Bandung, UPI

Pada 2 Juni 2025 lalu, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain ( FPSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bersama dengan Fakultas Ilmu Seni dan Sastra (FISS) Universitas Pasundan (Unpas) menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) sebagai tanda kolaborasi tridharma perguruan tinggi. Penandatanganan tersebut dilaksanakan pada pertemuan akademik di Gedung Baru FPSD UPI, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Kota Bandung.

Implementasi tridharma perguruan tinggi terutama dalam bidang seni, desain, serta pengembangan budaya Sunda menjadi fokus pada MoA FPSD UPI dan FISS Unpas. Komitmen dari kedua institusi terhadap kegiatan kolaboratif seperti riset, pertunjukan seni, pameran bersama, serta program pengabdian masyarakat berbasis budaya lokal diatur di dalam MoA ini.

Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., selaku Dekan FPSD UPI, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi lintas kampus penting untuk dilakukan sebagai upaya untuk mendorong pengembangan budaya Sunda, khususnya dalam konteks seni dan desain menuju panggung internasional.

“Budaya Sunda harus dikembangkan secara kreatif dan kontekstual melalui pendekatan seni dan desain. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk menjadikan FPSD sebagai institusi yang mendunia namun tetap berakar pada nilai-nilai lokal,” tutupnya.

Dekan FISS Unpas, Budi Setiawan Garda Pandawa, S.Li., M.Sn., M.H. (Budi Dalton), menekankan pentingnya sinergi antar perguruan tinggi di Bandung dalam mengembangkan local genius melalui kegiatan nyata.

“Sebagai tetangga, kerja sama seni dan desain ini harus diwujudkan dalam bentuk pertunjukan dan pameran bersama. Sebagai bentuk silaturahmi akademis yang hidup dan saling memperkaya (antara Unpas dengan UPI-red),” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Wakil Dekan dari kedua belah pihak hadir untuk menyaksikan penandatanganan MoA secara langsung. Para Ketua Program Studi dari bidang Film dan Televisi (FTV), Fotografi, Musik, Desain Komunikasi Visual (DKV), dan seni rupa juga turut hadir. Kehadiran para pimpinan akademik menjadi bukti konkret komitmen kedua belah pihak mendorong integritas keilmuan dan praktik artistik lintas disiplin.

Penandatanganan MoA menjadi awalan untuk serangkaian kegiatan bersama lainnya yang akan digelar mulai di semester mendatang. Program-program ini nantinya diharapkan dapat memperkuat jejaring seni dan budaya Sunda dalam konteks pendidikan tinggi, serta menjadi model kolaborasi institusional yang berkelanjutan.