Bandung, 26 Juni 2025

PPG SPs UPI menyelenggarakan kegiatan Ujian Tulis Berbasis Komputer-Uji Kompetensi Pendidikan Profesi Guru (UTBK-UKPPPG) bagi mahasiswa PPG calon guru Gelombang 2 Tahun Akademik 2024/2025. Kegiatan ini berlangsung di Gedung DSTI UPI dan merupakan bagian dari rangkaian evaluasi akhir pendidikan profesi untuk memastikan kompetensi calon guru secara menyeluruh.

UTBK-UKPPPG merupakan salah satu instrumen penting dalam proses sertifikasi guru yang dilaksanakan secara nasional dan terintegrasi dengan kebijakan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan serta Diktisaintek. Melalui ujian ini, peserta diuji dari segi pengetahuan pedagogik, profesional, serta kesiapan mengajar di lapangan.

Ketua Program Studi PPG SPs UPI Prof. Dr. Asep Herry Hernawan, M.Pd., yang ikut memantau menyampaikan bahwa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru atau Prajabatan adalah program pendidikan yang diperuntukkan bagi calon guru yang disiapkan untuk menjadi guru profesional. PPG bagi calon guru yang diselenggarakan di UPI sudah melaksanakan berbagai kegiatan, selain kegiatan utamanya yaitu pembelajaran PPG yang saat ini telah selesai ditempuh oleh para peserta PPG. Saat ini Kamis 26 Juni 2025 para peserta PPG UPI sedang menghadapi UKPPG.“Kami berharap seluruh mahasiswa dapat mengikuti ujian ini dengan serius, jujur, dan maksimal agar dapat menjadi guru profesional yang unggul dan berkarakter,” ungkapnya.

Selain itu doses tetap PPG SPs UPI dan Direktur Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi (DSTI) UPI Dr. Cepi Riyana, M.Pd., ikut memantau dan mengawasi keterlaksanaan kegiatan ini.

Sebanyak 490 mahasiswa dari berbagai bidang studi ikut serta dalam ujian ini yang tebagi dalam 2 sesi ujian. Ujian dilaksanakan dengan pengawasan ketat dan sistem komputerisasi yang telah disiapkan sesuai dengan standar nasional.

Kegiatan ini menjadi penanda kesiapan calon guru untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan, sekaligus bagian penting dari proses sertifikasi sebagai pendidik profesional. Dengan berakhirnya UTBK-UKPPPG ini, diharapkan para peserta dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya, yakni sertifikasi guru dan penempatan di lapangan pendidikan. (Hany H).