Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pada Senin, 30 Maret 2026, sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan olahraga prestasi, pendidikan, serta kontribusi ekonomi berbasis kegiatan olahraga kepada masyarakat luas.

Acara penandatanganan ini dihadiri oleh jajaran pengurus KONI Kota Bandung, antara lain Dr. Nuryadi, M.Pd. (Ketua Umum), Drs. H. Laga Sudarmadi, AIFO (Wakil Ketua I), Dr. Mulyana, M.Pd. (Wakil Ketua II), Iwan Darmawan, SH (Wakil Ketua III), Vivi Sa’adiah, S.Ag., MM (Wakil Ketua IV), dan jajaran lainnya.

Dari pihak UPI, turut hadir Prof. Dr. Agus Setiabudi, M.Si (Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian, dan Kemitraan), Prof. Dr. Komarudin, M.Pd., Dr. Jajat Darajat Kusumah N., S.Pd., M. Kes., AIFP., Prof. Mustika Fitri, M.Pd., Ph. D., Dr. Dian  Budiana, M. Pd (Dekan dan Para Wakil Dekan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK), Dr.Ida Farida Adi Prawira, SE., M. Si., CFP (Direktur Direktorat Bisnis) dan Tim, dan Pupung Purnawarman, Phd. (Direktur Direktorat Kemitraan dan Urusan Internasional (DKUI), serta Tim Divisi Kemitraan Nasional.

Selama ini, KONI Kota Bandung telah menunjukkan peran signifikan dalam memajukan olahraga daerah, termasuk dalam pembinaan atlet dan pencapaian prestasi di tingkat provinsi dan nasional. Dalam perjalanan tersebut, UPI menjadi mitra penting dan strategis melalui dukungan fasilitas olahraga berstandar internasional serta kontribusi sumber daya manusia dalam pembinaan atlet dan sebagai atlet.

Melalui MoU ini, kerja sama dapat diperluas ke berbagai disiplin ilmu, baik yang terdapat pada Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK), termasuk keterlibatan Fakultas lainnya, seperti Program Studi Psikologi dalam mendukung aspek mental dan performa atlet. Selain itu, mahasiswa UPI akan dilibatkan dalam kegiatan magang, PKL, dan PPL di lingkungan KONI sebagai bagian dari penguatan pembelajaran berbasis praktik.

Kerja sama ini juga diarahkan untuk memperkuat sistem talent scouting dan pembinaan olahraga prestasi secara berkelanjutan. UPI membuka peluang bagi atlet Kota Bandung untuk melanjutkan pendidikan tinggi, termasuk melalui skema beasiswa, dengan dukungan akademik hingga lulus.

Di sisi lain, kegiatan olahraga terbukti memberikan dampak ekonomi yang signifikan melalui pelaksanaan event olahraga. KONI memiliki lebih dari 152 event yang melibatkan sekitar 600 tenaga pelaksana dan penonton untuk setiap event. Setiap event tidak hanya berdampak pada prestasi, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi melalui kebutuhan akomodasi, konsumsi, dan aktivitas wisata.

UPI juga dinilai sebagai lokasi strategis untuk penyelenggaraan event olahraga berskala besar, seperti kompetisi taekwondo, pencak silat, dan cabang olahraga lain dengan peserta mencapai ratusan hingga ribuan orang. Hal ini membuka peluang pengembangan ekosistem olahraga yang terintegrasi dengan sektor pendukung, termasuk perhotelan dan pariwisata di Kota Bandung. Selanjutnya, sebagai kampus dengan fasilitas olahraga lengkap, UPI juga berpotensi menjadi pusat pengembangan cabang olahraga baru, seperti pentathlon modern dan obstacle course.

MoU ini dirancang sebagai kerja sama jangka Panjang dan  mencerminkan komitmen kedua pihak dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan dan berdampak luas. UPI menyatakan kesiapan untuk terus mendukung program-program KONI Kota Bandung, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Sebaliknya, KONI juga menyatakan dukungan terhadap kegiatan tridharma perguruan tinggi, khususnya yang terkait keolahragaan yang diselenggarakan oleh UPI.

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat peran olahraga sebagai penggerak ekonomi dan pembangunan sosial di Kota Bandung. (Tim Kemitraan Nasional-DKUI)