Sulawesi Selatan, UPI

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan XIII tahun 2025 menjadi ajang kolaborasi strategis mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia untuk bersinergi dalam penguatan ketahanan budaya dan pembangunan desa berbasis potensi lokal. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan nasional ini dengan mengirimkan delegasi mahasiswa terbaiknya, salah satunya adalah Muhammad Ridho Alfirdausi, mahasiswa Program Studi Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam.

KKN Kebangsaan XIII yang berlangsung selama satu bulan penuh pada Juli 2025 ini diselenggarakan di Provinsi Sulawesi Selatan dengan Universitas Hasanuddin sebagai tuan rumah. Selama pelaksanaan, para peserta KKN dari seluruh nusantara disebar ke berbagai desa untuk menjalankan program-program pengabdian masyarakat yang terintegrasi dengan potensi lokal desa setempat, khususnya di bidang pemberdayaan masyarakat dan promosi wisata berbasis kearifan lokal.

Muhammad Ridho bersama timnya menjalankan berbagai bentuk program konkret yang dirancang berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan masyarakat. Di antara program yang dijalankan adalah pengembangan muatan konten dan tampilan website wisata desa, pembuatan papan informasi dan jalur wisata, serta sosialisasi pramuwisata muda sebagai upaya mempersiapkan generasi desa yang siap menjadi pemandu wisata berbasis edukasi dan budaya.

Tak hanya berhenti di sektor pariwisata, tim KKN kebangsaan  juga turut serta dalam kegiatan sosial dan keagamaan seperti pengecekan kesehatan bagi lansia, serta pemberdayaan fungsi masjid melalui program Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang diikuti dengan pelaksanaan tabligh akbar bersama masyarakat.

“Selama satu bulan, kami tidak hanya tinggal dan berinteraksi dengan masyarakat, tetapi juga menggali, menghidupkan, dan mengangkat potensi desa yang selama ini belum tersentuh optimal,” ujar Ridho. “KKN Kebangsaan ini bukan hanya soal pengabdian, tapi juga momen pembelajaran lintas budaya dan kolaborasi nyata mahasiswa dari berbagai latar belakang.”

Keterlibatan UPI dalam KKN Kebangsaan ini sekaligus menjadi bukti komitmen kampus dalam memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Melalui program-program yang inovatif dan berdampak langsung, delegasi UPI menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya aktif di kampus, tetapi juga mampu hadir dan berkontribusi untuk Indonesia, dari desa.

Muhammad Ridho menambahkan, “Kami berharap pengalaman ini bisa memperkaya perspektif mahasiswa UPI dalam melihat pentingnya membumikan ilmu dan turut serta menjaga serta mengembangkan kekayaan budaya dan alam bangsa melalui pendekatan langsung kepada masyarakat.” (Kontributor)