
Bandung, UPI
Rumah Sakit Santosa Hospital Kopo melakukan kunjungan kerja sama ke Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam rangka menjajaki kerja sama layanan penerjemahan bahasa asing khususnya bahasa Korea serta pengembangan program magang mahasiswa pada Jumat (8/8/2025).
Tim dari Rumah Sakit Santosa Hospital Kopo yang terdiri atas Kepala Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit, Dewi Arum, S.Tr.Kes., kemudian Supervisor Pemasaran dan Humas, R. Mirza Mubarik Achmad, A.Md., dan Manager Umum, Muhamad Alfiansyah, S.H., diterima dengan hangat oleh jajaran pimpinan FPBS UPI, yaitu Prof. Dr. Yulianeta, M.Pd., selaku Wakil Dekan I, Wawan Gunawan, M.Ed., Ph.D., sebagai Wakil Dekan II, dan Yanty Wirza, M.Pd, M.A, Ph.D., sebagai Wakil Dekan III, beserta dosen Prodi Pendidikan Bahasa Korea, Risa Triarisanti, S.Pd., M.Pd., dan Azma Azizah, S.S, M.A.
Diskusi selama kunjungan difokuskan pada penguatan kerja sama layanan penerjemahan bahasa Korea untuk kebutuhan komunikasi rumah sakit dengan pasien asing, khususnya pasien dari Korea Selatan. Selain itu, peluang magang bagi mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Korea dibuka lebar sebagai bagian dari pengembangan kompetensi praktis mahasiswa dalam bidang penerjemahan dan layanan rumah sakit.
Prof. Dr. Yulianeta, M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama ini sangat relevan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) nomor 3 tentang Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan, serta nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas. “Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan institusi layanan kesehatan, kami berharap dapat mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat serta memperkaya pengalaman belajar mahasiswa secara nyata,” ujarnya.
Rencana tindak lanjut kerja sama akan dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang akan mengatur kolaborasi dalam pelaksanaan magang mahasiswa dan pengembangan layanan penerjemahan. Tidak menutup kemungkinan, kerja sama ini akan berkembang ke bidang lain sesuai kebutuhan dan potensi kedua pihak.
Kunjungan ini menandai langkah strategis dalam membangun kemitraan yang saling menguntungkan antara institusi pendidikan dan rumah sakit, sekaligus mendukung capaian SDGs melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan publik.

