
Bandung, UPI
Pengabdian pegawai yang memasuki masa purna bhakti tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan sejarah Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), tetapi juga sumber pembelajaran bagi generasi pegawai berikutnya. Nilai kerja keras, dedikasi, dan komitmen terhadap Tridharma Perguruan Tinggi dinilai perlu terus diwariskan untuk menjaga keberlanjutan kontribusi sivitas akademika terhadap universitas.
Rektor UPI, Prof. H. Dr. Didi Sukyadi, M.A., menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan penyerahan piagam penghargaan Karya Bhakti Satya dan Purna Bhakti di Gedung Achmad Sanusi, Kampus UPI, Jalan Dr. Setiabudi, Bandung, Senin (12/10/2026).
Didi mengatakan perkembangan UPI saat ini tidak terlepas dari peran para pegawai yang telah bekerja dan mengabdi selama bertahun-tahun. Karena itu, pemberian penghargaan kepada pegawai purna bhakti menjadi kesempatan bagi universitas untuk menyampaikan apresiasi sekaligus mengambil pelajaran dari perjalanan pengabdian mereka.
“Dari merekalah kita belajar tentang Tridharma Perguruan Tinggi, belajar tentang kerja keras, belajar tentang pengabdian, dedikasi, dan nilai-nilai luhur lainnya,” ujar Didi.
Ia mengingatkan sivitas akademika yang masih aktif bekerja agar tidak berhenti meningkatkan prestasi. Dosen diharapkan terus berkontribusi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sedangkan tenaga kependidikan berperan menjaga kualitas layanan serta mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Sistem Informasi UPI, Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd., memandang penghargaan Karya Bhakti Satya sebagai pengingat bahwa perjalanan pengabdian selama 10, 20, hingga 30 tahun bukan sesuatu yang mudah. Ia berharap capaian para penerima dapat menginspirasi pegawai lain untuk melanjutkan pengabdian dan meningkatkan kinerja.
Menurut Tri Indri, peningkatan kontribusi perlu diwujudkan melalui peran nyata masing-masing. Dosen diharapkan terus meningkatkan prestasi akademik, termasuk publikasi, sedangkan tenaga kependidikan perlu menjadi teladan dalam sikap, kepatuhan terhadap kode etik, dan kualitas pelayanan.

Penghargaan pada tahun ini diberikan kepada 177 karyawan yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan, dengan rincian delapan penerima Karya Bhakti Satya 10 tahun, 38 penerima 20 tahun, satu penerima 30 tahun, serta 130 penerima Purna Bhakti.
Melalui penghargaan tahunan tersebut, UPI tidak hanya mengapresiasi masa kerja, tetapi juga menegaskan pentingnya meneruskan nilai pengabdian dalam pelaksanaan tugas. Pengalaman pegawai senior diharapkan menjadi pijakan bagi sivitas akademika untuk menjaga mutu layanan, meningkatkan prestasi, dan membawa universitas menjadi lebih baik. (RK/DN)

