
Yogyakarta, UPI
Sebanyak 14 dosen dari Program Studi Pendidikan Bahasa Sunda, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) hadir di Universitas Negeri Yogyakarta dalam rangka melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat pada Kamis (14/8/2025). Acara ini mengangkat tema Penyusunan Materi Ajar, Evaluasi Pembelajaran, Model Pembelajaran, dan Media Pembelajaran Bahasa Daerah, dengan fokus pada bahasa Sunda dan bahasa Jawa.
Kegiatan ini diisi oleh empat narasumber berpengalaman di bidang pendidikan bahasa dan sastra daerah, yaitu Prof. Dr. Yayat Sudaryat, M.Hum., Prof. Dr. Usep Kuswari, M.Pd., Prof. Dr. Nunuy Nurjanah, M.Pd., dan Danan Darajat, S.Pd., M.Pd. Keempatnya memaparkan berbagai strategi pembelajaran bahasa daerah yang menekankan kreativitas, kontekstualitas, dan pemanfaatan teknologi pembelajaran.
Acara ini dibuka dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya UNY yaitu Prof. Dr. Zulfi Hendri, M.Sn., yang menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif UPI dalam memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi. “Pertemuan ini menjadi bukti nyata bahwa upaya pelestarian bahasa daerah dapat dilakukan secara bersama-sama demi keberlanjutan warisan budaya bangsa,” ujarnya dalam sambutannya.
Selanjutnya, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Sunda UPI, Prof. Dr. Nunuy Nurjanah, M.Pd., menegaskan bahwa pengajaran bahasa daerah harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan akar budayanya. “Bahasa daerah adalah identitas kita. Inovasi pembelajaran adalah kunci agar generasi muda tidak hanya mengenal, tetapi juga mencintai bahasanya sendiri,” ungkapnya penuh semangat.
Pada sesi inti, para narasumber menyajikan materi secara bergiliran. Prof. Dr. Yayat Sudaryat, M.Hum., membahas prinsip penyusunan materi ajar yang efektif dan kontekstual. Prof. Dr. Usep Kuswari, M.Pd., memaparkan strategi evaluasi pembelajaran yang mampu mengukur capaian secara komprehensif. Prof. Dr. Nunuy Nurjanah, M.Pd., menguraikan berbagai model pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan di kelas. Sementara itu, Danan Darajat, S.Pd., M.Pd., memberikan pelatihan praktis pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi untuk mendukung proses belajar mengajar.
Selain paparan materi, suasana kegiatan diwarnai interaksi hangat antara peserta dan narasumber. Dalam sesi diskusi, para peserta, yang terdiri dari guru dan dosen sangat antusias berbagi pengalaman mengajar bahasa daerah di sekolah maupun komunitas. Salah satu peserta dari pihak Guru mengungkapkan rasa senangnya dapat bertukar pikiran dengan kolega dari UPI. “Banyak ide segar yang bisa saya terapkan di kelas. Saya merasa lebih percaya diri mengembangkan media pembelajaran yang kreatif,” ujarnya.
Tidak hanya berbagi gagasan, momen ini juga menjadi ajang silaturahmi antarpendidik dari dua universitas besar. Beberapa peserta terlihat mendokumentasikan kegiatan melalui foto bersama, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang transfer pengetahuan, tetapi juga mempererat hubungan akademik antara UPI dan UNY. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model kerja sama strategis untuk mendorong inovasi pembelajaran bahasa daerah di berbagai daerah Indonesia.
Di akhir acara, kedua institusi sepakat untuk terus mengembangkan kegiatan bersama yang berfokus pada penguatan kapasitas pendidik bahasa daerah. Langkah ini diyakini akan berkontribusi terhadap pelestarian bahasa Sunda dan bahasa Jawa, sekaligus menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap bahasa ibu mereka.
Penulis
Zulfikar Alamsyah, S.Pd., M.Hum.



