Bandung, UPI

Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sukses menyelenggarakan The 10th International Conference on Language, Literature, Culture, and Education (ICOLLITE 10) secara daring pada Kamis (23/7/2026). Mengusung tema Critical Literacies, Discourse and Meaning Making in a Post Digital World: Repositioning Language, Literature, Culture and Education, konferensi internasional ini menjadi ruang kolaborasi akademik bagi para peneliti, dosen, guru, mahasiswa dan praktisi untuk mendiskusikan isu-isu mutakhir di bidang bahasa, sastra, budaya dan pendidikan.

Sebanyak 298 pemakalah dan 12 peserta nonpemakalah berpartisipasi dalam ICOLLITE 10. Para pemakalah berasal dari delapan negara, yaitu Indonesia (214), Uzbekistan (89), Amerika Serikat (1), Aljazair (1), Finlandia (1), Hong Kong (1), Korea Selatan (1) dan Malaysia (1). Keikutsertaan peserta dari berbagai negara menunjukkan semakin luasnya jejaring akademik internasional yang dibangun melalui penyelenggaraan ICOLLITE.

Konferensi dibuka oleh Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., secara resmi membuka The 10th International Conference on Language, Literature, Culture and Education (ICOLLITE 10). Konferensi menghadirkan tiga keynote speaker, yaitu Prof. Dr. Sumiyadi, M.Hum. (Universitas Pendidikan Indonesia), Dr. Erika Matruglio (University of Wollongong, Australia) dan Alexander Sautkin, Ph.D. (Murmansk Arctic University, Rusia). Selain itu, peserta juga memperoleh penguatan materi dari para featured speakers, yaitu Dr. Kholid A. Harras, M.Pd., Dr. R. Dian Hendrayana, M.Pd., Dr. Linna Meilia Rasiban, M.Pd., Dr. Rinaldi Supriadi, M.Pd., dan Dr. Suharno, M.Pd. yang seluruhnya merupakan dosen Universitas Pendidikan Indonesia.

Sesi pleno dan presentasi parallel untuk para peserta memaparkan hasil penelitian dalam berbagai bidang, meliputi bahasa dan literasi, sastra, budaya, media, pendidikan, pembelajaran otonom hingga inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Forum ini menjadi wadah pertukaran gagasan, diseminasi hasil riset sekaligus penguatan kolaborasi akademik lintas negara dalam merespons tantangan masyarakat pascadigital.

Sebagai konferensi internasional tahunan FPBS UPI, ICOLLITE 10 menegaskan komitmen universitas dalam memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah bereputasi internasional dan memperluas jejaring kerja sama akademik global. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan ekosistem penelitian dan diseminasi ilmu pengetahuan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi akademik internasional yang mendorong lahirnya inovasi dan solusi terhadap berbagai tantangan global di bidang bahasa, sastra, budaya dan pendidikan. (Ahmad Fuadin)