Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia secara resmi melantik jajaran Wakil Rektor baru untuk masa jabatan 2025–2030 dalam sebuah seremoni yang digelar di Taman Berretti, halaman Gedung Bumi Siliwangi Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Kota Bandung, Jawa Barat. Rabu (29/07/2025). Pelantikan ini menandai awal babak baru dalam mewujudkan visi UPI sebagai universitas yang bermartabat dan bereputasi internasional.

Rektor UPI Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., menegaskan bahwa pelantikan ini memiliki makna strategis mengingat berakhirnya masa jabatan Wakil Rektor periode sebelumnya. “Dengan dilantiknya Wakil Rektor yang baru, saya berharap memiliki tenaga baru yang lebih kuat dan mampu mendorong pencapaian visi UPI sebagai universitas yang tidak hanya dihormati di Asia, tetapi juga di dunia,” ujarnya.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Rektor menargetkan pencapaian dalam berbagai pemeringkatan global seperti QS World University Ranking dan Times Higher Education Impact Ranking. UPI ditargetkan untuk menembus peringkat 800 dunia dan masuk dalam 500 besar kampus dengan kontribusi pada Sustainable Development Goals (SDGs). Selain itu, peningkatan kualitas publikasi ilmiah juga menjadi fokus agar lebih banyak program studi masuk dalam pemeringkatan global by subject.

Dalam kerangka reformasi tata kelola, UPI juga akan menerapkan sistem masa jabatan seragam selama lima tahun, tidak hanya untuk rektorat, tapi juga hingga ke tingkat dekanat. “Kita akan bekerja berbasis kinerja dan capaian. Setiap pejabat akan menandatangani kontrak kinerja dan fakta integritas,” jelas Prof. Didi Sukyadi.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor melantik lima pejabat akademik yang akan memegang amanah sebagai Wakil Rektor di bidang masing-masing, yaitu:

  • Wakil Rektor Bidang Pendidikan, dan Penjaminan Mutu. Prof. Dr. Vanessa Gaffar, SE., Ak,. MBA. sebelumnya menjabat Wakil Dekan FPEB bidang Akademik.
  • Wakil Rektor Sumber Daya, dan Sistem Informasi. Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd sebelumnya menjabat Dekan FPBS.
  • Wakil Rektor Bidang Perencanaan, dan Keuangan. Prof. Dr. Rudi Susilana, M.Si. sebelumnya menjabat Dekan FIP.
  • Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian, dan Kemitraan. Prof. Agus Setiabudi,M.Si. Sebelumnya menjabat Atase Pendidikan dan Kebudayaan di KBRI Den Haag, Belanda.
  • Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis. Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd. sebelumnya menjabat Dekan FPSD.

Menariknya, pada periode ini, dua dari Wakil Rektor yang dilantik adalah perempuan. Rektor menekankan bahwa hal ini bukan semata-mata didasari pertimbangan gender, namun lebih pada kompetensi dan rekam jejak yang dimiliki. “Keterlibatan perempuan dengan ketelitian dan kecermatannya akan memberikan nilai tambah dalam tim kerja,” imbuhnya.

Dalam upayanya menjawab tantangan global, UPI juga diarahkan untuk mendukung kebijakan pemerintah, termasuk dalam isu stunting, pengelolaan sampah, dan penyediaan tenaga kerja global. Pemerintah diketahui memiliki lebih dari 1 juta peluang kerja di luar negeri, sementara Indonesia baru mampu mengisi sekitar 300 ribu. “Ini menjadi tanggung jawab kita untuk mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing secara global,” tutur Rektor.

Terakhir, dipilihnya lokasi pelantikan di luar ruangan menjadi simbol keterbukaan dan semangat baru. “Saya ingin kita lebih inklusif, berpikiran luas, dan siap menatap tantangan bukan hanya dari dalam negeri, tapi juga dari luar negeri,” pungkasnya. (rizaibrahim/foto:denynurahmat)