
Bandung, 7 Juli 2025
Bertempat di ruang rapat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), telah dilangsungkan penandatanganan kerja sama riset antara PT Diwangkara Wihaya Nusantara dan Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) UPI. Kegiatan ini menjadi momentum penting yang menandai sinergi antara dunia industri dan pendidikan tinggi dalam menjawab tantangan global melalui riset kolaboratif.
Acara penandatanganan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari kalangan akademisi dan industri, di antaranya Direktur PT Diwangkara Wihaya Nusantara, Yudhistira Kusuma; Dekan FPBS UPI, Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd.; Pendiri dan Manajer Proyek, Dr. Eng. Beta Paramita, S.T., M.T.; serta Ketua LPPM UPI, Prof. Dr. Ida Hamidah, M.Si.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Prof. Emi Emilia, M.Ed., Ph.D., yang menjadi saksi penandatanganan kontrak penelitian berjudul “Pembelajaran Literasi Lingkungan Eco-Learning melalui Pengalaman Multimoda Sensorik Guru dan Siswa”, yang akan dilaksanakan oleh peneliti Yanty Wirza, M.Pd., M.A., Ph.D. Penelitian ini berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor 4 tentang pendidikan berkualitas, serta nomor 13 tentang aksi terhadap perubahan iklim, melalui penguatan literasi lingkungan berbasis pengalaman belajar yang multimodal dan interaktif.
Selain itu, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis, Dr. Farida Amalia, M.Pd., turut hadir sebagai saksi penandatanganan kontrak penelitian kedua yang diketuai oleh Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd., berjudul “Membingkai Ulang Wacana Ilmiah: Peran Bahasa Sederhana dalam Kasus Mempromosikan Produk Cat Becool.” Penelitian ini menyoroti pentingnya penggunaan bahasa yang inklusif dan mudah dipahami dalam menyampaikan pesan ilmiah kepada masyarakat, khususnya dalam konteks promosi produk-produk ramah lingkungan. Dengan menekankan peran bahasa sederhana dalam diseminasi pengetahuan ilmiah dan promosi produk hijau seperti cat Becool, penelitian ini berkontribusi terhadap pencapaian SDGs nomor 13 tentang aksi iklim, serta nomor 17 mengenai kemitraan untuk mencapai tujuan. Kerja sama riset ini menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi pendidikan dan komunikasi publik yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Lebih dari itu, kolaborasi ini mencerminkan bentuk nyata dari sinergi inovatif lintas sektor antara perguruan tinggi dan pelaku industri nasional. (Wawan Gunawan | CS)

