
Sumedang, UPI — Kelompok 20 Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) PGSD Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang melaksanakan kegiatan penanaman bibit bayam di pekarangan Kantor Desa Panyindangan, Kecamatan Buahdua, pada Senin (13/10). Kegiatan ini dilakukan bersama Kepala Desa Panyindangan dan Camat Buahdua sebagai bagian dari upaya mendukung Program Teras Hijau Kabupaten Sumedang.
Dalam kegiatan ini, penanaman bibit dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kecamatan dan Kepala Desa, diikuti oleh kader desa, ketua RW, serta seluruh anggota P2MB Kelompok 20. Menurut Kepala Kecamatan Buahdua, Kiki Hakiki, kegiatan ini merupakan inovasi yang sejalan dengan gerakan pelestarian lingkungan yang dicanangkan pemerintah daerah.
“Kegiatan ini adalah langkah nyata dalam mendukung Program Teras Hijau Kabupaten Sumedang. Harapannya, masyarakat dapat memanfaatkan lahan kosong sebagai media tanam sumber pangan bergizi,” ujar Kiki Hakiki.
Program ini tidak hanya berfokus pada penanaman bibit bayam, tetapi juga bertujuan memaksimalkan lahan pekarangan agar produktif secara berkelanjutan. Selain di kantor desa, mahasiswa P2MB juga akan menyalurkan bibit bayam ke sejumlah posyandu melalui metode tanam polybag.
Ketua Kelompok 20, Faizal fasawiguna., menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk edukasi gizi sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat terinspirasi menanam sayuran sendiri di pekarangan rumah untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Dampak positif kegiatan ini juga dirasakan oleh warga, yang antusias berpartisipasi dan menyampaikan dukungan penuh ke depannya. Hasil panen nantinya direncanakan akan diolah menjadi berbagai produk pangan seperti nugget bayam sehat.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah desa, pihak kecamatan, dan mahasiswa UPI, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, sekaligus mendukung gerakan pangan lokal di Desa Panyindangan. (RK)
Kontributor KKIPP UPI: Kampus UPI di Sumedang/ Riana Jami Fatonah & Faizal Fasawiguna

