
Bandung, UPI
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melakukan sebuah Langkah strategis dalam penguatan reputasi akademik internasional melalui partisipasi aktif di QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2025 yang berlangsung pada 4–6 November di Korea University, Seoul, Korea Selatan. Di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Vanessa Gaffar, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu sekaligus Ketua Delegasi, UPI membuka stand pameran yang menampilkan capaian institusional dan potensi kolaborasi global.
Pertemuan ini merupakan forum kolaborasi pendidikan tinggi terbesar di kawasan Asia Pasifik, memasuki tahun ke-21 penyelenggaraannya. Mengusung tema “Advancing Generational Potential: Skills and Partnerships in the Asia Pacific”, acara ini menghadirkan lebih dari 2.000 peserta dari kalangan pimpinan universitas, pakar industri, dan pejabat pemerintah. Dari Indonesia sendiri tercatat lebih dari 20 perguruan tinggi papan atas Indonesia turut serta. Diskusi panel, lokakarya praktik terbaik, dan sesi jejaring menjadi ruang strategis bagi para peserta yang hadir untuk memperkuat kemitraan dan merumuskan arah di masa depan.

QS (Quacquarelli Symonds) sendiri merupakan lembaga pemeringkatan pendidikan tinggi global yang dikenal luas karena metodologi evaluasinya yang komprehensif terhadap lebih dari 8000 instansi Pendidikan di seluruh dunia, mencakup reputasi akademik, kualitas pengajaran, dampak riset, dan internasionalisasi. Sehingga tidak mengejutkan, QS World University Rankings menjadi acuan penting bagi institusi pendidikan dalam menilai posisi dan daya saing mereka di tingkat regional maupun global.
Kehadiran UPI dalam pameran internasional ini menjadi bagian dari ikhtiar memperluas jejaring akademik dan mengamankan kerja sama lintas negara. Stand UPI sendiri memberikan warna sendiri dan menarik perhatian peserta dengan presentasi visual yang menonjolkan nilai lokal, kekhasan pada pedagogik, serta komitmen terhadap mutu pendidikan. Delegasi UPI juga aktif menjalin komunikasi dengan mitra potensial dari berbagai negara, membuka peluang kolaborasi riset dan pertukaran akademik. selain itu kegiatan ini pun merupakan bagian kegiatan program EQUITY – LPDP dan dibiayai oleh program tersebut.
Momentum ini semakin diperkuat dengan pengumuman resmi bahwa peringkat UPI naik menjadi posisi ke-76 di Asia Tenggara, sebuah capaian yang mencerminkan konsistensi dalam peningkatan mutu dan daya saing internasional. Kenaikan ini menjadi validasi atas strategi internasionalisasi yang dijalankan secara terukur dan berkelanjutan.
Namun, pekerjaan rumah selanjutnya adalah mengejawantahkan potensi kerja sama global yang telah dijajaki dan disepakati selama forum ini ke dalam bentuk kinerja konkret. Implementasi nyata melalui program kolaboratif, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta riset bersama menjadi kunci untuk menjaga momentum dan mendorong lonjakan peringkat UPI di kancah internasional.
Ketua Delegasi UPI, Prof. Dr. Vanessa Gaffar, menegaskan bahwa partisipasi UPI dalam QS Asia Pacific Summit 2025 bukan sekadar kehadiran simbolik, melainkan wujud nyata dari komitmen institusi untuk memperkuat posisi sebagai universitas unggul di tingkat regional dan global. Ia menekankan pentingnya kesiapan UPI untuk terus belajar dari institusi yang lebih maju, demi mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan reputasi kampus tercinta. Dengan semangat kolaboratif, komitmen terhadap mutu, dan visi internasional yang kuat, UPI terus melangkah mantap menuju reputasi akademik yang lebih gemilang, relevan, dan berdampak luas.
Konstributor: Vidi Sukmayadi

