
Bandung, UPI
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Direktorat Kemahasiswaan menyelenggarakan audiensi bersama organisasi mahasiswa (Ormawa) se-UPI pada Kamis (30/4) di Auditorium Gedung Pascasarjana Baru Lantai 7. Kegiatan ini dihadiri Rektor UPI, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu, pimpinan Direktorat Kemahasiswaan, serta lebih dari 80 perwakilan Ormawa dari tingkat universitas dan fakultas.
Audiensi ini merupakan forum dialog antara pimpinan universitas dan mahasiswa untuk membahas berbagai agenda kemahasiswaan, termasuk penyampaian kebijakan terbaru, perkembangan institusi, serta penyerapan aspirasi mahasiswa. Kegiatan ini juga menjadi upaya memperkuat komunikasi antara pihak universitas dan organisasi kemahasiswaan.
Rektor UPI, Didi Sukyadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang pertukaran informasi dan aspirasi antara mahasiswa dan pimpinan universitas.
“Kegiatan hari ini adalah dialog antara pimpinan mahasiswa dengan pimpinan universitas. Tujuannya untuk saling berbagi informasi sekaligus mendapatkan masukan dari mahasiswa sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa UPI terus memberikan dukungan terhadap kegiatan kemahasiswaan melalui berbagai instrumen, seperti Direktorat Kemahasiswaan, pendanaan program, fasilitasi kegiatan, hingga sistem penghargaan berbasis prestasi mahasiswa. Dukungan tersebut mencakup pembinaan, pendampingan dosen, serta pencatatan capaian melalui sistem nasional kemahasiswaan.
Selain itu, Rektor juga menekankan pentingnya membangun komunikasi terbuka guna menciptakan lingkungan kampus yang kondusif.
“Melalui dialog ini, kami berharap tidak ada lagi saluran informasi yang terputus. Mahasiswa diharapkan dapat lebih aktif dalam pengembangan organisasi dan menjaga integritas sebagai bagian dari sivitas akademika,” tambahnya.
Dari sisi mahasiswa, perwakilan Ormawa menyambut baik terselenggaranya forum dialog tersebut. Reza Faisal Hikam, mahasiswa Program Studi Teknik Logistik sekaligus delegasi Ormawa FPTK UPI, menilai kegiatan ini menjadi langkah positif dalam membuka akses komunikasi antara mahasiswa dan pimpinan universitas.
“Ruang dialog seperti ini sangat penting karena selama ini akses menjadi salah satu tantangan. Dengan adanya audiensi ini, komunikasi dapat terjalin lebih baik,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar mekanisme dialog ke depan dapat lebih inklusif dan mampu mewakili aspirasi mahasiswa dari berbagai fakultas secara lebih optimal.
Melalui kegiatan ini, UPI berupaya memperkuat sinergi antara pimpinan universitas dan mahasiswa dalam mengembangkan kegiatan kemahasiswaan yang konstruktif. Ke depan, audiensi serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana komunikasi, evaluasi, dan pengambilan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. (RK)

