Sumedang, Jawa Barat – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Produksi dan Kualitas Produk Usaha Kere Mujair di Rumah Pintar (Rumpin) Albarokah, Desa Cibeureum Wetan, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Senin (9/7/2025).

Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Yulia Rahmawati, M.Si., bersama tim dosen yakni Dr. Lilis Widaningsih, S.Pd., M.T. dan Nia Lestari, M.Pd., serta didukung mahasiswa asisten peneliti. Pelatihan tersebut merupakan wujud implementasi Tridharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Desa Cibeureum Wetan memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perikanan, salah satunya budidaya ikan mujair. Produk olahan yang pernah dikembangkan warga antara lain kere (dendeng) mujair, dodol tomat, dan keripik singkong. Namun, usaha kere mujair sempat terhenti sejak pandemi Covid-19 dan terkendala keterbatasan alat produksi.

Menanggapi hal ini, Tim PkM UPI berupaya mendukung kelompok usaha ibu-ibu Rumpin Albarokah dengan memberikan pelatihan pengolahan, inovasi produk, serta hibah alat mesin pengering (dryer) yang lebih efisien. Selain itu, tim juga menyusun booklet panduan produksi kere mujair untuk memudahkan masyarakat dalam menjaga kualitas produk.

Pelatihan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan partisipasi aktif masyarakat. Materi yang diberikan meliputi analisis kebutuhan, teknik pengolahan ikan, hingga praktik langsung pembuatan kere mujair.

Dr. Yulia Rahmawati menjelaskan bahwa pengolahan kere mujair dapat meningkatkan nilai jual ikan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa. “Optimalisasi potensi lokal memerlukan inovasi dan pendampingan berkelanjutan. Dengan alat pengering yang lebih baik, kapasitas produksi meningkat, dan kualitas produk juga lebih terjaga,” ujarnya.

Selain pelatihan, Tim PkM menyerahkan alat pengering modifikasi berbahan bakar gas yang memungkinkan pengaturan suhu sesuai kebutuhan, sehingga proses pengeringan lebih higienis dan efisien. Booklet berjudul Peningkatan Kualitas dan Produksi Usaha Kere Mujair juga diberikan sebagai media pembelajaran.

Kegiatan ini disambut antusias para peserta. Mitra usaha menyampaikan apresiasi dengan menandatangani pernyataan pemanfaatan produk hasil program, baik alat pengering maupun booklet.

Dengan adanya program ini, diharapkan usaha kere mujair di Desa Cibeureum Wetan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

Kontributor: Yulia Rahmawati dan Nia Lestari