Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) SPs UPI kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan calon pendidik yang unggul, tidak hanya dalam kompetensi akademik dan pedagogik, tetapi juga dalam bidang pembinaan karakter melalui Gerakan Pramuka.

Dalam rangka meningkatkan kompetensi peserta PPG sebagai pengelola Gugus Depan (Gudep) di satuan pendidikan, PPG SPs UPI menyelenggarakan Kursus Pengelola Gugus Depan (KPGD) pada tanggal 18–19 Juni 2025 di Gedung Ahmad Sanusi, UPI Bandung. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama strategis antara Program Studi PPG SPs UPI dan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat.

Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan pula penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama (SPK) antara kedua belah pihak, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pengembangan kapasitas pendidik melalui kegiatan kepramukaan yang terstruktur, berstandar, dan berkelanjutan. Penandatanganan SPK ini menjadi tonggak awal dari serangkaian program kolaboratif yang dirancang untuk memperkuat ekosistem pendidikan karakter di Jawa Barat.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Direktur Sekolah Pascasarjana UPI, Prof. Dr. A. Juntika Nurikhsan, M.Pd. dan dihadiri oleh Wakil Direktur II SPs UPI, Dr. Tina Hayati Dahlan, S.Psi., M.Pd., Psikolog, jajaran dosen PPG, serta koordinator bidang studi. Dalam sambutannya, Direktur SPs UPI menegaskan pentingnya integrasi kepramukaan dalam pendidikan karakter calon guru masa depan.

Ketua Program Studi PPG SPs UPI, Prof. Dr. H. Asep Herry Hernawan, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 489 mahasiswa PPG yang merupakan pengelola dan calon pengelola Gudep aktif mengikuti kursus ini. “Meskipun para peserta tengah bersiap menghadapi Uji Kompetensi PPG (UKPPG) yang dijadwalkan pada 26 Juni mendatang, kegiatan KPGD ini menjadi program penting yang harus dilalui guna memperkuat aspek pembinaan karakter melalui kepramukaan,” ungkapnya.

Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat Prof. Dr. B. Lena Nuryanti, M.Pd., menyatakan bahwa kursus ini dilaksanakan selama 2 hari efektif atau setara 30 jam pelatihan setiap harinya, mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB. Dalam kegiatan ini, peserta dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan strategis dalam pengelolaan Gugus Depan agar mampu menjalankan peran secara optimal di satuan pendidikan masing-masing.

Kegiatan KPGD ini merupakan bentuk komitmen UPI dan Gerakan Pramuka untuk memastikan bahwa Gugus Depan sebagai ujung tombak pembinaan generasi muda dikelola secara efektif dan berkesinambungan. Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta PPG tidak hanya menjadi pendidik profesional, tetapi juga pembina Pramuka yang berkarakter, tangguh, dan siap mempersiapakan generasi muda yang unggul dan berdaya saing. (Hany H)