Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengukuhkan posisinya sebagai institusi favorit di tanah air. Dalam pelaksanaan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, UPI mencatatkan diri sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan jumlah peminat pilihan pertama terbanyak di kelompok PTN binaan.

Pencapaian ini menjadi indikator kuat tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan oleh kampus yang mengusung moto “Pelopor dan Unggul” tersebut.

Rektor UPI, Prof. Didi Sukyadi, M.A., menyampaikan rasa syukur atas tren positif ini. Menurutnya, minat masyarakat yang tinggi merupakan urat nadi bagi keberlanjutan sebuah universitas.

“Hal ini patut kita syukuri karena salah satu kriteria keberhasilan sebuah universitas adalah sustainability-nya, yang salah satunya ditopang oleh keberadaan mahasiswa. Alhamdulillah, saat ini program studi di UPI tidak lagi kekurangan mahasiswa, bahkan seluruh daya tampung dapat terpenuhi,” ujar Prof. Didi di Bandung, Rabu (1/4/2026).

Prof. Didi menjelaskan bahwa membeludaknya peminat akan berdampak langsung pada ketatnya persaingan masuk. Hal ini diyakini akan meningkatkan kualitas “input” atau calon mahasiswa baru yang diterima.

“Dengan tingkat persaingan yang semakin tinggi, insyaallah kita akan mendapatkan calon mahasiswa terbaik. Ini tentu akan memudahkan proses pembinaan akademik dan nonakademik,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia optimis bahwa input mahasiswa yang berkualitas akan mendorong pencapaian prestasi yang lebih tinggi, mempercepat masa studi, serta mengasah keterampilan leadership mahasiswa agar siap bersaing di dunia kerja maupun jenjang studi lanjut.

Menyusul pengumuman SNBP, UPI kini bersiap menyambut tahapan seleksi berikutnya melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Prof. Didi mengimbau para calon mahasiswa yang belum berhasil di jalur prestasi untuk tidak berkecil hati dan memanfaatkan jalur tes ini.

UPI menegaskan kesiapannya dalam memberikan layanan pendidikan terbaik dengan dukungan program studi yang lengkap, tenaga pengajar unggul, serta sarana laboratorium yang memadai.

“Jangan ragu untuk mendaftar ke UPI. Kami adalah kampus pendidikan yang ilmiah, religius, dan edukatif, dengan komitmen memberikan layanan terbaik bagi mahasiswa,” tegas Prof. Didi.

Keberhasilan UPI menduduki posisi teratas dalam jumlah peminat pilihan pertama ini semakin memperkuat reputasi institusi sebagai salah satu pilihan utama pendidikan tinggi di tingkat nasional. (Rija/DN)