
Bandung, UPI
Mahasiswa dari 3 fakultas yaitu Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri serta Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia meraih juara 1 tingkat Universitas kategori Komersialisasi Riset dan Teknologi Tepat Guna pada seleksi Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) 2025) Kegiatan diselenggarakan selama 2 hari kerja pada Tanggal 9 Juli 2025 dan 10 Juli 2025.
Prof. Dr. Ratih Hurriyati, M.P., CSBA menjelaskan bahwa Tim mahasiswa yang menjadi juara 1 seleksi KBMK tingkat Universitas ketegori komersialisasi riset dan teknologi tepat guna ini, selanjutnya akan mengikuti KBMK 2025 pada tingkat Nasional yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Selain itu penelitian ini juga dilakukan untuk mendukung Sustainable Development Goals, atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada Goal 4 Pendidikan Berkualitas serta Goal 9 yaitu Industri, Inovasi dan Infrastruktur.
Tim mahasiswa mengembangkan Desain Komersialisasi Produk Aplikasi Penerjemah dan Pembelajaran Bahasa Isyarat yang dibimbing oleh Dr. Asep Miftahuddin, M.Si Ketiga mahasiswa tersebut yaitu yaitu Alisa Bila Amalia, Muhammad Naufal Kasyifil ‘Aziz dan Ruby Bintan Dzun Nuraini.
Tim mahasiswa mengembangkan aplikasi Android yang berfungsi sebagai penerjemah dua arah antara bahasa isyarat dan bahasa verbal. Aplikasi ini memanfaatkan teknologi MediaPipe Hands untuk deteksi 21 titik pada tangan, serta Tiny Pose Estimation dari TensorFlow Lite untuk mendukung akurasi posisi tubuh.
Tiga fitur utama yang diusung adalah penerjemah gestur ke suara, konversi suara ke animasi bahasa isyarat, dan fitur pembelajaran interaktif. Inovasi ini juga menghadirkan dua karakter animasi, Neo dan Lia, untuk meningkatkan pengalaman belajar dan komunikasi.
Hasil pengujian menunjukkan aplikasi mampu bekerja secara real-time, ringan di perangkat mobile, serta mudah digunakan oleh masyarakat umum maupun penyandang tuli. Dengan pendekatan edukatif dan user-friendly, aplikasi ini berpotensi besar mendukung komunikasi inklusif di lingkungan pendidikan, layanan publik, dan kehidupan sosial.
Saat ini masuk ke tahapan akhir yaitu pendampingan penyusunan konten submisi makalah, video serta proses pengirimkan dokumen administrasi pada seleksi tingkat nasional. (Kontributor Humas UPI/FPEB UPI)

