
Bandung, UPI
Di balik kelancaran dan kekhidmatan rangkaian peringatan Dies Natalis ke-72 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), terdapat peran penting mahasiswa yang tergabung dalam Protokol Bumi Siliwangi. Para petugas protokoler ini mendedikasikan tenaga dan waktu untuk melayani pimpinan universitas guna memastikan seluruh jalannya acara berlangsung tertib dan lancar.
Dua anggota Protokol Bumi Siliwangi, Najwa Wardah Salsabila dari Prodi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga FPTI dan Chandra Panji Luqita dari Prodi Pendidikan Pariwisata FPIPS, membagikan kesan mendalam serta rasa bangga mereka terhadap almamater.
Bagi keduanya, peringatan Dies Natalis ke-72 tidak sekadar seremonial ulang tahun tahunan. Momen ini menjadi bentuk penghargaan atas konsistensi UPI selama lebih dari tujuh dekade dalam mencetak tenaga pendidik terbaik di Indonesia.
“Jujur, kami tidak menyangka bisa berkuliah di kampus yang usianya sudah panjang dan tetap konsisten. Kami sangat bangga,” ungkap Najwa dan Chandra disela-sela acara Upacara Dies Natalis ke-72 UPI yang dilaksanakan di Gedung Achmad Sanusi Kampus UPI. Selasa (20/10).
Rasa bangga tersebut kian tebal lantaran UPI saat ini berhasil mengukuhkan posisi sebagai universitas terbaik nomor satu di bidang pendidikan.
Dalam memeriahkan rangkaian Dies Natalis tahun ini, keduanya paling menantikan pergelaran konser UPI FEST yang dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Oktober 2026. Panggung hiburan tersebut menghadirkan jajaran artis nasional seperti Ade Astrid dan Rizky Febian, serta ditutup dengan pertunjukan seni budaya wayang pada malam harinya.
Bagi Najwa dan Chandra, tugas keprotokolan yang mereka emban merupakan wujud pengabdian nyata mahasiswa kepada kampus. Di luar tugas protokoler, perjalanan berkuliah di UPI memberikan banyak momen berkesan, mulai dari pengalaman mengikuti Masa Bimbingan Orientasi Kampus dan Kehidupan Bermasyarakat (Mokaku) hingga proses belajar-mengajar harian di ruang kelas.
Menutup perbincangan, para anggota Protokol Bumi Siliwangi menaruh harapan agar UPI terus meningkatkan kualitas di seluruh aspek, tetap menjadi ruang belajar yang nyaman, serta konsisten menjadi wadah pengembangan potensi mahasiswa di masa depan. (Varrel zp/Naufal Dlorif, Caraka Muda)

