
Bandung, UPI
Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan sosialisasi Penjaringan dan Pemilihan Rektor UPI Periode 2025-2030. Ketua MWA UPI Komjen. Pol (Purn) Drs. Nanan Soekarna menjelaskan bahwa Pemilihan rektor bukan sekadar proses administratif, melainkan juga sebuah tonggak strategis yang akan menentukan arah dan masa depan UPI. Dalam proses pemilihan ini, kita semua diajak untuk berperan aktif dalam menentukan siapa pemimpin yang akan membimbing UPI menuju visi dan misi yang lebih baik.
Komjen. Pol (Purn) Drs. Nanan Soekarna mengingatkan bahwa pemilihan ini merupakan kesempatan bagi kita untuk mendengarkan visi dan misi para calon rektor, serta untuk mengevaluasi bagaimana mereka akan menghadapi tantangan dan memenuhi harapan kita semua. “Ini adalah momen penting bagi kita semua, karena kita tidak sekadar memilih seorang pemimpin, tetapi sedang menentukan arah masa depan UPI sebagai universitas pelopor dan unggul, “ujarnya.
Sebagai Ketua Majelis Wali Amanat, dirinya menegaskan kembali bahwa proses pemilihan rektor ini harus dijalankan dengan prinsip mendahulukan values (nilai-nilai) dibandingkan value atau kepentingan material dan pragmatisme. Dikatakannya,”Kita menginginkan pemimpin yang memiliki integritas, komitmen penuh, serta visi yang jelas untuk menjadikan UPI semakin maju dan berkontribusi besar bagi bangsa.”

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pemilihan Rektor UPI Periode 2025-2030, Drs. Nu’man Abdul Hakim mengungkapkan hal serupa, dikatakannya bahwa pemilihan rektor merupakan momen yang sangat penting bagi semua, khususnya dalam menentukan arah dan masa depan UPI. Ditegaskannya,”Kami, sebagai panitia, mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta secara aktif mengawal proses ini, kita berharap dapat menemukan sosok pemimpin yang tidak hanya memiliki integritas, tetapi juga visi yang jelas untuk memajukan pendidikan di Indonesia dan membawa UPI gemilang menuju pelopor dan unggul.”
Sesuai dengan ketentuan, lanjutnya, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh bakal calon rektor, baik persyaratan utama maupun khusus. Sementara itu untuk tahapan penjaringan dan pemilihan dibagi menjadi tiga tahapan yaitu tahap 1 penjaringan, tahap 2 penjaringan serta tahap 3 pemilihan Rektor.
Tahap 1 penjaringan yaitu pengambilan formulir pendaftaran dan kelengkapan persyaratan bakal calon Rektor UPI pada 3-23 Maret 2025, Penyerahan Formulir Pendaftaran dan Kelengkapan Persyaratan Pendaftaran 3-23 Maret 2025, Perpanjangan Pendaftaran (Jika tidak ada Pendaftar) pada 24 Maret – 9 April 2025, Pemeriksaan atau verifikasi Kelengkapan Persyaratan pada 9-17 April 2025 dan Penetapan Bakal Calon Rektor UPI 2025-2030 yang telah memenuhi persyaratan (disusun berdasarkan abjad) oleh MWA pada 23 April 2025.
Tahap 2 penjaringan yaitu Assesment oleh Tim Independent (external) pada 24-26 April 2025, Penilaian hasil Assesment pada 27 April – 3 Mei 2025, Sidang Pleno Senat yang terdiri dari Pemaparan Kertas Kerja Balon Rektor dan memberikan masukan kelayakan bakal calon Rektor pada 6-8 Mei 2025, Penetapan Calon Rektor oleh MWA pada 9 Mei 2025, Pengumuman Calon Rektor UPI 2025-2030 pada 9 Mei 2025.
Tahap 3 pemilihan rektor yaitu Calon Rektor UPI 2025-2030 menyajikan kertas kerja pada forum terbuka pada 14 Mei 2025, Penyajian kertas kerja Calon Rektor UPI 2025-2023 dalam Sidang Pleno MWA UPI pada 15-16 Mei 2025, Pemilihan Calon Rektor UPI 2025-2030 oleh MWA UPI dalam Sidang Pleno MWA pada 15-16 Mei 2025 dan Penetapan Rektor UPI 2025-2030 terpilih oleh MWA pada 15-16 Mei 2025.
Persyaratan pendaftaran Bakal Calon Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Periode 2025-2030 dapat dilihat dan diunduh pada laman http://mwa.upi.edu

Kami ingin mengingatkan bahwa calon rektor diharapkan memiliki kepemimpinan strategis, kemampuan untuk mendorong inovasi pendidikan, serta menjalin kemitraan baik nasional maupun internasional yang saling menguntungkan,” harapnya.
Kembali ditegaskan,”Mari kita bersama-sama menciptakan UPI yang lebih baik dengan mengawal pemilihan rektor ini agar mampu membawa perubahan positif dan menjadikan UPI sebagai universitas pendidikan terkemuka baik ditingkat nasional maupun internasional.” (dodiangga)

