Bandung, UPI

Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) melakukan kunjungan benchmarking ke Direktorat Inovasi, Hilirisasi, dan Science Techno Park (DIHSTP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jumat (4/9). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Polimedia untuk memperkuat pengembangan ekosistem inovasi, hilirisasi, serta pengembangan produk unggulan di lingkungan perguruan tinggi.

Rombongan Polimedia diterima langsung oleh Dr. Lili Adi Wibowo, S.Pd., S.Sos., M.M., Direktur DIHSTP UPI, didampingi Dr. Sulastri, S.Pd., M.Stat., M.M., Kepala Divisi Pusat Unggulan, Hilirisasi, dan Science Techno Park DIHSTP UPI, serta Ari Arifin D, S.Pd., M.Ed., Ph.D., Kepala Divisi Pengembangan Inovasi dan Kekayaan Intelektual DIHSTP UPI, beserta jajaran.

Polimedia menyampaikan bahwa benchmarking ditujukan untuk memperoleh wawasan dan pembelajaran mengenai praktik baik pengelolaan inovasi dan hilirisasi hasil karya, penelitian, serta pengembangan produk di lingkungan perguruan tinggi.

Selain itu, Polimedia juga secara khusus ingin mempelajari strategi pengembangan ekosistem Science Techno Park, penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, pemerintah, dan masyarakat, serta berbagai mekanisme yang dapat mendorong inovasi agar menghasilkan nilai tambah dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Dalam sesi benchmarking dan diskusi, jajaran DIHSTP UPI memaparkan berbagai aspek pengelolaan inovasi yang menjadi bagian dari ruang lingkup kerja direktorat, mulai dari pengembangan inovasi dan kekayaan intelektual, pengembangan produk unggulan, hilirisasi hasil riset dan inovasi, hingga penguatan pusat unggulan dan Science Techno Park.

Paparan tersebut menjadi ruang pertukaran pengalaman antara kedua perguruan tinggi, khususnya mengenai bagaimana hasil karya dan penelitian di perguruan tinggi tidak berhenti pada tahap menghasilkan produk atau prototipe, tetapi perlu diarahkan agar memiliki nilai tambah, potensi pemanfaatan, serta peluang untuk dikembangkan dan dikolaborasikan dengan berbagai pemangku kepentingan.

Aspek pengembangan inovasi dan kekayaan intelektual menjadi salah satu bagian penting dalam diskusi. Pengelolaan inovasi perlu berjalan beriringan dengan upaya memberikan perlindungan terhadap hasil karya melalui kekayaan intelektual, sekaligus menyiapkan inovasi tersebut untuk dapat dikembangkan lebih lanjut.

Sementara itu, dari sisi hilirisasi dan pengembangan pusat unggulan, DIHSTP UPI turut berbagi perspektif mengenai pentingnya membangun ekosistem yang mampu mempertemukan riset, inovasi, pengembangan produk, kemitraan, industri, dan masyarakat sehingga inovasi perguruan tinggi dapat memiliki jalur pemanfaatan yang lebih jelas.

Hal tersebut sejalan dengan tujuan Polimedia dalam melakukan benchmarking, yaitu memperoleh gambaran mengenai tata kelola kelembagaan, sistem pengembangan dan pengelolaan inovasi, mekanisme identifikasi dan pengembangan produk unggulan, strategi hilirisasi dan komersialisasi, pengelolaan kemitraan, pengembangan jejaring, serta penguatan ekosistem inovasi.

Dalam pertemuan tersebut, Direktur DIHSTP UPI, Dr. Lili Adi Wibowo, menyambut baik kunjungan benchmarking yang dilakukan Polimedia. Menurutnya, forum seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun jejaring antarlembaga pendidikan tinggi sekaligus membuka ruang untuk saling berbagi pengalaman dalam pengembangan inovasi dan hilirisasi.

Kunjungan tersebut juga dinilai memiliki relevansi yang kuat dengan upaya perguruan tinggi dalam membangun ekosistem inovasi yang semakin terarah, profesional, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Melalui diskusi bersama para kepala divisi, rombongan Polimedia mendapatkan kesempatan untuk menggali lebih jauh berbagai pendekatan yang diterapkan DIHSTP UPI dalam mengembangkan inovasi, kekayaan intelektual, pusat unggulan, hilirisasi, serta Science Techno Park.

Bagi Polimedia, pembelajaran tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam memperkuat peran Unit Penunjang Akademik (UPA) Pengembangan Teknologi dan Produk Unggulan, khususnya dalam mendorong lahirnya inovasi dan produk unggulan yang mempunyai nilai tambah serta potensi untuk dihilirkan melalui kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.

Kunjungan Polimedia dipimpin oleh Dr. Nova Darmanto, M.Si., Ketua UPA Pengembangan Teknologi dan Produk Unggulan Politeknik Negeri Media Kreatif. Turut hadir dalam rombongan, Irpan Riana, M.Sn.; Hawa Asma Ul Husna, M.Hum.; Yuda Syah Putra, M.Sn.; Andriyana, M.Pd.; Sanjaya Pinem, M.Sc.; Adryans, M.Sn.; serta Rr. Chritina Mayang, M.Pd. Daftar tersebut sesuai dengan lampiran surat permohonan benchmarking Polimedia.

Kegiatan benchmarking ini diharapkan tidak hanya menjadi forum berbagi informasi, tetapi juga menjadi awal dari penguatan jejaring dan peluang kolaborasi antara UPI dan Polimedia, khususnya dalam bidang inovasi, kekayaan intelektual, pengembangan produk unggulan, hilirisasi, serta penguatan ekosistem Science Techno Park.

Bagi DIHSTP UPI, pertemuan tersebut sekaligus memperkuat komitmen untuk terus membangun jejaring dan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi dan pemangku kepentingan dalam rangka mendorong riset dan inovasi menjadi produk yang memberikan nilai tambah serta manfaat bagi masyarakat. (andri)