Bandung, UPI

Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan sains yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman melalui kegiatan Open Lab FPMIPA 2025 dilaksanakan selama tiga hari dari mulai tanggal 19-21 Agustus 2025  yang berlangsung di Auditorium JICA FPMIPA lt. 2 Jl. Dr. Setiabudi No.229, Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/8/25).

Kegiatan ini berlangsung di Center Point of JICA FPMIPA A dan berhasil menarik perhatian serta partisipasi luas dari berbagai kalangan. Tercatat sebanyak 3.738 peserta hadir, terdiri atas 105 siswa SD, 1.420 siswa SMP, 1.947 siswa SMA, serta 266 peserta dari perguruan tinggi lain dan masyarakat umum.

Open Lab FPMIPA 2025 membuka akses bagi publik untuk melihat langsung proses pembelajaran, riset, dan inovasi yang dilakukan di 20 laboratorium unggulan dari enam bidang ilmu: Biologi, Fisika, Kimia, IPA, Matematika, dan Ilmu Komputer. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya melihat fasilitas laboratorium, tetapi juga dapat merasakan langsung pengalaman praktis dalam mengeksplorasi konsep dasar dan penerapan ilmu pengetahuan.

Dekan FPMIPA Prof. Dr. rer. nat. Adi Rahmat, M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen FPMIPA UPI untuk mendekatkan sains dan matematika kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Open Lab FPMIPA diharapkan dapat menjadi model alternatif study tour yang edukatif. Melalui pengalaman langsung di laboratorium, siswa dapat lebih memahami konsep dasar sains dan matematika sekaligus melihat penerapannya dalam kehidupan nyata,” ujarnya.

Selain kegiatan laboratorium, Open Lab 2025 juga menghadirkan seminar Deep Learning yang diikuti oleh 250 guru secara luring. Seminar ini dirancang sebagai ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman bagi para pendidik agar lebih siap dalam menghadapi perkembangan teknologi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI).

“Melalui seminar ini, kami ingin memberikan inspirasi dan bekal kepada guru untuk mendesain pembelajaran yang lebih bermakna, menyenangkan, dan sesuai dengan tantangan era digital,” tambah Prof. Adi Rahmat.

Tingginya minat masyarakat tercermin dari pendaftaran yang sudah ditutup hanya seminggu setelah diumumkan pada 4 Agustus 2025 karena kuota telah terlampaui. Total peserta yang hadir terdiri dari 105 siswa SD, 1.420 siswa SMP, 1.947 siswa SMA, serta 266 peserta dari kampus lain dan masyarakat umum.

Hal serupa ditegaskan pula oleh Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A. Dirinya menekankan pentingnya kegiatan seperti Open Lab sebagai ajang promosi yang strategis untuk menarik minat masyarakat terhadap sains sekaligus memperkuat eksistensi UPI di mata publik.

“Kegiatan ini merupakan media promosi gratis bagi UPI. Dengan mengundang siswa dari berbagai jenjang, mereka bisa tahu bahwa di FPMIPA UPI terdapat laboratorium yang lengkap dan modern. Jika mereka tertarik sejak dini, maka kelak mereka akan memilih UPI sebagai tempat studi lanjut. Ini penting untuk menjaga minat generasi muda pada sains sekaligus memastikan keberlangsungan prodi-prodi di kampus kita,” tutur Rektor.

Melalui Open Lab FPMIPA 2025, Rektor berharap semakin banyak generasi muda yang terdorong untuk melanjutkan studi di bidang sains, matematika, dan teknologi.

Ditegaskannya,”Kami percaya, melalui kegiatan ini akan lahir lebih banyak generasi yang memiliki rasa ingin tahu, bersemangat berinovasi, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Open Lab FPMIPA 2025 menjadi bukti bahwa UPI, khususnya FPMIPA, tidak hanya menjadi pusat pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi ruang inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus mencintai ilmu pengetahuan dan menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari.   (rizaibrahim/denynurahmat)