Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar kegiatan UPI Asih UPI Bersih di Gedung Gymnasium UPI Bandung, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis UPI ke-72 dan menjadi ruang pertemuan antara sivitas akademika dengan masyarakat di sekitar kampus.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan senam bersama di halaman depan Gedung Gymnasium. Para peserta, yang terdiri atas sivitas akademika UPI dan warga undangan, tampak antusias mengikuti gerakan senam. Suasana kebersamaan terasa sejak awal acara dan menjadi pembuka yang hangat sebelum kegiatan inti dimulai.

Dalam kegiatan ini, UPI mengundang warga dari tiga RW, yakni RW 06, RW 04, dan RW 03 Geger Kalong. Kehadiran warga menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya melibatkan lingkungan kampus, tetapi juga masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Salah satu perwakilan warga yang hadir adalah Ketua RW 04 Kelurahan Isola, Kecamatan Sukasari, Ado Mulyana, yang bertempat tinggal di Jalan Negla Tengah, RT 06, RW 04.

Menurut Ado, UPI Asih UPI Bersih merupakan program yang sangat baik. Ia melihat kegiatan ini sebagai bentuk perhatian UPI kepada warga RW 04 dan wilayah sekitarnya. Ia juga menyoroti pembagian pohon yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut. “Mudah-mudahan dengan adanya acara seperti ini, pembagian pohon untuk ditanam di wilayah RW 04 dan RW lainnya bermanfaat bagi warga sekitar, juga bagi Kelurahan Isola,” ujarnya.

Sebagai Ketua RW, Ado menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran program semacam ini membuka peluang hubungan yang lebih erat antara kampus dan warga. Meski begitu, ia berharap bentuk kepedulian UPI tidak berhenti pada kegiatan seperti ini saja. Ia menyampaikan harapan agar ke depan ada pula bantuan sosial, misalnya berupa sembako, yang dapat membantu warga RW 04 pada khususnya dan Kelurahan Isola pada umumnya.

Ado juga menyampaikan pandangannya tentang bagaimana kegiatan ini bisa berjalan lancar dan konsisten. Menurutnya, kuncinya adalah sinergi dan kolaborasi. Kolaborasi itu, kata dia, perlu terjalin antara pengurus UPI dan unsur kewilayahan. Ia berharap, jika UPI kembali menggelar program serupa, pihak kampus dapat mengundang unsur kewilayahan di Kelurahan Isola, tidak hanya sebagian RW, tetapi seluruh RW yang ada di kelurahan tersebut. Dengan begitu, manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih merata oleh warga.

Di akhir wawancara, Ado menyampaikan pesan dan doa untuk UPI yang kini genap berusia 72 tahun. “Mudah-mudahan UPI tetap jaya dan terus mendidik mahasiswa yang bermanfaat bagi negara dan bangsa. Semoga selalu diberi kesehatan, kelancaran, dan kemudahan dalam segala hal,” tuturnya.

Dukungan dan harapan dari warga ini menjadi gambaran bahwa kehadiran UPI di tengah masyarakat dinantikan tidak hanya lewat dunia pendidikan, tetapi juga lewat kegiatan nyata yang menyentuh lingkungan sekitar. Melalui UPI Asih UPI Bersih, hubungan kampus dan warga diharapkan terus terjaga dan berlanjut dalam program-program berikutnya. (Varrel Zp/Naufal Dlorif/Velia – Caraka Muda)