Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan Pengambilan Sumpah PNS, PT, dan Sumpah Jabatan Fungsional Dosen Universitas Pendidikan Indonesia sebagai bagian dari upaya meneguhkan komitmen, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah di lingkungan universitas yang dilaksanakan di Gedung Achmad Sanusi Jl. Dr. Setiabudi No. 229 Bandung. Selasa (6/10/2026).

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Sistem Informasi UPI, Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd., menegaskan bahwa pengambilan sumpah dan janji bukan sekadar rangkaian formalitas dalam proses pengangkatan maupun penetapan seseorang dalam jabatan. Sumpah dan janji merupakan komitmen moral yang harus benar-benar dihayati serta diwujudkan melalui pelaksanaan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Semua yang diangkat itu harus diangkat sumpah dan janji. Tetapi sekali lagi saya tegaskan, sumpah dan janji ini bukan hanya sekadar formalitas. Betul-betul harus diresapi,” ungkap Prof. Tri Indri.

Menurutnya, setiap kata yang diucapkan dalam sumpah dan janji harus menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas. Sumpah tersebut tidak hanya disaksikan oleh para pihak yang hadir, tetapi juga menjadi bentuk pertanggungjawaban moral setiap individu dalam menjalankan amanah yang diberikan.

Pelaksanaan pengambilan sumpah juga menjadi momentum penting bagi PNS dan PT yang memperoleh atau mengalami peningkatan jabatan fungsional. Menurut Prof. Tri Indri, peningkatan jabatan harus diikuti dengan peningkatan tanggung jawab sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

“Dengan pengambilan sumpah ini kami terus terang berharap semua PNS, PT yang juga mendapatkan jabatan fungsional,” jelasnya.

Bagi dosen, peningkatan jabatan akademik, seperti dari lektor menjadi lektor kepala maupun dari lektor kepala menjadi guru besar, membawa tanggung jawab yang semakin besar. Amanah tersebut harus diwujudkan melalui pelaksanaan tridarma perguruan tinggi secara berintegritas, mulai dari pembelajaran, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.

“Kalau dosen ya dia berintegritas publikasinya, kegiatan tridharma-nya. Pengajaran yang berkualitas, penelitian yang berkualitas juga, mengabdi kepada masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, bagi tenaga kependidikan, tanggung jawab diwujudkan melalui pelaksanaan pelayanan yang berkualitas kepada seluruh pemangku kepentingan, baik kepada sesama pegawai, pimpinan, masyarakat, maupun mahasiswa.

Prof. Tri Indri menekankan bahwa mahasiswa merupakan salah satu stakeholder utama UPI sehingga seluruh unsur universitas perlu memberikan pelayanan terbaik dan menjalankan tugas secara profesional.

Lebih lanjut, pengambilan sumpah tersebut diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh unsur UPI untuk bergerak dalam arah yang sama dalam mewujudkan visi dan misi universitas. Setiap individu yang menerima amanah diharapkan memiliki integritas serta kesadaran terhadap tanggung jawab yang melekat pada jabatan yang diembannya.

“Harapan UPI mudah-mudahan dengan dilaksanakannya sumpah jabatan ini semua itu tahu berkomitmen, berintegritas, dan akan menjadikan visi-misi UPI itu bisa tercapai,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kesamaan komitmen dan integritas seluruh unsur UPI menjadi kekuatan penting dalam mendukung pencapaian tujuan institusi.

“Jadi semua punya kekuatan yang sama, kita memiliki visi-misi yang sama, demi UPI pelopor dan unggul,” pungkas Prof. Tri Indri. (RI)