English
Indonesia

Misteri Angsa Kampus

18 May 2023 • Humas UPI

Ini tentang angsa universitas. Seorang rekan yang bertandang ke kampus UPI pekan lalu bertutur, Kemana tuh Angsa putih penghuni kolam kampus Bumi Siliwangi? Sekarang sudah tak ada lagi, katanya. Pertanyaan ringan sahabat tadi, seolah mengingatkan kita bahwa beberapa waktu lalu, angsa di kolam gedung Bumi Siliwangi pernah menjadi ikon. Angsa putih Bumi Siliwangi pernah menjadi salah satu warga kampus yang unik, dan membanggakan. Angsa menjadi ikon kampus UPI.

Sering kali, angsa putih yang berseliweran di pinggir kolam, menjadi pihak pertama yang menyapa tamu universitas yang akan bertandang ke Bumi Siliwangi. Dengan suaranya yang khas berseru “Kreeing, kreeing, kreeing,” seolah ia berucap selamat datang. Malahan, bagi mahasiswa/i yang sering duduk santai atau sambil baca buku di bangku pinggir kolam, kehadiran suara angsa menjadi hiburan tersendiri yang unik alami. Kini sekumpulan angsa putih tersebut telah tiada.

Ikon universitas
Di beberapa universitas besar di luar negeri, sering Angsa atau Geese menjadi ikon universitas. Rambu rambu penyebrangan angsa atau “Geese Cross” banyak dipasang di berbagai tempat pinggir jalan kampus. Banyak juga universitas luar negeri yang memasang tagline Angsa atau Geese sebagai ikon universitas.

Salah satunya perguruan tinggi di kota Daejeon di Korea Selatan, yaitu KAIST (Korean Advanced Institute of Science and Technology) telah menjadikan angsa sebagai warga terhormat. Angsa sebagai ikon universitas. Pihak pengelola kampus juga memasang lintasan penyeberangan untuk angsa. Lengkap dengan cross traffic sign, yang dipasang di jalan kampus.

Di Nottingham University Canada, kehadiran Angsa menjadi isu akademik, selain sebagai bahan kajian prilaku binatang (animal behavior) juga pihak universitas menyiapkan berbagai fasilitas agar angsa kampus bisa nyaman hidup di habitatnya. Pengelola kampus menyediakan kolam, lokasi tempat berjemur, rumpun tanaman, sampai pada tempat penyeberangan (geese cross) dan lorong perlintasan (geese tunnel).

Di University of Waterloo Canada, sekumpulan angsa liar sekitar kampus selain sebagai teman canda para mahasiswa, ternyata angsa bisa mengganggu para pejalan kaki. Angsa juga suka mematuk ketika ia merasa terganggu. Orang Sunda menyebutnya dilodok soang.

Itulah sekilas tentang angsa di kampus. Banyak universitas yang menjadikan angsa sebagai ikon. Termasuk di kampus Bumi Siliwangi, angsa bisa menjadi sumber inspirasi dan pelengkap kehidupan kampus.

Saya tutup dengan pantun.
Jalan tertatih pasangan angsa, berjalan di tepi kolam Bumi Siliwangi.
Mari raih kejayaan bangsa, kampus UPI untuk kemaslahatan negeri (Dinn Wayhudin)

PENGUMUMAN PENDAFTARAN DAFTAR PENYEDIA TERPILIH (DPT) UNTUK PEKERJAAN PEMBANGUNAN GEDUNG PERKULIAHAN UPI KAMPUS CIBIRU

17 May 2023 • Humas UPI

Diberitahunan dengan hormat kepada seluruh penyedia bahwa Universitas Pendidikan Indonesia  akan mengadakan pelelangan untuk pengawasan dan pelaksanaan pekerjaan Pembangunan Gedung Perkuliahan UPI Kampus Cibiru untuk Tahun Anggaran 2023, untuk pendaftaran DPT paling lambat tanggal 23 Mei 2023 melalui UKPBJ UPI di gedung Isola Resort lantai 2, jalan dr setiabudhi no 229 Bandung. UKPBJ

Program Studi Pendidikan Akuntansi FPEB UPI Menyelenggarakan Focus Group Discussion Evaluasi Kurikulum Tahun 2023 

16 May 2023 • Humas UPI

Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Kurikulum  Tahun 2023 (15/5/2023). Kegiatan diikuti oleh para dosen program studi Pendidikan Akuntansi, lulusan atau alumni yang sudah bekerja sebagai tenaga pendidik guru, tenaga pendidik dosen, pengusaha, mitra pengguna lulusan, mitra industri serta Asosisasi atau aliansi profesi. FGD dipandu oleh Drs. H. Ajang Mulyadi, MM yang merupakan dosen Program Studi Pendidikan Akuntansi FPEB UPI. 

Focus Group Discussion Evaluasi Kurikulum Tahun 2023 menghadirkan narasumber yaitu Prof. Dr. Dinn Wahyudin, M.A yang merupakan guru besar Universitas Pendidikan Indonesia pada bidang kurikulum dengan membahas materi tentang prinsip pembembangan kurikulum pada program Studi. Narasumber berikutnya dari perwakilan aliansi profesi yaitu Prof. Dr. H. Nugraha, SE. Ak. M.Si, CA, CPA., CFP yang merupakan guru besar Universitas Pendidikan Indonesia sekaligus Ketua Aliansi Profesi Pendidik Akuntansi Indonesia (Aprodiksi) yang membahas tentang tantangan pengembangan kurikulum pada Program Studi Pendidikan Akuntansi di Indonesia. 

Pada kegiatan FGD evaluasi kurikulum ini, Ketua Program Studi Pendidikan Akuntansi FPEB UPI Dr. Heni Mulyani, M.Pd menjelaskan bahwa penyelenggaraan evaluasi kurikulum Tahun 2023 ini merujuk pada ketentuan pemerintah tentang standar penjaminan mutu di perguruan tinggi serta merupakan implementasi penjaminan mutu yang diselenggarakan program studi. Kegiatan ini juga diselenggarakan dalam rangka mengembangkan kurikulum baru dalam rangka merespon perkembangan dan perubahan lingkungan internal dan ekternal dengan melibatkan lulusan atau alumni, mitra pengguna lulusan, mitra industri serta Asosisasi atau aliansi profesi. 

Ari Rachman dan Anisa Meilani selaku peserta FGD yang mewakili dari lulusan atau alumni yang merasakan dunia kerja memberikan masukan terhadap pengembangan kurikulum program studi Pendidikan akuntansi kedepan bisa meningkatkan pada kemampuan penguasaan keterampilan pada bidang komputerisasi akuntansi. Hadir juga mitra pengguna lulusan dari Lembaga Pendidikan sekolah dari SMKN 1 Bandung serta Kepala Sekolah SMKN 9 Bandung Yani Heryani, M.M.Pd. Menurutnya selama ini lulusan dari Program Studi Pendidikan Akuntansi sangat bagus dalam karakter serta mampu beradaptasi dengan cepat didalam dunia kerja dilapangan. Yani Heryani, M.M.Pd mengharapkan dalam pengembangan kurikulum kedepan, perlu membekali lulusan Program Studi Pendidikan Akuntansi untuk banyak terlibat dalam praktik-praktik kerja serta meningkatkan keikutsertaanya didalam berbagai kegiatan pelatihan yang mendukung penguasaaan dan kemampuan bidang akuntansi dan keuangan. 

Pada kegiatan FGD ini, mitra pengguna lulusan dari pimpinan dan jajaran dari perusahaan Kantor Akuntan Publik (KAP) serta kantor konsultan pajak Spectra. Menurutnya  merasa senang melibatkan alumni dari Program Studi Pendidikan Akuntansi yang bekerja pada perusahaan mereka. Menurutnya lulusan dari program studi Pendidikan Akuntansi memiliki karakter yang baik didalam lingkungan bekerja, memiliki kemampuan yang dapat mendukung dalam peningkatan kinerja perusahaan. Kedepan, dalam pengembangan kurikulum pada prodi perlu ditingkatkan dalam pengembangan soft skill penguasaan aplikasi komputer serta komunikasi bisnis dalam menunjang pekerjaan diperusahaan (Kontributor Humas UPI)

Banjir Selamat dan Dukungan: Dua Mahasiswa UPI Peraih Juara I Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat LLDIKTI Wilayah IV

16 May 2023 • Humas UPI

Dua Mahasiswa UPI berhasil Meraih Juara I Pemilihan Mahasiswa Berprestasi  Tingkat LLDIKTI Wilayah IV yaitu Nabila Sekar Putri Mahasiswi program studi Pendidikan Teknologi Argoindustri FPTK UPI pada jenjang Sarjana dan Natasya mahasiswi program studi D3 Keperawatan jenjang Diploma pada tahun 2023. PILMAPRES ini memiliki tujuan utama yaitu gagasan kreatif/ produk inovatif untuk mempercepat pencapaian SDGs 2030 yang diselenggarakan di Universitas Komputer Indonesia Bandung.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Dr. H. Suwatno, M.Si., memberikan ucapan selamat kepada Nabila Sekar Putri dan Natasya yang telah meraih juara 1 pemilihan mahasiswa berprestasi LLDIKTI wilayah IV jenjang sarjana dan diploma. Beliau mengungkapkan bahwa “ semoga dengan prestasi ini dapat dipertahankan dan dapat menyiapkan diri untuk bisa berprestasi di tingkat nasional,  Adapun upaya yang di lakukan Universitas dalam menciptakan mahasiswa berprestasi ini yang pada akhirnya bisa mewakili UPI ditingkat nasional dengan mempersiapkan penanggung jawab kegiatan atau Person in Charge (PIC) dalam pemilihan mahasiswa berprestasi.

“Langkah ke depannya dalam mencetak mahasiswa berprestasi selanjutnya UPI berkomitmen dalam memilih mahasiswa berprestasi yang direncanakan sejak awal masuk menjadi mahasiswa pada semester 1 sehingga dapat terencana sejak awal dalam mempersiapkan segala macam karyanya” Sambung Suwatno.

Adapun Dr. Ana, M.Pd. selaku Person in Charge (PIC) UPI, serta wakil dekan III bidang kemahasiswaan FPTK menjelaskan bahwa “ upaya yang telah dilakukan UPI dalam PILMAPRES ini dengan mengadakan pembinaan mahasiswa berprestasi berdasarkan tingkat prodi, fakultas, maupun universitas, berdasarkan seleksi tersebut mahasiswa berprestasi ini dapat dikatakan sebagai mahasiswa yang layak dan mumpuni sebagai mahasiswa berprestasi ditingkat nasional”.

“Selamat kepada Nabila dan Natasya atas kepilihnya menjadi mahasiswa berprestasi LLDIKTI tingkat wilayah IV hingga selanjutnya akan mengikuti seleksi pada tahap nasional,  harapannya mudah-mudahan dapat kembali menjuarai ditingkat nasional. dukungan penuh dan apresiasi dari rektor, wakil rektor dan segenap civitas akademika UPI serta apresiasi kepada Nabila dan Natasya kami juga memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan untuk menjadi mahasiswa berprestasi baik pada tingkat prodi, fakultas, universitas berlanjut sampai pada tahap LLDIKTI bahkan sampai pada tahap nasional.” Sambung Ana.

Adapun Wakil Dekan 3 Kemahasiswaan FPOK, Mustika Fitri, M.Pd., Ph.D mengucapkan selamat kepada Natasya yang berhasil meraih juara 1 jenjang diploma. “Upaya kami kepada Natasya agar menjadi juara I telah dilakukan satu tahun yang lalu agar Natasya diikutsertakan dalam berbagai kegiatan baik tingkat nasional maupun internasional untuk mendapatkan bukti-bukti sertifikat yang  menunjukkan kualitas dari Natasya yang diperlukan sebagai capaian unggulan  Selain itu alasan kami memilih Natasya karena beliau memiliki kemampuan bahasa Inggris yang sangat luar biasa dan aktif dalam kegiatan nasional dan internasional, baik akademik maupun non akademik”. ungkap Mustika. (Kontributor Humas UPI/Lies Diana Luthfiah)

VCDLN MERAMBAH SANCANG UNIVERSITY

16 May 2023 • Humas UPI

Sebuah inovasi yang terus dikembangkan oleh periset VCDLN Profesor Deni Darmawan dan Tim-nya sejak tahun 2020 hingga saat ini telah merambah ke pelosok tanah Air. Salah satu pelosok yang berpotensi berkembang di masa depan adalah wilayah Jabar Selatan, yaitu sepanjang pesisir panjati Banten Selatan, Sukabumi Selatan, Cianjur Selatan, Garut Selatan, Tasikmalayan Selatan, Pangandaran hingga Banjar. Wilayah selatan ini pada 5 -10 tahun ke depan akan menjadi wilayah “Jalur Intan Berlian”, dengan potensi alam, sumber serta kualitas SDM yang dimiliki oleh masing-masing akan menjadi “Driving force” bagi kemajuan Provinsi Jawa Barat dan umumnya Nusantara hingga mendunia. Kenapa tidak, saat ini seorang periset yang terus menggelolarakan semangat ide inovatifnya yaitu professor Deni Darmawan terus melakukan mapping dan networking-nya kepada para tokoh dan cendekia dari wilayah-wilayah Jabar selatan tersebut. Hingga di pertengahan tahun 2023 ini, dengan melalui program riset dan pengabdian VCDLN-nya telah menyentuh sebuah wilayah yang sangat potensial menjadi “Center of Develop Education Services” bagi pembangunan Pendidikan di Garut Selatan locus-nya yaitu di Wilayah Sancang dan sekitarnya.

Wilayah sancang ini merupakan wilayah yang kaya akan peninggalan sejarah dan situs dan petilasan dan kekayaan hutan ropis yang luar biasa. Sancang sendiri identik dengan kekuatan dan kebesan dari seorang Raja di tataran Pasundan yang tidak asing bagi masyarakat Sunda. Raja tersebut terkenal dengan sebutan Prabu Siliwangi, demikian juga putranya yang dikenal dengan Prabu Kiansantang dan ada Senopatinya yang terkenal di petilasan Sancang tersebut yaitu Pandita Jumantara. Demikian juga dengan keaslian dan keelokan hutan dan hamparan perkembunan karet yang telah berpotensi menjadi industry Pendidikan di masa depan. Semua kekayaan alam yang masih asli ini akan menjadi SImbol daya Tarik dalam pengembangan dan pembangunan wilayah Jabar Selatan. Sebagaimana yang telah dirintis oleh para tokoh setempat, seperti contohnya diinisiasi oleh seorang tokoh cendekia muda Bernama “Empu Anom”, sebutan transendetal communication dari seorang tokoh mudah yang memiliki jiwa kepemimpinan dan kereligiusan tinggi yang dibutuhkan masyarakat wilayah sancang telah melahirkan sebuah ide brilian Bersama dengan tokoh muda lainnya yaitu Kang Dicky.

Dalam sebuah kesempatan diskusi akademik yang dilakukan oleh Professor Deni dari Universitas Pendidikan Indonesia di hari minggu yang keramat 14 Mei 2023, telah melahirkan sebuah rencana strategis untuk membangun wilayah Sancang menjadi Sentral Pembangunan Pendidikan Nusantara yang dimulai dari titik tertinggi dari nilai-nilai sejarah seorang Prabu Siliwangi yaitu dengan nama “Sancang University”. Menurut Deni, “memang ini adalah hanya mimpi saja, namun mimpi tersebut bsia saja menjadi sebuah kenyataan.” Makanya dalam diskusi yang alot Bersama para tokoh pemerintahan setempat, tokoh agama, dan tokoh pemuda serta tokoh pendidikan setempat, alhamdulillah telah melahirnya sebuah ide cemerlang yang akan menjadi sebuah “IIKRAR”-nya sejumlah tokoh di wilayah sancang untuk mampu mewariskan sesuatu yang sangat berharga bagi generasi penerusnya di masa yang akan datang, yaitu berupa sebuah wilayah “Pendidikan Nusantara Selatan” dengan nama kota “Sancang City” dengan icon-nya “Sancang University.” Sebuah wilayah yang menjadi sentral Pendidikan di walayah jalur selatan sepanjang pesisir pantai.

Dari diskusi tentang mimpi membangun wilayah Pendidikan di Sancang City inilah maka para tokoh dan peneliti dari UPI ini bersama-sama membuat kesepakatan untuk dapat melestarikan bidaya leluhur dari Sang Prabu Siliwangi untuk dapat terkenal di seluruh dunia. Menurut salah satu tokoh dari kelurahan Sancang menegaskan bahwa cita-cita mulia ini bisa saja terwujud, jika semua elemen baik dari daerah sampai pusat bersatu, bahu membahu membangun wilayah Sancang menjadi terkenal seantero dunia dengan keunggulan dan kearifan local yang luar biasa. Upaya dan kerjasa keras memang akan diperlukan terutama kebersamaan semua stakeholder, sebagai misal menurut Empu Anom (Ust. Asep Zakaria) dalam diskusinya menjelaskan bahwa “Sancang ini adalah titipan dari para leluhur yang perlu disikapi dengan arif dan bijak dalam menjaga dan melestarikannya, terlebih jika dijadikan sebuah pusat menimba ilmu yang diakui masyarakat luas, maka leluhur kita akan terenyum dan bangga dengan para penerusnya.” Pernyataan tersebut didukung oleh professor Deni bahwa bahwa generasi penerus harus mampu mengkongkritkan cita-cita para leluhurnya, terlebih jika ada situs dan sumber kekayaan wisata yang mampu “Mendunia” maka kita harus serius dan kerja keras saling bahu membahu semua tokoh dan elemen masyarakat dan pemerintah ada di dalamnya. Mengenai cita-cita yang lebih tinggi, menurut deni , “Insyaalloh kita akan sampai dalam pidato rutinnya di UNESCO”.

Semoga apa yang dicita-citakan masyarakat bangs ini akan terus bertambah nilai-nilai keunggulannya dengan lahirnya wilayah selatan melalui ikon “ Sancang University” dengan keunggulan  “Education Central of VCDLN”.

Bismillah, semoga terwdujud dan berkah…Aaamiin Yaa Robbal Aalamiin. (DD, Medio, Mei 2023).

Pencarian