
Bandung, UPI
Dalam rangkaian kegiatan Kajian Titik-Temu: Beragama Inklusif, Membangun Indonesia yang Setara yang digelar di Auditorium FPEB UPI (25/5), telah berlangsung agenda penting berupa penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Nurcholish Madjid Society (NCMS).
Penandatanganan ini menandai komitmen kedua institusi untuk menjalin kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan pemikiran keislaman yang inklusif serta kebangsaan yang moderat. Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV UPI, Prof. Dr. Bunyamin, M.Pd., menekankan pentingnya perguruan tinggi sebagai ruang terbuka yang mendorong toleransi, kesetaraan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Ia juga menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan melahirkan berbagai program konkret, seperti seminar, pelatihan, riset bersama, hingga pengembangan kurikulum pendidikan toleransi.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina NCMS, Omi Komaria Madjid, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, kampus seperti UPI adalah mitra ideal dalam menyuarakan semangat Islam rahmatan lil ‘alamin serta membangun masyarakat Indonesia yang setara secara agama, politik, dan ekonomi.
Kerja sama ini memperkuat posisi UPI sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berkomitmen pada akademik dan keilmuan, tetapi juga pada pembangunan karakter kebangsaan yang berakar pada nilai-nilai kemanusiaan dan keberagaman. (CS)

