English
Indonesia

MASJID DI ATAP DUNIA

02 Apr 2023 • Humas UPI

Great Mosqoe of Lhasa (sumber: Factualnews)

Dinn Wahyudin

“Datanglah ke Tibet. Nikmati keunikan dan sensasinya”. Demikian tulis seorang sahabat, penjelajah sejati yang sering berpetualang tadabur alam ke berbagai pelosok dunia.
Tibet kawasan unik. Negeri itu merupakan wilayah dengan lokasi geografis tertinggi di Dunia. Rata rata ketinggian 4.900 meter dari permukaan air laut. Bandingkan dengan Dataran Tinggi Dieng yang hanya mencapai 2.093 meter dan puncak gunung Semeru yang tertinggi di Jawa yang mencapai 3.676 meter. Atau bandingkan dengan rata rata ketinggian Kota Bandung yang hanya mencapai rata rata 650 -700 meter.

Di tengah tradisi umat Budha yang mendominasi penduduk di Tibet yang berjumlah 2.740.000 (2019), kaum muslimin Tibet merupakan minoritas yang berjumlah hanya 0,4 % dari total warga Tibet. Muslim Tibet dikenal dengan sebutan Kachee yang secara harfiah dimaknakan sebagai kasmhiri atau orang yang berasal dari Kashmir India.

Menelusuri sejarah panjang Tibet, awalnya Tibet merupakan negara Monarki dengan agama Budha sebagai agama negara. Pemimpin negara juga merangkap sebagai pemimpin tertinggi agama Budha dengan gelar Dalai Lama. Kini Tibet sebagai wilayah otonom khusus China. Kebudayaan dan peradaban Tibet masa lalu bisa dilihat dari peninggalan berbagai bangunan bersejarah dengan arsitektur unik dan megah. Peninggalan sejarah tersebut antara lain Potala Palace (Istana Potala). Istana
monumental peninggalan situs sejarah yang terletak di jantung kota Lhasa.
Potala is the highest palace in the World. The 1300 years old structure was originally built as a gesture of love, commisioned by Tibetan king of Songsten Gambo for his marriage to Princess Wencheng of Chinese Tang Dinasty. (National Geographic, 2019).

Awalnya Istana Potala yang dibangun 1300 tahun lalu, sebagai ungkapan rasa cinta dari Raja Tibet Songsten yang menikahi salah seorang putri cantik Wenchen keturunan Dinasti Tang China.
Pada tahun 1994, istana berarsitektur unik dengan jumlah kamar lebih dari 1000 dinyatakan UNESCO sebagai World Heritage sites. Warisan Budaya takbenda. Malahan, Istana spektakuler ini
juga dinyatakan sebagai tujuh keajaiban dunia yang diakui lembaga Dunia bidang pendidikan dan kebudayaan UNESCO. A Seven wonders of the a World. (ABCNews, 2016).

Masjid Agung Lhasa

Di kota Lhasa (ibukota Tibet), berdiri sebuah Rumah Allah yaitu Masjid Agung Lhasa. Standing at more than 3650 meters above sea level, the Lhasa Great Mosque as known Hebalin Mosque is considered one of the highest mosques in the World.(About Islam.Net, 2017).


Masjid Agung Lhasa Tibet yang dibangun di atas hamparan tanah 3.560 meter merupakan salah satu masjid yang tertinggi di permukaan Bumi. Masjid ini dibangun pada tahun 1716 dan mengalami renovasi total pada tahun 1959. Arsitektur bangunan Masjid memadukan arsitektur Zang yang tradisional dipadukan dengan arsitektur Tibet yang penuh ciri lengkungan melingkar dengan ornamen bercirikan religius islami dan lokal Tibet. The mosques is a three entrance countyard with several main building. The total area of 2,600 square metres including contructed area of 1,300 metres. The entire hall building is built in traditional islamic style with blue as its basic colour. (Muslim2china, 2019).

Pada tahun 1444 H sekarang ini, umat muslim di Lhasa Tibet melaksanakan ibadah shaum dan ibadah lainnya, seperti dilakukan komunitas Muslim lain dari belbagai penjuru Dunia. Menurut Islamic Prayer Time in Lhasa (2023), waktu Imsak hari ini pukul 06.16 dan waktu Magrib 20.23. Artinya warga Muslim di Lhasa melaksanakan ibadah shaum tahun ini rata rata 14 jam per hari dari mulai terbit fajar sampai dengan tenggelamnya Matahari.

Itulah sekilas masyarakat muslim di Lhasa. Mereka bangga dengan Masjid Agung Lhasa yang megah di Pusat Kota. Masjid tertinggi di permukaan Bumi. Masjid yang berada di atap Dunia.
Seperti umat Islam lainnya, warga muslim Lhasa menjadikan masjid Lhasa sebagai tempat berdzikir dan beri’tikaq, tempat sholat dan tempat membicarakan urusan hidup dan perjuangan.

Sesuai dengan Firman Allah SWT QS An-Nur 36-37 : “Bertasbihlah kepada Allah di masjid masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-NYA di dalamnya pada waktu pagi dan petang, orang orang yang tidak dilalaikan oleh perniagaan, dan tidak pula oleh jual beli, atau aktifitas apapun dan mengingat Allah, dan (dari) mendirikan sholat, membayar zakat, mereka takut pada suatu hari yang ( di hari itu) hati dan penglihatan menjadi guncang.”

Dwi Novia Al Husaeni dan Dwi Fitria Al Husaeni: Tim IT supporter IJOST Q1 Scopus dengan Banyak Publikasi

02 Apr 2023 • Humas UPI

Dwi Fitria Al Husaeni dan Dwi Novia Al Husaeni merupakan dua orang mahasiswi Departemen Pendidikan Ilmu Komputer, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang merupakan Tim IT supporter IJoST (Q1 Journal Scopus). Dwi Fitria (Dwi) merupakan mahasiswi Angkatan 2019 program studi Pendidikan Ilmu Komputer sedangkan Dwi Novia (Via) merupakan mahasiswi Angkatan 2021 program studi Pendidikan Ilmu Komputer. Dwi mulai bergabung dalam tim pengelola jurnal UPI pada bulan Oktober 2020, sedangkan Via dari bulan September 2021.

Selain aktif kuliah dan tergabung dengan tim pengelola Jurnal UPI, mereka juga aktif melakukan riset dan publikasi. Mereka merupakan anggota Nandiyanto Research Group (NRG) yang di pimpin oleh Prof. Dr. Eng. Asep Bayu Dani Nandiyanto, S.T. M. Eng. dan anggota lainnya yaitu Rina Maryanti (Dosen Pendidikan Khusus FIP UPI), Muktiarni, M. Pd. (Dosen Tata Boga FPTK UPI), Dr. Nur Indri Rahayu, M.Ed. (Dosen Ilmu Keolahragaan FPOK UPI), Risti Ragadhita, S.Si. (Mahasiswi S2 Kimia – S3 Pendidikan IPA), Meli Finandini (Mahasiswi S1 Pendidikan Kimia), Siti Nur Khofifah (Mahasiswi S1 Pendidikan Biologi), dan Sofi Septiani Julaeha Nursaniah (Mahasiswi S1 Pendidikan Khusus).

Saat ini, Mereka masing-masing memiliki 10 publikasi terindeks scopus. Dwi sendiri memiliki total jumlah publikasi adalah 43 artikel, 2 HKI, dan 2 Buku sebagai penulis serta beberapa buku sebagai editor maupun desain cover. Via memiliki total publikasi sebanyak 20 artikel, 1 HKI, dan 1 buku sebagai penulis serta beberapa buku sebagai editor.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada UPI karena telah mendukung dan memfasilitasi kami dalam mengelola jurnal khususnya jurnal IJoST sebagai peringkat Q1,” Ungkap Dwi dan Via.

Dwi dan Via berharap banyak mahasiswa/i yang termotivasi untuk terjun ke dalam dunia penelitian, melakukan banyak penelitian untuk tujuan melakukan publikasi agar bermanfaat bagi setiap orang, serta menorehkan banyak prestasi baik di kancah Nasional maupun International. Tidak hanya prestasi dalam bidang yang terkait dengan perkuliahan, namun juga bidang lainnya (Kontributor Humas/Asep Bayu Dani Nandiyanto/Kantor Jurnal dan Publikasi UPI).

Dwi Novia Al Husaeni: Mengenal Lebih Dekat Mahasiswa Berprestasi FPMIPA dan Finalis 10 Besar Mahasiswa Berprestasi Universitas Pendidikan Indonesia dengan Banyak Publikasi

02 Apr 2023 • Humas UPI

Dwi Novia Al Husaeni merupakan mahasiswi S1 Departemen Pendidkan Ilmu Komputer, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) angkatan 2021. Selain kuliah, Via (sapaan akrabnya) juga aktif melakukan riset dan publikasi. Via tergabung kedalam tim riset Nandiyanto Research Group (NRG) yang dipimpin oleh Prof. Dr. Eng. Asep Bayu Dani Nandiyanto, S.T. M. Eng. dan beranggotakan Rina Maryanti (Dosen Pendidikan Khusus FIP UPI), Muktiarni, M. Pd. (Dosen Tata Boga FPTK UPI), Dr. Nur Indri Rahayu, M.Ed. (Dosen Ilmu Keolahragaan FPOK UPI), Risti Ragadhita, S.Si. (Mahasiswi S2 Kimia – S3 Pendidikan IPA), Meli Finandini (Mahasiswi S1 Pendidikan Kimia), Dwi Fitria Al Husaeni (Mahasiswi S1 – S2 Pendidikan Ilmu Komputer), Siti Nur Khofifah (Mahasiswi S1 Pendidikan Biologi), dan Sofi Septiani Julaeha Nursaniah (Mahasiswi S1 Pendidikan Khusus).

Saat ini, Via telah memiliki 10 publikasi terindeks scopus dan 2 publikasi yang terindeks nasional (Sinta 4). Selain publikasi jurnal, mahasiswi kelahiran Purwakarta, 14 Desember 2000 ini juga telah menghasilkan 1 buah buku dan telah menjadi editor dari beberapa buku.

Via berhasil lolos tahap 1 pemilihan mahasiswa berprestasi UPI dan menjadi 1 dari 10 mahasiswa yang lolos seleksi tahap 1 yang diumumkan pada tanggal 31 Maret 2023. Terdapat beberapa tahapan seleksi yang sudah diikuti untuk menjadi 10 besar calon mahasiswa berprestasi UPI, diantaranya: seleksi Mahasiswa Berprestasi tingkat Program Studi, seleksi Mahasiswa Berprestasi tingkat Fakultas, hingga akhirnya masuk pada seleksi tingkat Universitas. 

“Prestasi saat ini merupakan buah dari ikhtiar dan do’a keluarga, dosen, serta sahabat yang selalu memberikan support dan dukungannya. Saya ucapkan terimakasih kepada mamah, ayah, dan keluarga yang terus mendoa’akan dan mendukung saya. Ucapan terimakasih juga saya haturkan kepada Dr. Wahyudin, M.T. (Ketua Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer), Prof. Lala Septem Riza, M.T., Ph. D., Dr. Budi Laksono Putro, S.Si., M.T., Erna Piantari, S.Kom., M.T., Harsa Wara Prabawa, S.Si., M.Pd., dan Erlangga, S.Kom., M.T. yang sudah bersedia membimbing dan membantu saya. Terimakasih juga kepada Wakil dekan bidang kemahasiswaan FPMIPA UPI Dr. Dadi Rusdiana, M.Si, Dekan FPMIPA UPI Prof. Dr. Tatang Herman, M.Ed., Seluruh dosen departemen Pendidikan Ilmu Komputer yang telah mendukung saya untuk berkembang lebih jauh. Saya ucapkan banyak terima kasih kepada bapak Prof. Dr.Eng. Asep Bayu Dani Nandiyanto, S.T., M.Eng. yang selalu membimbing, mendidik, dan mendukung saya melakukan riset dan publikasi. Semoga kebaikan do’a, bimbingan, dan dukungan dari mereka senantiasa diberikan balasan oleh Allah”. Demikian ucapan syukur Via setelah menerima pengumuman hasil seleksi (Kontributor Humas/Asep Bayu Dani Nandiyanto/Kantor Jurnal dan Publikasi UPI).

Teliti Kepemimpinan dan Kinerja Militer, Andrey Satwika Yogaswara Raih Gelar Doktor Manajemen Pada Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia

01 Apr 2023 • Humas UPI

Andrey Satwika Yogaswara berhasil mempertahankan disertasinya pada sidang Promosi Doktor yang diselenggarakan Program Studi Manajemen Jenjang Doktor (S3) Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia pada Hari Jum’at, 31 Maret 2023. Atas keberhasilan mempertahankan disertasinya, Andrey Satwika Yogaswara meraih gelar Doktor Manajemen yang disampaikan dan diumumkan secara resmi oleh Prof. Dr. H. Eeng Ahman, M.Si selaku pimpinan sidang Promosi Doktor sekaligus Dekan Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia.

Penyelenggaran sidang Promosi Doktor tersebut, dihadiri oleh tim promotor yaitu Prof. Dr. H. Eeng Ahman, M.S sebagai Promotor, Prof. Dr. H. Disman, M.Si, dan Prof. Dr. H. Nugraha, SE. Ak. M.Si, CA sebagai Kopromotor, para pimpinan Fakultas, Ketua Program Studi S2/S3 Manajemen Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia Dr. Maya Sari, SE., MM, para penguji, para mahasiswa S2 dan S3, para pejabat TNI serta tamu undangan. 

Pada sidang promosi doktor, Andrey Satwika Yogaswara menjelaskan bahwa permasalahan pokok yang dikaji dalam disertasinya berkaitan dengan kinerja organisasi Militer TNI dengan fokus konteks pada satuan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI AD. Salah satu tugas pokok dan fungsi Puspom TNI AD adalah penegakkan hukum disiplin dan tata tertib di lingkungan TNI AD untuk kepentingan matra TNI AD.

Secara teoritis, penelitianya memberikan manfaat yang positif baik bagi peneliti maupun orang lain yang terlibat serta menjadi sumber pengembangan keilmuan bagi peneliti selanjutnya, terutama dalam hal meningkatkan kinerja organisasi yang berbasis pada budaya kepemimpinan militer dan organisasi.

Secara praktis penelitiannya diharapkan dapat berguna bagi para pembuat kebijakan, pejabat di lingkungan Polisi Militer Angkatan Darat. Selain itu juga sebagai masukan, sumbang saran dan pemikiran serta informasi bagi instansi militer khususnya bagi lembaga Pendidikan, sehubungan dengan usaha meningkatkan kinerja pimpinan militer.

Prof. Dr. H. Disman, MA selaku pembimbing dalam pembacaan pertanggung jawaban akademiknya menjelaskan bahwa isu yang dipilih dan/atau ditetapkan sebagai permasalahan pokok yang dikaji Andrey Satwika Yogaswara memenuhi persyaratan ontologis dalam penelitian rumpun ilmu manajemen, khususnya manajemen stratejik. 

Menurutnya, kajian teoritik dan/atau artikel jurnal ilmiah dan/atau hasil penelitian yang digunakan sangat relevan dan memberikan landasan yang kokoh untuk memecahkan permasalahan yang diidentifikasi dan dirumuskan. Lebih lanjut menjelaskan bahwa secara epistemologis, metode penelitian yang digunakan sangat tepat dan relevan dengan tuntutan kebutuhan pemecahan masalah, serta dilaksanakan secara konsisten. 

Andrey Satwika Yogaswara berhasil menemukan dan memformulasikan model peningkatan kinerja organisasi militer berbasis kepemimpinan militer dan internalisasi budaya organisasi melalui peran adversity quotient dan organizational military behavior. 

Andrey Satwika Yogaswara dilahirkan di Balikpapan, pada tanggal 24 Juni 1974. Sejak November 2022 mendapat penugasan sebagai Komandan Pusat Polisi Militer (Dapuspom) TNI dengan tingkatan kepangkatan Mayor Jendral TNI, dimana sampai saat ini jabatan yang diemban adalah sebagai Staf Khusus Kepala Staf TNI AD. 

Selain berkarir dimiliter, Andrey Satwika Yogaswara, sukses menyelesaikan studi pada jenjang Sarjana (S1), Magister (S2) serta Doktor (S3). Memulai studi kuliahnya pada Program Studi Manajemen Jenjang Doktor (S3) pada Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia dibidang ilmu manajemen sejak Tahun 2019. Pendidikan Sarjana diselesaikan pada Tahun 2012 Sekolah Tinggi Ilmu Akuntansi Cimahi. Pendidikan Magister (S2) diselesaikan Tahun 2018 Pada Program Magister Manajemen di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan. 

Pendidikan militer Yogaswara dimulai saat terpilih masuk seleksi Akademi Militer di tahun 1992 dan lulus di tahun 1995. Berbagai prestasi yang diraih, mengantarkan Andrey Satwika Yogaswara yang dipercaya menjadi Komandan Satuan Penyidikan (Dansatidik) di Puspom TNI selama 2 tahun untuk kemudian mendapatkan promosi jabatan sebagai Komandan Polisi Militer Daerah Militer (Danpomdam) Siliwangi, Jawa Barat selama 3 tahun. 

Karir sebagai Danpomdam berlanjut di Jakarta dengan dipercaya sebagai Danpomdam Jaya, Jakarta selama 1 tahun. Selanjutnya Yogaswara mendapat penugasan sebagai Direktur Pembinaan Penyidikan (Dirbinidik) Puspomad selama 8 bulan. Di bulan Maret 2022 Yogaswara mendapatkan promosi sebagai Perwira Tinggi (Pati) dengan tingkat kepangkatan Brigadir Jendral TNI sebagai Wakil Oditurat Jenderal (Waorjen) TNI dan kemudian diikuti jabatan Inspektorat Badan Pembina Hukum (Irbabinkum) TNI (Yana Setiawan/Humas UPI)

UPI Raih Penghargaan Terbaik Pertama dengan Predikat Kinerja Anggaran Terbaik Tahun 2022 dari Mendikbudristek RI 

30 Mar 2023 • Humas UPI

Universitas Pendidikan Indonesia berhasil meraih penghargaan terbaik pertama dengan predikat kinerja anggaran terbaik untuk kategori perguruan tinggi negeri berbadan hukum dari Mendikbudristek RI. Penghargaan tersebut disampaikan secara langsung pada acara penganugerahan penghargaan Mendikbudritek RI dalam rangka pencapaian Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP), Kinerja Anggaran dan Keterbukaan Informasi Publik Terbaik Tahun 2022. 

Menurut Sekrertaris Jenderal Kemdikbudristek Ir. Suharti, M.A. Ph.D, tujuan pemberian penghargaan ini dalam rangka memberikan apresiasi kepada unit kerja dan satuan kerja dilingkungan Kemdikbudristek atas kesungguhanya memastikan implementasi efektivitas pelaksanaan anggaran yang berdampak kepada kinerja organisasi dan mendorong keterbukaan informasi publik dan layanan kepada masyarakat. 

Penganugerahan penghargaan Mendikbudritek RI didasarkan atas Permen RB Nomor 88 Tahun 2021 tentang Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, Permenpan RB Nomor 26 Tahun 2020 tentang Pedoman Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi, Permendikbudristek Nomor 40 Tahun 2022 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Intansi Pemerintah di Kemdikbudristek, Peraturan Pemerintah No 90 Tahun 2010 tentanng penyusunan RKA-KL serta PMK Nomor 22/PMK.02/2021 tentang Pengukuran dan Evaluasi Kinerja Anggaran atas Pelaksanaan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga.

Menurut Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, M.Si selaku Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kemenpan RB menjelaskan bahwa Sistem Akuntabilitas merupakan sistem yang dirancang untuk membantu penerima Amanah mempertanggung jawabkan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran yang diamanahkan. Makna dari akuntabilitas ini setiap program dan kegiatan dari penyelenggara negara harus dapat dipertanggung jawabkan hasilnya. Meningkatkan akuntabilitas kinerja agar terwujudnya perubahan pola pikir atau paradigma yang berorientasi pada kinerja dan komitmen seluruh jajaran organisasi terutama pimpinan untuk menerapkan manajemen kinerja, peningkatan kompetensi SDM dan pengembangan kinerja berbasis teknologi informasi. 

Menurutnya SAKIP ini fokus pada kualitas, integrasi dan hasil implementasi dengan tujuan dalam rangka perenanaan lebih berorientasi kinerja dengan scenario evaluasi keberhasilan, pelaporan lebih berorientasi pada hasil dan sesuai tanggungjawab pada tingkat unit pelapor, menyelearaskan dan pengintegrasian manajemen keuangan dan manajemen kinerja (pengganggaran berbasis kinerja) serta mendorong pimpinan melakukan monitoring dan pengendalian. 

Pada pemberian penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP), Kinerja Anggaran dan Keterbukaan Informasi Publik Terbaik Tahun 2022, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Ristek dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, B.A., MBA menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen kuat unit kerja dan satuan kerja dilingkungan Kemdikburistek untuk mendorong menerapkan impelementasi kebijakan merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) dengan prinsip good governance, kualitas penganggaran berbasis kinerja dan data, berorientasi hasil  serta pemenuhan prinsip keterbukaan informasi public yang selaras dengan tranformasi birokrasi Presiden Republik Indonesia.

Menurutnya, prinsip orientasi kerja dengan menjalankan pemerintahan harus berdampak dan memiliki kebermanfaatan bagi masyarakat. Seperti  contoh tranformasi kinerja yang berorientasi hasil yang bermanfaat memastikan program pelatihan bagi guru  berdampak pada hasil kinerja guru yang mampu membawa perubahan postiif didalam kelas dan lingkungan sekitarnya seperti guru penggerak, kemudian dana bantuan operasional sekolah (BOS) diterima sampai kesatuan pendidikan secara cepat dan fleksibel digunakan bagi sekolah. 

Lebih lanjut menjelaskan bahwa selama tiga tahun ini, unit kerja dan satuan kerja  dilingkungan kemndikbudristrek telah berkomitmen untuk melakukan tranformasi birokrasi, sehingga  komitmen tersebut telah menghasilkan capaian yang membanggakan. Kemendikbudristek telah mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan RI atas kinerja anggaran terbaik. Selain itu juga, Kemendikbudristek telah mendapatkan penghargaan dari Kemenpan RB atas akuntabilitas kinerja terbaik serta meraih kualifikasi informatif untuk pengelolaan informasi pada unit kerja dan satuan kerja dilingkungan Kemendikbudristek (Yana Setiawan/Humas UPI)

Pencarian