
Bandung, UPI
Pada tanggal 24 Januari 2025 Program Studi Pendidikan Seni Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan sidang promosi doktor Sdri. Jeong ok Jeon, salah seorang mahasiswa internasional dari Korea Selatan. Dalam ujian tersebut Jeong ok Jeon berhasil mempertahankan disertasi yang berjudul “Art Incubation Model to Improve Curator’s Competencies for New Media Art Curation” dan semua pertanyaan kritis para penguji dapat dijawab dengan sangat baik. Para penguji terdiri dari: Dr. Budi Irawanto, M.A sebagai penguji external dari UGM, Prof. Dr. Nanang Ganda Prawira, M.Sn., Prof. Dr. Zackarias S. Soeteja, M.Sn, Dr. Tri Karyono M.Sn, dan Prof. Juju Masunah, M.Hum., Ph.D. Sidang Promosi Doktor ini dipimpin oleh Wakil Direktur bidang SDM dan Keuangan SPs. UPI, Dr.Tina Dahlan, M.Pd.

Latar belakang pendidikan Jeongadalah S1 (B.F.A) Bidang Fiber Arts di Ewah Woman University, Seoul, Korea tahun 1993-1997; Studi S2 (M.F.A) di Fibers, Savannah College of Art and Design, Savvanah, GA, U.S.A. tahun 1998-2002; Masuk S3 Program Studi Doktor Pendidikan Seni Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia tahun 2021 pada semester ganjil. Dia adalah dosen tetap di Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta sejak tahun 2021 hingga sekarang, dia juga sebagai Funder & Director ARCOLAB Center for Art and Community Management sejak tahun 2014 sampai sekarang.
Karya ilmiah yang dipublikasikannya dalam tiga tahun terakhir ada 8 artikel, tiga diantaranya adalah artikel yang berjudul“Media Art Community Festival Based on Local Culture in Indonesia: An Ethno-pedagogy Perspective”. Journal of Urban Culture Research (JUCR), Chulalongkorn University, Bangkok, Thailand. Vol. 28, Jan-Jun 2024, terindeks Scopus Q1. Artikel yang berjudul “Enhancing Curatorial Competencies: A New Media Art Curator Incubation Model in Indonesia” dipublikasikasikan pada Jurnal Kependidikan, Universitas Pendidikan Mandalika, Mataram, Indonesia. Vol. 10 No. 3, September 2024, pp.1231 1242 terindeks Sinta 2. Artikel berjudul “Curator’s Competency in the Indonesian Contemporary Art” yang dipresentasikan dan dipublikasikan di the 13th International Multi-Conference on Complexity, Informatics and Cybernetics (IMCIC 2022), International Institute of Informatics and Systemics, Orlando, USA. pp.114-119 terindeks Scopus No-Q. Dalam tiga tahun terakhir juga, Jeong sudah 20 kali presentasi untuk lecture, seminar dan workshop di Indonesia dan di Luar Negeri.
Karya disertasi yang dipertanggungjawabkan oleh Promotor Prof. Juju Masunah, M.Hum., Ph,D dihadapan sidang sudah sangat memenuhi syarat karena sudah menghasilkan invention berupa model inkubasi seni untuk mencapai 10 kompetensi curator. Melalui metode Design-Based Research (DBR), disertasi ini memformulasikan 10 kompetensi kurator dan konsep inkubasi seni dengan langkah-langkah pre assesment of participants, teaching and learning process, evaluation through students’ proposal presentation, mentoring, and exibition about the result of participants’ proyect. Model inkubasi seni ini menyajikan strategi yang dapat membantu kurator muda belajar, bertukar pengetahuan, mengupdate isu-isu kontemporer, dan membekali pengetahuan secara teori dan praktik untuk kurasi new media art. The ARCOLAB, sebagai organisasi non profit, membantu memfasilitasi menyelenggaraan pendidikan non-formal melalui model inkubasi bidang seni media baru in Indonesia.
Disertasi Jeong diuji, karena sudah melalui prosedur penjaminan mutu UPI antara lain proses pembimbingan, uji anti plagiarism oleh P3 KI, telah lolos uji kelayakan oleh tim komisi disertasi Pascasarjana UPI. Pada tanggal 27 Desember 2024, telah dilaksanakan ujian tertutup tahap I dengan para penguji Sdri. Jeong telah dinyatakan lulus. Oleh karena itu, Tim promotor yang terdiri dari Prof. Juju Masunah, M.Hum., Ph.D., Prof. Dr. Zackarias S. Soeteja, M.Sn, Dr. Tri Karyono M.Sn., berpendapat bahwa disertasi Jeong sangat layak diterima dan dihadapkan pada sidang promosi doktor untuk diuji dan dinilai. Dengan Indek Prestasi Komulatif (IPK) 4 dan publikasi di jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus Q1, maka Jeong berhasil dengan pujian atau coumlaude.
Dengan rasa haru bercampur bangga Dr. Jeong menyampaikan terimakasih yang terhingga kepada Sekolah Pascasarjana UPI yang telah memberi pelayanan yang sangat baik, sehingga dalam waktu 7 semester dia dapat menyelesaikan studinya. Meskipun dia S2 nya lulusan luar negeri, namun dia sangat menghargai dosen-dosen di Prodi Pendidikan Seni yang telah membuka wawasannya tentang pendidikan, baik formal maupun non-formal. Koordinator Prodi Pendidikan seni Rupa Universitas Negeri Jakarta, Dr. Rizky Taufik Rakhman M.Si. dalam sambutannya berterimakasih kepada UPI bahwa salah seorang dosennya telah lulus dengan pujian. Selanjutnya, Drs. Tubagus Sukmana, M.Ikom, (atau dipanggi Pa Andre), Kepala Pokja Media Baru dan Arsip, Direktorat Perfilman, Musik, dan Media Baru Kemendikbudristek tahun 2020, Direktur Galeri Nasional tahun 2022 dan Ketua ikatan alumni seni rupa Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI mengatakan bahwa Dr Jeong ok Jeon adalah “Doktor Pendidikan Seni dalam bidang new media art pertama di Indonesia.” Sebagai mitra kerja sejak sepuluh tahun lalu, Pa Andre berharap Dr. Jeong dapat mengembangkan kepakarannya untuk Indonesia. (JM)

