
Bandung, UPI
Lima mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menerima hibah bantuan belajar berupa laptop dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) kegiatan serah terima hibah berlangsung di Ruang Rapat Gedung Rektorat UPI, Bandung, Rabu (13/5/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan pembelajaran dan pengembangan akademik mahasiswa.
Mahasiswa penerima bantuan berasal dari berbagai program studi dan kampus daerah UPI, yaitu Syifa Nur Hanasah dari Program Studi Sistem Informasi Kelautan Kampus UPI Serang, Elizabeth dari Pendidikan Bahasa Inggris, Gresiya Stefani Hutasoit dari Program Studi Matematika, Alfin Badru Zaman dari Pendidikan Agama Islam (PAI), serta Fikri Al Farros dari Program Studi Industri Pariwisata.
Kegiatan penyerahan hibah dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis UPI, Prof. Yudi Sukmayadi., Dalam sambutannya, Prof. Yudi Sukmayadi menyampaikan apresiasi kepada BRI atas dukungan yang diberikan kepada mahasiswa UPI melalui program bantuan belajar tersebut.
“Terima kasih kepada BRI yang telah memberikan kepedulian kepada mahasiswa UPI melalui pemberian hibah laptop. Ini semakin mengeratkan dukungan kerja sama kedua lembaga,” ujarnya.
Ia berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa untuk mendukung peningkatan kualitas diri, prestasi akademik, maupun kegiatan nonakademik. Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai mitra juga menjadi bagian dari upaya universitas dalam memperkuat pengembangan prestasi mahasiswa di lingkungan kampus.
Perwakilan BRI Regional Funding Division Regional Office Bandung, Adhitya Sakti Bagus, menjelaskan bahwa program tersebut menjadi bagian dari penguatan hubungan kerja sama dengan mahasiswa melalui layanan transaksi digital.
“Kami ingin menunjukkan bahwa BRI sudah melek digital. Jadi, jika teman-teman mahasiswa banyak melakukan transaksi di BRI, ternyata ada reward juga yang bisa didapatkan,” katanya.
Salah seorang penerima bantuan, Elizabeth dari Prodi Bahasa Inggris UPI, mengungkapkan bahwa laptop yang diterimanya akan digunakan untuk mendukung penyusunan proposal tesis. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu karena perangkat yang sebelumnya digunakan mengalami kerusakan.
“Laptop yang lama rusak, jadi bantuan dari BRI ini sangat membantu sekali karena saya sedang dalam proses menyusun proposal tesis,” ungkapnya.
Melalui program hibah bantuan belajar ini, UPI dan BRI berharap mahasiswa dapat memperoleh fasilitas yang lebih memadai dalam mendukung proses pembelajaran. Program tersebut juga menjadi bagian dari penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. (RK)

