Bandung, 17 Juni 2025

Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) kembali menjadi tuan rumah pertemuan strategis berskala internasional. Kali ini, FK UPI menerima kunjungan dari dua ilmuwan terkemuka dunia dalam bidang smoking behavior dan harm reduction: Prof. Giovanni Li Volti, Wakil Rektor University of Catania, Italia, sekaligus Direktur Center of Excellence for the Acceleration of Harm Reduction (CoeHar), dan Prof. Massimo Caruso, peneliti utama CoeHar.

Didampingi oleh dr. Ronny Lesmana, Ph.D. dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, kunjungan ini mengusung misi penting: menjajaki peluang kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat terkait pengurangan dampak buruk merokok secara ilmiah dan terukur.

Merokok, Tantangan Global yang Perlu Pendekatan Baru

Dalam pertemuan hangat yang berlangsung di lingkungan FK UPI, Prof. Li Volti menyampaikan kekhawatiran global terhadap bahaya merokok, yang masih menjadi salah satu penyebab utama kematian dini di dunia. “Upaya pengendalian perlu disertai dengan pendekatan ilmiah berbasis harm reduction, bukan hanya pelarangan,” ujar Prof. Li Volti.

Ia menekankan pentingnya riset kolaboratif antarnegara untuk mengembangkan solusi yang realistis dan berbasis bukti ilmiah, termasuk edukasi publik, alternatif produk tembakau yang lebih aman, serta intervensi berbasis gaya hidup sehat.

FK UPI Siap Berperan Lebih Aktif

Rombongan diterima langsung oleh Prof. dr. Hamidie Ronald Daniel Ray, M.Pd., Ph.D., Dekan FK UPI, bersama Dr. dr. Lucky Angkawidjaja R., M.Pd., Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Keuangan dan Umum. Pertemuan berlangsung produktif, membahas kemungkinan integrasi kegiatan riset bersama, pertukaran ilmuwan, hingga pengembangan program berbasis masyarakat yang menyasar generasi muda.

Para tamu dari Italia juga diajak mengunjungi fasilitas unggulan FK UPI, termasuk Sport Science and Medicine Laboratory yang mendapat apresiasi tinggi dari kedua profesor. Mereka menilai laboratorium tersebut memiliki potensi besar untuk mendukung penelitian lintas bidang — mulai dari kesehatan olahraga, intervensi gaya hidup sehat, hingga pengembangan terapi pendukung bagi perokok aktif.

Komitmen Menuju Kolaborasi Nyata

Dalam diskusi, FK UPI menyatakan kesiapan untuk menjadi bagian dari konsorsium riset global dalam upaya penanggulangan dampak rokok. “Kami ingin berkontribusi bukan hanya dalam konteks nasional, tapi juga pada level internasional, sebagai bagian dari upaya kolektif menciptakan masyarakat yang lebih sehat,” ungkap Prof. Hamidie.

Rencana awal mencakup eksplorasi proyek riset bersama dan publikasi kolaboratif, dengan kemungkinan tindak lanjut berupa kunjungan balasan ke University of Catania serta pelibatan mahasiswa dalam kegiatan riset lintas negara.

Menuju Riset yang Memberi Dampak Nyata

Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan institusi, tetapi juga menandai langkah awal bagi kemitraan akademik internasional yang berdampak sosial luas. Dengan memadukan keunggulan lokal FK UPI dan pengalaman global CoeHar, kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan pendekatan baru dalam pengurangan risiko merokok — berbasis data, teknologi, dan sensitivitas sosial budaya. (Humas FK UPI | CS)