Bandung, 9 Juli 2025

Dalam rangka mendukung transformasi pendidikan kejuruan di era industry 4.0 dan society 5.0, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Kota Bandung menyelenggarakan kegiatan Pendekatan Pembelajaran Deep learning yang dilakukan dengan melalui Workshop In House Traiining untuk   Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis Deep Learning pada tanggal 8 Juli 2025 hingga selesai. Kegiatan ini diikuti oleh 103 orang guru dari berbagai bidang keahlian dan merupakan hasil kerja sama antara Tim Pengabdian kepada Masyarakat dan Tim Penelitian Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang diketuai oleh Prof. Dr. Tuti Suartini, M.Pd.  Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mengembangkan invovasi pembelajaran dengan memanfaatkan Artificial Intelligent (AI) guna menjawab tantangan pembelajaran di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.

Materi konseptual mengenai Filsafat Deep Learning dalam Konteks Pendidikan Kejuruan, yang disampaikan oleh Prof. Dr. Tuti Suartini, M.Pd. dan Sri Lestari Harja, S.Pd., M.T.  diharapkankan dapat mengingatkan kembali tentang  perspektif filosofis dan pedagogis  pendidikan kejuruan melalui teknologi kecerdasan buatan serta pengembangan kurikulum dan proses pembelajarannya.   Kegiatan  ini disertai  dengan pelatihan penyusunan bahan ajar berbasis pendekatan pembelajaran mendalam atau deep learning, yang dipandu oleh para dosen UPI dari berbagai bidang keilmuan yang menunjang, yakni: Dr. Saripudin, S.Pd., MT., Drs. Aan Sukandar, M.Pd., Dr. Cucu Sutianah, S.Pd., M.Pd. dan Irsyad F. Prasetia, S.E., M.Aky.  dimana pada penyusunan strategi pengembangan bahan ajar berbasis deep learning serta model Teaching Factory (TEFA) ini berbasis kemitraan dengan dunia industri, sebagai pendekatan yang kontekstual dan aplikatif guna meningkatkan mutu pembelajaran di SMK.  Pada kegiatan ini dilakukan bersama para Mahasiswa Pendidikan Magister Sekolah Pascasarjana UPI Bandung dalam mempraktekan pengembangan bahan ajar digital berbasis AI ini, yaitu: Abdul Rohman, S.Pd. dan Sri Alvina Damayanti, S.Pd.

Hasil RPP dari rencana pembelajaran para guru ini selanjutnya diintegrasikan ke dalam sistem Learning Management System (LMS) yang telah dikembangkan oleh mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro yaitu Wira Hadi Kusuma. Proses teknis pendampingan dalam penggunaan LMS dibantu oleh mahasiswa program sarjana Pendidikan Teknik Elektro UPI: Andita Dwitama, Yudis Rafi Mukarom, Rimelda Putri Darmayanti, dan Iman Fathurrahman.

Data hasil workshop ini akan digunakan sebagai bagian dari evaluasi akademik dan penelitian pengembangan media pembelajaran digital oleh Tim Peneliti yang dikelola oleh Prof. Dr. Tuti Suartini, S.Pd., M.Pd., beserta para dosen kolaborator juga mahasiswa Pascasarjana dan Sarjana UPI.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif para guru pada kegiatan ini, panitia memberikan sertifikat dengan bobot 32 JP serta buku karya Prof. Dr. Tuti Suartini, M.Pd. kepada peserta yang mengikuti kegiatan secara penuh. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari Program In House Training SMKN 7 Bandung yang dipimpin oleh Dr. Agus Setiawan, S.Pd., M.Si., serta merupakan bagian yang terintegrasi dengan program Pengabdian kepada Masyarakat dan Penelitian yang didanai oleh Sekolah Pascasarjana UPI Bandung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kompetensi profesional guru dalam menyusun bahan ajar digital berbasis Deep Learning dapat terus ditingkatkan. Dengan demikian, pendidikan kejuruan di Indonesia akan semakin siap menghadapi tantangan dan dinamika perkembangan teknologi informasi yang pesat di era digitalisasi pendidikan. (kontributor)