
Bandung, UPI
Program Studi Manajemen Resort dan Leisure (MRL) Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan Field Trip sekaligus Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Pangalengan, Kabupaten Bandung, pada November 2025. Kegiatan ini menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat dalam mengelola destinasi wisata berbasis potensi lokal.
Dipimpin oleh tim dosen MRL diantaranya Dr. Fitri Rahmafitria, M.Si., Widyastuti, S.Sos., M.P.Par., Armandha Redo Pratama, S.Pd., M.Sc., Dr. Moh. Dede, S.Pd., M.I.L., dan Hyldan Natawiguna, S.T.P., M.Sc. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning).
Dalam kegiatan ini, mahasiswa dan dosen MRL melakukan survei pendahuluan di tiga desa, Desa Pulosari, Desa Warnasari, dan Desa Lamajang untuk memetakan kebutuhan, mengidentifikasi tantangan pengembangan wisata, dan menyusun rencana PkM yang relevan.
Rangkaian kegiatan PkM diisi dengan Focus Group Discussion (FGD) bersama pengelola destinasi dan masyarakat lokal, sosialisasi program kerja, serta implementasi PkM.
Kegiatan lapangan ini memberikan dampak dua arah. Mahasiswa MRL memperoleh keterampilan analisis kawasan, komunikasi, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Sementara itu, masyarakat mendapatkan dukungan dalam pemetaan potensi, identifikasi masalah, dan penyusunan gagasan pengembangan destinasi, mulai dari agrowisata, wisata petualangan, wisata air, hingga wisata budaya.
Selain praktik lapangan, mahasiswa juga menerima pematerian mengenai potensi pengembangan astro tourism dari komunitas astronomi lokal serta arahan pengembangan pariwisata daerah dari Dinas Pariwisata Kabupaten Bandung.

Prodi MRL menjalin kemitraan intensif dengan berbagai pihak lokal. Di Desa Pulosari, kolaborasi terjalin dengan Pengelola dan Petani Strawberry Hills, Komunitas Tani Kopi, Pengelola Situ Cileunca, Pokdarwis Pulosari, Camp Muara Rahong, hingga pemilik homestay.
Di Desa Warnasari, kerja sama dilakukan bersama Kelompok Bernard Tani, perangkat desa, Babinsa, dan Karang Taruna. Sementara di Desa Lamajang, kemitraan berfokus pada Komunitas Atraksi Budaya.
Tim dosen MRL menekankan bahwa kegiatan ini mengacu pada prinsip Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): Melalui peningkatan kapasitas mahasiswa dan masyarakat. SDG 8 (Pertumbuhan Ekonomi): Melalui penguatan peluang pariwisata lokal. SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan): Melalui perbaikan tata kelola destinasi berbasis komunitas.
Kegiatan Field Trip dan PkM ini menghasilkan sejumlah output, termasuk laporan survei destinasi, pemetaan masalah, gagasan program pengembangan wisata, hingga rekomendasi strategis pengembangan pariwisata berkelanjutan bagi masing-masing mitra.
Diharapkan, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menjalin kemitraan berkelanjutan antara Prodi MRL FPIPS UPI dan mitra di Pangalengan untuk memperkuat pengembangan pariwisata berbasis komunitas. (DN)

