
Magelang, UPI
Prestasi membanggakan diukir oleh mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) setelah Tim RAW2WEAR berhasil meraih Juara 2 KMI Award 2025 dalam kategori Industri Kreatif Seni dan Budaya. Ajang bergengsi tingkat nasional ini merupakan bagian dari rangkaian KMI Expo 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi di Universitas Tidar, Magelang, pada 17–22 November 2025.
Dalam kompetisi yang diikuti oleh lebih dari 270 perguruan tinggi se-Indonesia tersebut, RAW2WEAR menonjolkan inovasi produk Denim Toast (Tote Bag–Vest), yaitu busana dan aksesori multifungsi yang dihasilkan melalui teknik upcycling limbah denim.
RAW2WEAR hadir membawa solusi kreatif untuk mengurangi jejak limbah tekstil melalui pendekatan eco-fashion. Produk mereka dibuat menggunakan teknik patchwork, yang tidak hanya menciptakan item busana unik, tetapi juga memperkuat karakter artistik.
Keunggulan tim ini didukung oleh kompetensi teknis dari kelima anggotanya—Najiya Nur Sabila, Adinda Rizki Aulia, Fatimah, Naila Ainiyah Ahmad, dan Syahnaz Khairunnisa Daniela—yang merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Busana UPI. Mereka menguasai keterampilan menjahit dan konstruksi busana, serta mampu membangun rantai pasok usaha kreatif, mulai dari pencarian bahan baku bekas hingga menjalin kemitraan dengan komunitas yang memiliki visi keberlanjutan.
Lebih dari sekadar upcycling, RAW2WEAR juga menyisipkan identitas budaya Jawa Barat. Mereka mengolah motif Mega Mendung menggunakan teknik munart dan sulaman benang, menghasilkan karya yang memadukan tradisi, seni, dan inovasi modern dalam satu busana.
Pencapaian ini didukung penuh oleh dosen pembimbing Mila Karmila, S.Pd., M.Ds., dan dukungan institusional dari FPTI UPI, termasuk Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan, Dr. Mustika Nuramalia Handayani, S.T.P., M.Pd.
Inovasi RAW2WEAR sejalan dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 12 : Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab (pemanfaatan limbah denim menjadi produk baru); SDG 11: Kota dan Komunitas Berkelanjutan (pengurangan sampah tekstil); SDG 8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (pemberdayaan keterampilan vokasional menjadi usaha kreatif); dan SDG 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (kolaborasi dengan pemasok dan komunitas sustainability).
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UPI mampu menghadirkan inovasi kreatif berbasis desain, keberlanjutan, dan nilai ekonomi, sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan kreatif di lingkungan kampus. (DN)

