Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Kantor Jurnal dan Publikasi (KJP) kembali melaksanakan kegiatan strategis untuk meningkatkan tata kelola jurnal ilmiah, dengan menyelenggarakan Pelatihan Pengajaran DOI (Digital Object Identifier) yang ditujukan kepada para pengelola jurnal di lingkungan UPI.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan untuk mendorong penguatan integritas dan profesionalisme publikasi ilmiah, serta mendukung UPI dalam perjalanannya menuju World Class University (WCU).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Usaha, dan Kerja Sama, Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.Pd., M.A., yang menegaskan pentingnya penataan manajemen jurnal yang berbasis standar internasional. Dalam sambutannya, Dr. rer. nat. Nandi, S.Pd., M.T., M.Sc., selaku Direktur Direktorat Urusan Internasional, menggarisbawahi bahwa penerapan DOI merupakan elemen penting dalam kredibilitas dan keberlanjutan jurnal ilmiah.

Sebagai pemateri utama, hadir Prof. Dr. Julia, M.Pd., yang menyampaikan materi secara komprehensif mengenai Konsep dasar jurnal, Urgensi penggunaan DOI, Proses pendaftaran pada artikel jurnal, Integrasi DOI dengan sistem manajemen jurnal elektronik (OJS), dan Praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan metadata jurnal.

Pengarahan tambahan disampaikan oleh Prof. Prof. (HC). Dr.Eng. Asep Bayu Dani Nandiyanto, S.T., M.Eng., sebagai kepala KJP UPI, yang memberikan penekanan pada implementasi sebagai bagian dari strategi peningkatan peringkat SINTA dan indeksasi global.

Pelatihan ini dipandu secara aktif oleh Muktiarni, M.Pd. sebagai moderator, dengan dukungan teknis dari Dr. Nur Indri Rahayu, M.Ed. yang turut memfasilitasi sesi tanya jawab dan praktik teknis.

Para peserta yang merupakan perwakilan dari pengelola jurnal di berbagai fakultas UPI menyambut kegiatan ini dengan antusias dengan jumlah lebih dari 81 peserta. Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh jurnal ilmiah di lingkungan UPI dapat memperkuat visibilitas, keterindeksan, dan kontribusinya dalam ekosistem publikasi akademik internasional.