Bandung, UPI

Dosen Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia (FPTK UPI) mengambil peran kunci dalam penguatan kapasitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan WNI di Singapura. Bekerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (FT UNJ) dan Gayatri Beauty Studio Singapore, tim akademisi UPI menggelar pelatihan “Stylish Hijab Training for the Development of Fashion Styling Competencies” pada 6–7 Juni 2026 di Singapore Expo, Singapura.

Dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) internasional yang diikuti lebih dari 20 peserta ini, kontribusi FPTK UPI menjadi krusial melalui keterlibatan Dr. Asri Wibawa Sakti, S.Pd., M.Pd., dan Mandhe Sekar Nurindah, S.Ds., M.Ds. Kedua dosen Program Studi Pendidikan Tata Busana FPTK UPI tersebut memimpin penyusunan materi komprehensif, pendampingan praktik penataan hijab, hingga penguatan aspek edukatif sepanjang pelatihan.

Dosen FPTK UPI, Dr. Asri Wibawa Sakti, M.Pd., menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membekali masyarakat Indonesia di luar negeri agar mampu meraih peluang ekonomi di sektor industri kreatif modest fashion yang terus berkembang secara global.

“Kami ingin membekali masyarakat Indonesia di Singapura dengan kompetensi yang tidak hanya meningkatkan kualitas penampilan diri, tetapi juga dapat menjadi modal profesional maupun peluang berwirausaha di bidang fashion dan beauty. Ini merupakan bentuk kontribusi nyata UPI dalam meningkatkan kualitas SDM Indonesia di tingkat internasional,” tegas Dr. Asri.

Melalui pendekatan edukasi berbasis praktik, tim FPTK UPI mendampingi para peserta menguasai berbagai teknik penataan hijab, mulai dari analisis bentuk wajah, pemahaman karakteristik kain, pemilihan warna, hingga teknik styling untuk kebutuhan profesional maupun kasual.

Dosen FPTK UPI lainnya, Mandhe Sekar Nurindah, M.Ds., menambahkan bahwa metode pengajaran interaktif yang diterapkan bertujuan untuk mengasah kreativitas sekaligus membangun rasa percaya diri para peserta.

“Pendekatan praktik langsung memungkinkan peserta memahami teknik styling secara mendalam sekaligus mengembangkan kemampuan dalam memberikan layanan profesional di bidang fashion dan kecantikan,” ujar Mandhe.

Selain keterampilan teknis, para peserta juga dibekali materi pendukung seperti personal branding, komunikasi profesional, pelayanan pelanggan, dan strategi bisnis di bidang modest fashion.

Pimpinan Gayatri Beauty Studio Singapore, Dyah Novita Eka Santi, mengapresiasi kontribusi akademisi UPI dan UNJ. Menurutnya, pelatihan aplikatif ini memberikan dampak langsung dalam membuka peluang karier dan wirausaha bagi komunitas Indonesia di Singapura.

Melalui keberhasilan program PkM internasional ini, FPTK UPI kembali membuktikan komitmennya dalam memperluas jangkauan Tridarma Perguruan Tinggi di kancah global sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi pemberdayaan masyarakat Indonesia di luar negeri. (DN)