
Bandung, UPI
Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menancapkan taringnya di panggung internasional. Melalui komitmen penguatan internasionalisasi pendidikan teknik dan vokasi, FPTI sukses menyelenggarakan GREAT Summer Program 2026. Kegiatan skala global ini dibuka secara resmi oleh Rektor UPI pada Selasa (7/7/2026) lalu secara daring.
Mengusung tema krusial “AI-Enabler Green Transformation for Future Skills and Sustainable Workforce,” perhelatan tahun ini dirancang khusus untuk merespons masifnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), urgensi keahlian ramah lingkungan (green skills), serta kebutuhan tenaga kerja berkelanjutan (sustainable workforce). Agenda ini juga selaras dengan pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) PBB.
Program prestisius ini berhasil mengamankan dukungan langsung dari organisasi dunia UNESCO-UNEVOC serta dipromosikan secara luas melalui jejaring Regional Association for Vocational and Technical Education in Asia (RAVTE).
Dalam sambutannya, Rektor UPI menekankan pentingnya peran pendidikan dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan global. Perkembangan artificial intelligence dan agenda green transformation perlu direspons oleh perguruan tinggi melalui penguatan kompetensi, etika, inovasi, serta kepedulian terhadap keberlanjutan.

Sementara itu, Dekan FPTI UPI, Dr. Eng. Agus Setiawan, M.Si., menyampaikan bahwa GREAT Summer Program menjadi momentum penting untuk mempertemukan perspektif akademik dan global dalam membahas masa depan pendidikan teknik dan vokasi. Menurutnya, AI dan green transformation perlu dipahami sebagai bagian yang saling terhubung dalam menyiapkan lulusan yang adaptif, inovatif, dan bertanggung jawab terhadap masa depan.
Ketua Panitia Pelaksana GREAT Summer Program 2026, Dr. Mustika Nuramalia Handayani, yang juga merupakan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan FPTI UPI, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan penyelenggaraan tahun kedua dari GREAT Summer Program.
“Penyelenggaraan tahun kedua ini menunjukkan konsistensi FPTI UPI dalam membangun program internasional yang menghubungkan mahasiswa, dosen, pakar global, dan mitra internasional dalam isu AI, green transformation, dan future skills”, ujar Dr. Mustika.
Online session GREAT Summer Program 2026 dilaksanakan selama dua hari, pada 7–8 Juli 2026, dan diikuti oleh lebih dari 140 peserta dari berbagai negara, antara lain Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina, Ghana dan Togo. Kegiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube FPTI UPI sehingga dapat menjangkau audiens yang lebih luas.
Pada sesi daring tersebut, peserta mendapatkan wawasan dari sejumlah narasumber internasional dari UNESCO Regional Office in Jakarta, UNESCO-UNEVOC International Centre, Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia, Rajamangala University of Technology Thanyaburi Thailand. Topik yang dibahas mencakup ethical and responsible AI in education, green skills, TVET transformation, graduate employability, youth employability, collaborative green project design, dan sustainable workforce readiness.

Setelah sesi daring, GREAT Summer Program 2026 akan dilanjutkan dengan kegiatan onsite di Bandung pada 14–16 Juli 2026. Rangkaian kegiatan mencakup campus activities, field trip, cultural exchange, serta Grand Final INGENIC(International Green Innovation Competition), yang proses seleksinya telah berlangsung sejak bulan Juni. Kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide dan solusi inovatif terkait isu green transformation.
Melalui GREAT Summer Program 2026, FPTI UPI menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi internasional dan mendorong transformasi pendidikan teknik dan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan AI, berorientasi pada green skills, serta relevan dengan kebutuhan sustainable workforce di tingkat global. (DN)

