliki keunikan, keunggulan dan daya saing serta keberadaanya akan berdampak nyata bagi pemerintah, organisasi profesi serta masyarakat Indonesia secara luas.
Hal yang sama juga disampaikan Prof. Dr. R. Boyke Mulyana, M.Pd selaku Dekan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) sekaligus tim pengusul menjelaskan pendirian Fakultas Kedokteran ini secara bertahap sudah dimulai sejak lama. Menurutnya, semua tim pengusul memiliki semangat dalam berbagai proses dan tahapan pengusulan dan pendirian. Keberadaan sport medicine dansport science di UPI ikut serta memberikan dukungan keunggulan bagi Program Studi Pendidikan Dokter dimasa depan. Melalui visitasi para asesor kolaborasi ini, kami berharap mendapatkan arahan dalam rangka mendapatkan akreditasi minimal bagi program studi serta perbaikan terus menerus dalam tata kelola manajemen yang baik dan berkualitas.
Kegiatan visitasi dipimpin oleh asesor 2 dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PTKES) Prof. Dr. dr. Suharyo Hadisaputro, Sp.PD-KPTI serta asesor kolaborasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PTKES), Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) serta Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia (ARSPI).Kegiatan visitasi diawali dengan presentasi, wawancara dan tanya jawab tim asesor kolaborasi dengan dr. Hamidie Ronald D Ray, M.Pd., Ph.D dan dr. Pipit Pitriani, M.Kes., Ph.D serta tim pengusul tentang Rencana Penyelenggaraan Program Studi Dokter di PT Pengusul untuk Pemenuhan Kriteria Pembukaan Program Studi/Akreditasi Minimal.
dr. Hamidie Ronald D Ray, M.Pd., Ph.D selaku ketua tim pengusul menjelaskan latar belakang pendirian Program Studi Dokter terkait dengan Indonesia mengalami masalah kesehatan triple burden of diseases ditandai dengan adanya prevalensi penyakit tidak menular secara cepat, angka penyakit menular klasik yang masih relatif tinggi, munculnya fenomena ragam penyakit infeksi baru yang berevolusi dari penyakit lama, kebutuhan pemenuhan tenaga dokter di Indonesia serta keunggulan UPI dalam meraih berbagai capaian prestasi olahraga Indonesia yang perlu didukung oleh kajian akademik dan ilmiah untuk mencapai prestasi maksimal bangsa.
Lebih lanjut menjelaskan bahwa saat ini pendirian Program Studi Dokter telah mendapatkan rekomendasi dari sejumlah lemabaga yaitu dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Asosiasi Instituti Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Barat, Gubernur Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta.
Program Studi Dokter pada Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia didukung oleh sumber daya manusia yang sudah dipersiapkan yaitu 33 tenaga pendidik dokter pada bidang ilmu kedokteran dasar, public health, bioetik/medicolegal, pendidikan kedokteran, dokter spesialis, serta dokter spesialis kedokteran olahraga yang sesuai standar minimal pembukaan program studi kedokteran. Selain itu juga didukung oleh 17 orang tenaga kependidikan dan laboran sebagai pendukung kegiatan belajar mengajar di program studi kedokteran.
Sejumlah fasilitas sarana dan prasarana yang sudah disiapkan yaitu Gedung 3 Lantai yang sudah di rancang melalui konsultasi denggan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran sebagai pembina untuk proses belajar mengajar mahasiswa kedokteran, yang terdiri dari ruang kuliah, ruang tutorial, ruang dosen, perpustakaan, ruang komputer, 13 ruang laboratorium yang sesuai standar pendirian program studi kedokteran. Fasilitas laboratorium dan peralatan yang ada di Gedung Fakultas kedokteran tersebut terdiri dari Laboratorium Anatomi dan peralatan nya seperti meja cadaver, preparate basah, Laboratorium Fisiologi, termasuk alat metabolic equipment, spirometer, Laboratorium Parasitologi, Laboratorium Biokimia, Laboratorium Parasitologi, Laboratorium Patologi klinik, Laboratorium Farmakologi, Laboratorium Histologi, Laboratorium Patologi Aanatomi, Laboratorium biologi molekuler serta Laboratorium Sport Medicine.
Selain laboratorium, juga teradapat fasilitas lainya yang sudah disiapakan antara lain 10 Ruang skill lab, 5 ruang tutorial, ruang komputer dengan kapasitas 70 komputer, ruang server serta ruang laboran. Untuk kelancaran dan peningkatan kinerja para pimpinan, tenaga dosen dan tenaga kependidikan di fakultas kedokteran maka ruangan dan mebelair yang sudah disiapkan oleh UPI yaitu ruang kubikal dosen, ruangan dekan, ruang wakil dekan 1, 2 dan 3, ruangan ketua program studi, ruang ketua program studi profesi, ruangan kepala tata usaha, ruangan administrasi, ruangan medical education unit, ruangan rapat pimpinan serta ruang rapat fakultas.
dr. Pipit Pitriani, M.Kes., Ph.D selaku tim pengusul menjelaskan tentang profil lulusan sebagai praktisi/klinisi, pendidik/peneliti serta agen perubahan. Juga menjelaskan tentang kurikulum serta capaian pembelajaran lulusan Program Studi Kedokteran Program Sarjana mengacu pada SN Dikti setara level 6 KKNI sedangkan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter setara dengan KKNI level 7 yang disesuaikan dengan profil lulusan program studi juga Standar Kompetensi Dokter Indonesia tahun 2012 dengan keunggulan pada pencegahan penyakit degeneratif melalui aktifitas fisik.
Kegiatan dilanjutkan dengan verifikasi pertama para asesor LAMPTKES, AIPKI, KKI dan ARSPI untuk kesiapan UPPS dalam pengelolaan Prodi dan Implementasi Kurikulum termasuk dokumen pendukung terkait. Selanjutnya verifikasi kedua terkait kecukupan SDM (calon dosen biomedik, dosen klinik, dan pendidik klinik pada wahana pendidikan dan dokumen pendukung terkait). Verifikasiketiga, asesor KKI dan ARSPI melakukan visitasi kunjungan ke calon RS Pendidikan dan Puskesmas dilanjutkan wawancara dengan Direksi RS, dan Komkordik serta calon dosen pembimbing klinik yang dihadiri Direksi RS, Kepala Departemen, Komkordik dan Calon Dosen Pembimbing Klinik.
Verifikasi keempat, asesor LAMPTKES dan AIPKI melakukan visitasikunjungan serta dilanjutkan wawancaran ke 10 laboratorium dasar, laboratorium skills dan CBT checking dokumen kurikulum, buku-buku blok, panduan praktikum, panduan skripsi, contoh-contoh soal ujian serta ruang calon dosen dan tenaga kependidikan yang dihadiri oleh tim kurikulum, tim asesmen calon dosen dan tenaga kependidikan. Kegiatan terakhir verifikasi dan visitasi ditutup dengandiskusi internal, penyusunan berita acara serta penilaian skor asesmen lapangan oleh tim kolaborasi, pembacaan hasil dan serah terima berita acara asesmen lapangan oleh tim kolaborasi dan dihadiri oleh pimpinan UPI serta tim pengusul (Yana Setiawan/Humas UPI)
Asesor Kolaborasi Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PTKES), Apresiasi Pendirian Program Studi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia
26 Jul 2023 • Humas UPI
Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. M. Solehuddin., M.Pd., MA menyambut secara resmi para asesor timkolaborasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PTKES), Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI), serta Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia (ARSPI) pada kegiatan visitasi Pendirian Program Studi Dokter pada Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (26/7/2023).
Visitasi pendirian Program Studi Dokter pada Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia diselenggarakan selama dua hari kerja yaitu pada Hari Selasa, 25 Juli 2023 serta Hari Rabu, 26 Juli 2023 di Gedung Auditorium Fakultas Kedokteran UPI lantai 1, 2 dan 3. Kegiatan pembukaan visitasi dihadiri oleh Rektor UPI, Sekretaris Universitas, Dekan dan para Wakil Dekan pada Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK), Satuan Pengendalian Mutu (SPM), Direktur Direktorat Keuangan, Direktur Direktorat Pendidikan, Direktur Direktorat Kemahasiswaan, Direktur Direktorat Sistem Teknologi dan Informasi (STI), Kepala Biro Sarana dan Prasarana, Kepala Biro Sumber Daya Manusia serta Kepala Perpustakaan. Kegiatan visitasi juga secara lengkap dihadiri tim pengusul serta para dosen dan tenaga kependidikan pada Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia.
Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., MA menjelaskan bahwa pendirian Program Studi Dokter pada Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia dari tahap awal pendirian sampai pada pelaksanaan visitasi saat ini dibawah bimbingan dan kerjasama Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Lebih lanjut menjelaskan bahwa secara kelembagaan Universitas Pendidikan Indonesia berupaya secara maksimal dan bekerja keras dalam pendirian Program Studi Dokter pada Fakultas Kedokteran ini. ‘’Kita tidak setengah – setengah, kita berupaya dengan luar biasa,’’ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Program Studi Dokter pada Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia diharapkan melengkapi Fakultas Kedokteran yang sudah ada di Indonesia dengan memiliki berbagai keunggulan. Melalui identitas pendidikan, kekhasan dan keunggulan yang dimiliki yang dikembangkan semoga bisa memenuhi kebutuhan tenaga dokter, melayani masyarakat serta mewarnai dalam kiprah Fakultas Kedokteran di Indonesia.
Pimpinan Rumah Sakit Bhayangkara TK. II Sartika Asih Bandung menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaannya menjadikan rumah sakti kami sebagai rumah sakit utama bagi Program Studi Dokter pada Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia. Menurutnya program ini selaras dengan misi rumah sakit pendidikan kami dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan, meningkatkan mutu pendidikan dan penelitian di Rumah Sakit. ‘’Ini akan menjadikan motivasi bagi kami untuk meningkatkan layanan dan menjadi rujukan utama rumah sakit’’ ujarnya. Lebih lanjut menjelaskan bahwa Rumah Sakit Bayangkara Sartika Asih telah menjalin kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranata, serta Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (Unisba). Kedepan kami akan terus nengembangkan berbagai fasilitas kedokteran yang dibutuhkan.
Visitasi serta verifikasi pendirian Program Studi Dokter dilakukan oleh para asesor kolaborasi yaitu Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PTKES) dr. Insan Sosiawan A. Tunru, Ph. D. Asesor 1 Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PTKES) dr. Widya Wasityastuti, M.Sc., M.Med.Ed., Ph. D dari Universitas Gajah Mada (UGM). Asesor 2 Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PTKES) Prof. Dr. dr. Suharyo Hadisaputro, Sp.PD-KPTI dari Universitas Dipenogoro (UNDIP). Asesor Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) dr. Mariatul Fadilah, MARS, Ph. D. Asesor Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) Dr. dr. Maftuchah Rochmanti, M. Kes dari Universitas Airlangg serta Asesor Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia (ARSPI) Dr. Arie Utariani.,dr., SpAn., KAP (UA).
Kegiatan visitasi dipimpin oleh asesor 2 dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PTKES) Prof. Dr. dr. Suharyo Hadisaputro, Sp.PD-KPTI dengan mendalami dokumen, melakukan wawancara, klarifikasi serta visitasi lapangan terhadap masing-masing indikator sesuai panduan dan standar akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PTKES), Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) serta Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia (ARSPI). Prof. Dr. dr. Suharyo Hadisaputro, Sp.PD-KPTI menyampaikan apresiasi atas motivasi, semangat, keseriusan serta rekomendasi tindak lanjut dalam setiap proses dan tahapan pendirian oleh para pimpinan UPI, tim pengusul serta seluruh mitra kerjasama yang terlibat dalam pendirian program studi dokter pada Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (Yana Setiawan/Humas UPI)