
Cimahi, 6 Agustus 2025
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) menggelar kegiatan edukasi bertajuk Move On: Move For Menstrual Health Optimization sebagai strategi pencegahan dismenore melalui aktivitas fisik, pada Rabu (6/8/2025). Kegiatan ini berlangsung di Aula SMAN 6 Cimahi dan diikuti oleh siswi-siswi kelas XII. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai kesehatan menstruasi serta pentingnya aktivitas fisik untuk mencegah nyeri haid atau dismenore.
Materi edukasi disampaikan langsung oleh dosen-dosen FK UPI yang berpengalaman di bidang kesehatan reproduksi remaja. Topik yang dibahas meliputi kesehatan menstruasi, berbagai gangguan yang kerap dialami remaja saat menstruasi, serta strategi pencegahan dismenore melalui olahraga dan aktivitas fisik yang tepat. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif, disertai diskusi dan tanya jawab, sehingga peserta dapat memahami konsep dan praktik pencegahan dismenore secara menyeluruh.
Kepala SMAN 6 Cimahi, Lina Kuslina, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Menurutnya, edukasi tentang kesehatan reproduksi sangat penting diberikan kepada remaja putri, mengingat masih banyaknya siswi yang kurang mendapatkan informasi akurat tentang menstruasi dan cara mengatasi keluhannya. Beliau berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut untuk mendukung kesehatan siswa di lingkungan sekolah.

Urgensi pemberian edukasi kesehatan menstruasi pada remaja tidak dapat diabaikan, mengingat masa remaja adalah periode penting pembentukan perilaku hidup sehat. Minimnya pengetahuan dapat menyebabkan kesalahpahaman dan penanganan yang kurang tepat terhadap keluhan menstruasi, sehingga memengaruhi aktivitas belajar dan kualitas hidup remaja putri. Melalui edukasi yang tepat, diharapkan remaja mampu mengelola kesehatan reproduksinya dengan bijak, mengurangi risiko gangguan menstruasi, dan meningkatkan rasa percaya diri.
Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Mereka aktif mengajukan pertanyaan, berbagi pengalaman, dan mencoba gerakan aktivitas fisik yang diperagakan. Tim P2M FK UPI berharap, melalui program Move On ini, remaja putri dapat lebih peduli terhadap kesehatan reproduksinya, memahami cara mencegah dismenore, serta membiasakan diri melakukan aktivitas fisik secara rutin demi menjaga kebugaran dan kualitas hidup. (kontributor)

