
Bandung, UPI
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mendorong keterlibatan alumni dalam memperkuat Dana Abadi Universitas sebagai salah satu sumber dukungan bagi pengembangan kampus dan kegiatan kemahasiswaan. Kontribusi tersebut diharapkan turut membantu mahasiswa yang menghadapi kendala finansial dalam pembiayaan studi.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis UPI Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., menyampaikan hal tersebut dalam rangkaian Pelantikan Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Komisariat FPMIPA UPI Periode 2026–2031 di Auditorium JICA FPMIPA UPI, Jumat (31/7/2026).
Menurut Prof. Yudi, penguatan Dana Abadi merupakan ikhtiar bersama yang membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk alumni. Kontribusi tersebut dapat dimulai melalui langkah-langkah sederhana yang secara bertahap mampu menghimpun kekuatan alumni UPI.
“Saya kira ini adalah ikhtiar kita bersama yang diharapkan mendapat respons positif dan dukungan maksimal dari para alumni. Tanpa perlu membandingkan secara langsung dengan kampus lain yang kontribusi alumninya sudah sangat optimal, kita bisa memulainya dari langkah kecil terlebih dahulu,” ujarnya.
Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah registrasi dan pendataan alumni melalui Kartu Tanda Anggota (KTA) Alumni. Menurut Prof. Yudi, sebagian hasil dari KTA tersebut dapat berkontribusi terhadap Dana Abadi Universitas.
Penguatan basis data melalui KTA juga menjadi bagian dari upaya universitas bersama IKA UPI untuk menghimpun dan memetakan potensi alumni. Data tersebut selanjutnya dapat digunakan untuk mengoptimalkan kontribusi alumni bagi berbagai program pengembangan universitas.
“Dana Abadi ini sangat diperlukan untuk pembangunan kampus, baik secara fisik maupun non-fisik. Yang paling utama, Dana Abadi ini dialokasikan untuk mendukung aktivitas kemahasiswaan serta membantu mahasiswa yang mengalami kendala finansial dalam pembiayaan studi,” katanya.
Selain melalui kontribusi langsung, kekuatan jaringan alumni juga dinilai berpotensi membuka akses terhadap sumber-sumber pendanaan baru. Alumni UPI yang telah berkiprah di berbagai bidang diharapkan dapat memperluas jejaring dan membangun kolaborasi yang mendukung penguatan Dana Abadi.

Momentum pelantikan IKA Komisariat FPMIPA UPI Periode 2026–2031 menjadi salah satu ruang untuk memperkuat kembali hubungan antara universitas dan alumni. Penguatan database, KTA Alumni, serta networking menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem alumni yang lebih terhubung dan berdampak bagi almamater.
Melalui keterlibatan tersebut, universitas berharap kontribusi alumni terhadap Dana Abadi dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi pengembangan kampus, kegiatan kemahasiswaan, serta keberlanjutan studi mahasiswa yang membutuhkan dukungan finansial. (RK/DN)

