Peserta didik SDN Nagrak II mengikuti permainan edukatif “Stunting Detective” Sabtu, 1 November 2025.

Sumedang, UPI — Mahasiswa Kelompok 20 Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) Prodi PGSD Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan melalui permainan “Stunting Detective” di SDN Nagrak II, Desa Panyindangan, Sabtu (1/11). Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 4A, 4B, 5, dan 6.

Program ini dirancang sebagai media pembelajaran interaktif untuk mengenalkan pola hidup bersih, gizi seimbang, dan langkah pencegahan stunting sejak dini. Permainan disusun dalam bentuk tantangan pos yang berisi tugas edukatif terkait pola makan sehat serta perilaku hidup bersih dan sehat.

Terdapat tiga pos utama dalam permainan, yaitu menyusun gambar kebiasaan baik dan buruk, permainan Isi Piringku untuk mengenalkan komposisi makan sehat, serta pos PHBS yang berfokus pada praktik mencuci tangan dan menjaga kebersihan makanan. Kelompok tercepat yang berhasil menyelesaikan seluruh misi dinyatakan sebagai pemenang.

Bapak Lili Hidayat selaku kepala sekolah SDN Nagrak II menilai metode permainan tersebut efektif memperkenalkan konsep kesehatan kepada siswa.

“Anak-anak jadi lebih mudah memahami apa itu stunting dan bagaimana mencegahnya. Belajar lewat permainan membuat mereka aktif dan antusias,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian edukasi kesehatan yang dilaksanakan mahasiswa UPI sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan stunting di Desa Panyindangan.

Melalui program ini, mahasiswa berharap pemahaman siswa mengenai kesehatan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan diteruskan ke lingkungan keluarga. (RK)

Kontributor KKIPP UPI: Silvia Nurshobah Nasution/ Mahasiswa P2MB Kelompok 20 Kampus UPI di Sumedang