Bandung, UPI

Sebanyak enam mahasiswa yang tergabung dalam BEM Himpunan Program Studi dan Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia ditetapkan  sebagai  Penerima Program Bantuan Operasional  Perguruan Tinggi Negeri Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Tahun Anggaran 2025. Jumat, (12/9/2025).

Para mahasiswa FPEB UPI yang menerima Program Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Tahun Anggaran 2025 sebagai anggota tim yaitu dari program studi manajemen yaitu Lailatun Mubarokah dan Nasywa Harry Miswanto yang merupakan Anggota Bidang Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa serta Nina Shabrina Wijaya sebagai Anggota Bidang Akademik dan Profesi. Selanjutnya dari program studi Akuntansi yaitu Fira Pirliana sebagai Anggota Bidang Sosial dan Politik, Putri Patricia Salsabila sebagai Anggota Bidang Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa dan Syahla Alya Salsabila sebagai Anggota Bidang Kerohanian

Sebagai anggota tim, mahasiswa FPEB UPI tergabung dalam tim dengan judul Pengembangan multiproduk antiiflmasai berbahan dasar kacang kedelailokal untuk meningkatkan kesehatan di Desa Darmaga, Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang Jawa Barat yang dibimbing oleh Didik Priyandoko. Serta bergabung dalam tim dengan judul Optimalisasi Olahan dan Limbah Singkong sebagai Strategi Ketahanan Pangan dan Energi Terbarukan secara berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa Sukamelang yang dibimbing Selly Feranie

Penetapan program tersebut telah ditetapkan melalui Keputusan Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor 0769/C3/DT.05.00/2025 tanggal 4 September 2025. 6 Mahasiswa FPEB UPI berperan sebagai anggota pada tim yang berbeda yang tergabung dengan Ormawa BEM Fakultas dan Himpunan Program Studi Pada Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia. (DN)