Cimenyan, UPI

Pembukaan program PPK Leppim UPI 2025 resmi digelar pada Rabu, 23 Juli 2025 bertempat di Aula kantor Desa Cimenyan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian PPK Leppim UPI 2025 di Desa Cimenyan, khususnya RW 14 yang akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan.

Kegiatan pembukaan ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah desa, baik dalam bentuk sarana prasarana maupun partisipasi sosial masyarakat. Pemerintah desa secara langsung menyediakan berbagai kebutuhan teknis, seperti aula, kursi, meja, proyektor, mikrofon, sound system, serta fasilitas transportasi untuk mempermudah mobilisasi panitia pelaksana dan volunteer dari kampus ke Desa Cimenyan.

Transportasi menjadi salah satu bentuk dukungan yang sangat dirasakan manfaatnya. Muhammad Farhan, Humas PPK Leppim 2025 yang berkoordinasi langsung dengan pihak desa terkait transportasi ini mengungkapkan apresiasinya terhadap respons yang diberikan desa. “Saya berkoordinasi dengan sekretaris desa terkait antar-jemput tim pelaksana dan volunteer dari desa ke UPI dan sebaliknya. Alhamdulillah, pihak desa dengan senang hati memberikan fasilitas antar-jemput tersebut supaya memudahkan mobilisasi tim dan volunteer PPK Leppim UPI,” ujar Farhan.

Fasilitas transportasi tersebut berupa mobil yang dapat memuat hingga delapan orang. Tidak hanya menyediakan kendaraan, pemerintah desa juga menunjuk seorang supir untuk membantu mobilisasi, yaitu Pak Cucu, yang dengan sigap mengantar dan menjemput tim pelaksana dan volunteer dari kampus ke desa. “Silakan digunakan untuk memudahkan keberjalanan program adik-adik,” ungkap Aan Gunara, S.T., selaku Sekretaris Desa Cimenyan.

Hilwa Dhiyya Haibah Dzakkiyah, selaku Koordinator Project Manager PPK Leppim UPI 2025, mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat kendala di transportasi karena tidak semua panitia maupun volunteer memiliki kendaraan pribadi. Dukungan transportasi dari pihak desa menjadi solusi yang sangat membantu. Fasilitas ini mempermudah mobilisasi tim dari kampus menuju desa sekaligus mendukung kelancaran teknis pelaksanaan pembukaan. Hal tersebut mencerminkan komitmen desa dalam menyokong kegiatan PPK Leppim UPI 2025.

Dukungan ini menjadi fondasi penting dalam mengawali pelaksanaan program PPK Leppim UPI 2025. Sarana dan prasarana yang lengkap dan sikap terbuka dari warga dan pemerintah desa memperlihatkan bahwa sinergi yang terbangun tidak hanya bersifat administratif tetapi juga emosional dan gotong royong. Semangat ini diharapkan mampu memperkuat keberjalanan program ke depannya. Farhan juga menambahkan bahwa sejauh ini proses komunikasi dan koordinasi dengan desa berjalan tanpa hambatan yang berarti. “Alhamdulillah, tidak ada kendala, semuanya berjalan baik walaupun desa juga sedang sibuk dengan aktivitasnya,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PPK Leppim UPI 2025, Indra Abdul Majid, menyampaikan bahwa dukungan yang diberikan desa menjadi pijakan awal untuk membangun relasi yang lebih erat dengan masyarakat. “Rencana ke depannya kami akan melakukan pendekatan terlebih dahulu kepada warga sehingga chemistry kami bersama warga dapat berjalan baik. Setelah itu, baru akan dilaksanakan sosialisasi program secara menyeluruh guna mewujudkan keberdmpakan yang nyata,” ucap Indra.

Di balik itu, Indra juga mengungkapkan awalnya ada kekhawatiran karena kegiatan pembukaan dilaksanakan pada pertengahan hari di mana menjadi waktu warga beraktivitas. Tapi, kekhawatiran tersebut terjawab dengan baik berkat koordinasi yang solid dari pemerintah desa, sehingga pelaksanaan kegiatan tetap berjalan lancar dengan partisipasi masyarakat yang tetap terasa hangat.

Melalui penyambutan yang hangat dan fasilitas yang mendukung, pelaksanaan program PPK Leppim UPI 2025 ini diharapkan tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi yang bermakna antara panitia pelaksana dan volunteer PPK Leppim UPI 2025 dengan warga dan pemerintah Desa Cimenyan. (kontributor)