Bandung, 17 September 2025. Museum Pendidikan Nasional Universitas Pendidikan Indonesia (Museum Diknas UPI) kembali menegaskan perannya sebagai pusat edukasi global. Kali ini, museum menerima kunjungan mahasiswa pertukaran pelajar dari Tashkent University, Uzbekistan, sebagai bagian dari rangkaian program akademik dan pengayaan wawasan internasional.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa diajak mengenal lebih dekat koleksi sejarah pendidikan Indonesia, mulai dari sistem pendidikan masa kolonial, perkembangan kurikulum nasional, hingga transformasi pendidikan di era modern. Melalui pengalaman ini, mahasiswa Tashkent University memperoleh pemahaman baru mengenai nilai sejarah, budaya, sekaligus arah pembaruan pendidikan di Indonesia.

Kegiatan ini tidak hanya memberi manfaat akademik, tetapi juga memperkuat citra UPI sebagai perguruan tinggi yang berperan aktif dalam membangun diplomasi pendidikan. Melalui interaksi lintas budaya di museum, UPI menunjukkan dampaknya sebagai lembaga pendidikan yang menjembatani pemahaman global tentang pentingnya pendidikan sebagai fondasi kemajuan peradaban.

Kepala Museum Pendidikan Nasional UPI, Prof. Dr. Leli Yulifar, M.Pd., menegaskan bahwa kunjungan mahasiswa internasional merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Berdampak UPI. “Kunjungan ini menegaskan museum sebagai pusat edukasi global yang inklusif. Dengan demikian, museum tidak hanya melayani publik nasional, tetapi juga menjadi ruang dialog internasional untuk penguatan pendidikan berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih jauh, kegiatan ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, yang menekankan akses pendidikan tanpa batas, serta SDG 17: Partnerships for the Goals, yang mendorong kolaborasi internasional. Dengan keterlibatan mahasiswa dari Uzbekistan, UPI menunjukkan komitmennya membangun jaringan akademik global demi terciptanya pendidikan yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Rangkaian kunjungan berlangsung dengan sesi tur pameran, dialog interaktif mengenai sejarah pendidikan, serta diskusi mengenai peluang kerja sama riset antara UPI dan Tashkent University. Acara resmi dipandu langsung oleh Kepala Museum Diknas UPI beserta tim kurator, serta didukung staf museum yang memastikan pengalaman edukatif berjalan optimal.

Dengan adanya kunjungan ini, Museum Diknas UPI semakin mengukuhkan diri sebagai ruang pembelajaran lintas bangsa yang berkontribusi dalam membangun pemahaman bersama, memperluas kolaborasi internasional, dan mendukung terwujudnya pendidikan berkelanjutan bagi masa depan global.

Kontributor: Fadilla Febrianty Nitami

Editor: RK