Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) resmi memulai seleksi internal Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2026. Langkah strategis ini dilakukan untuk menjaring sekaligus membina talenta terbaik mahasiswa di bidang seni agar mampu bersaing di kancah nasional.

Kegiatan seleksi yang berlangsung secara profesional dan terbuka ini dipusatkan di Auditorium Amphiteater UPI, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Bandung, Kamis (12/2/2026). Peserta seleksi berasal dari berbagai fakultas serta kampus daerah di bawah naungan UPI.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan UPI, Prof. Dr. Hj. Siti Nurbayani Kusumaningsih, M.Si., menyatakan bahwa potensi seni mahasiswa UPI tidak hanya berpusat di Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD), melainkan tersebar luas di berbagai program studi lainnya.

“Mahasiswa UPI memiliki potensi individu yang luar biasa di fakultas maupun kampus daerah. Sebagai contoh menarik pada Peksiminas sebelumnya, juara cabang Dangdut justru berasal dari Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK). Artinya, talenta unggul sangat mungkin lahir dari luar prodi seni,” ungkap Prof. Siti Nurbayani.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) UPI pada tahun 2026 ini meluncurkan program Rumah Prestasi. Wadah ini dirancang sebagai pusat pembinaan berkelanjutan, penguatan kapasitas, serta ruang kolaborasi lintas fakultas bagi mahasiswa berpotensi.

UPI juga menerapkan pendekatan unik dalam pembinaannya, yakni melalui sistem tutor sebaya. Dengan melibatkan kakak tingkat sebagai mentor, proses transfer semangat dan kreativitas diharapkan menjadi lebih efektif.

“Kami merancang sistem pembinaan yang terukur. Semangat itu lebih mudah menular jika diberikan antar mahasiswa. Kakak tingkat akan memberikan stimulus agar adik-adiknya lebih percaya diri dalam mengembangkan bakat,” tambahnya.

Selain menargetkan prestasi pada tahun 2026, UPI mulai memfokuskan pembinaan pada mahasiswa angkatan 2025. Langkah ini merupakan strategi jangka panjang untuk memperkuat kontingen UPI pada Peksiminas 2028 mendatang. Dengan masa persiapan selama dua tahun, mahasiswa diharapkan memiliki kematangan pengalaman dan kemampuan yang lebih mumpuni.

Prof. Siti Nurbayani berharap, talenta-talenta yang terjaring melalui seleksi ini tidak hanya mewakili nama besar universitas, tetapi juga membawa harum nama Jawa Barat di tingkat nasional.

“Harapannya, perwakilan UPI dapat mendulang juara di berbagai cabang lomba Peksiminas. Ini akan menjadi kebanggaan kolektif sekaligus meningkatkan reputasi prestasi UPI secara nasional,” pungkasnya.

Melalui sinergi antara seleksi profesional dan pembinaan sistematis di Rumah Prestasi, UPI optimistis dapat mencetak generasi mahasiswa yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga berdaya saing tinggi di bidang seni. (Rija/DN)